Home / Ekonomi

Jumat, 18 Februari 2022 - 15:29 WIB

Kementan Kembali Serap Telur dari Peternak Rakyat

NasionalPos.com,Jakarta Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Nasrullah terus berupaya mendorong peningkatan konsumsi telur untuk membantu menyerap produksi di tingkat peternak. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Nasrullah di Kantor Pusat Kementerian Pertanian di Jakarta, Jumat (18/02/2022).

Nasrullah menyebutkan, produksi telur pada bulan Februari 2022 saat ini surplus apabila dibandingkan dengan kebutuhan. Oleh karena itu, Ia mengajak semua pihak meningkatkan konsumsi telur untuk membantu menyerap telur di tingkat peternak. “Saat ini kami dorong seluruh pegawai Ditjen PKH, termasuk pegawai di Unit Pelaksana Teknis (UPT) kami untuk membeli telur secara langsung dari peternak minimal 2-4 kg per orang per bulan”, ungkap Nasrullah. “Selain untuk membantu peternak, pembelian telur ini juga bagus untuk para pegawai memenuhi kebutuhan protein hewani, dan untuk meningkatkan imunitas tubuh pada masa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Baca Juga  Komsos Kreatif, Satgas Yonif 126/KC Jalin Silaturahmi Sekaligus Pengobatan Langsung ke Masyarakat Perbatasan

Nasrullah menyebutkan, saat ini pegawai Ditjen PKH (Pusat dan 23 UPT) telah menyerap telur sebanyak 14 ton per bulan yang dibeli langsung dari petenak rakyat oleh pegawai-pegawai kita,” ungkap Nasrullah. “Jika ini bisa diikuti oleh pegawai kementerian atau lembaga pemerintah lainnya, tentu ini akan sangat membantu,”, imbuhnya.

Menurut Nasrullah, upaya penyerapan telur dari peternak mandiri akan dilakukan terus oleh Kementan hingga harga di tingkat peternak membaik. “Kepedulian kita semua sangat dibutuhkan saat ini sebagai solusi terbaik bagi persoalan dinamika perunggasan, jangan sampai peternak merugi,” tutur Nasrullah.

Ia katakan, saat ini Kementan terus berupaya untuk memecahkan permasalahan peternak, diantaranya: (1). Menerbitkan Surat Edaran terkait Larangan Penjualan Telur Tetas Ayam atau Hatching Egg (HE) untuk konsumsi kepada perusahaan pembibit dan pelaku usaha perunggasan; (2). Melakukan himbauan kepada para pelaku usaha perunggasan besar untuk bersama-sama berupaya membantu meningkatkan harga telur di peternak.

Baca Juga  Satgas Waspada Investasi Kembali Temukan 10 Entitas Ilegal

Nasrullah menegaskan, Kementan saat ini terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk melakukan langkah nyata membantu peternak. Ia sebutkan bahwa telah dilakukan rapat koordinasi yang dihadiri perwakilan Kemenko Perekonomian, Kemenko PMK, Kementan, Kemendag, Kemensos dan BUMN klaster Pangan. Dimana dalam rapat tersebut menyepakati antara lain: (1). melaksanakan penyerapan telur dari peternak secara sukarela oleh Kementerian/Lembaga terkait; (2). meminta percepatan realisasi pemasukan komoditas telur dalam Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan pelaksanaannya dilakukan setiap bulan; (3). meminta BUMN klaster pangan untuk melakukan penyerapan dan pendistribusian telur ke luar Jawa.

“Harapan kami upaya-upaya yang kita lakukan ini dapat terealisasi karena semua unsur dapat bersinergi dengan baik membangun eksosistem pangan nasional untuk menjaga stabilitas perunggasan, sehingga dapat meminimalisir dampak kerugian peternak yang mungkin terjadi”, pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

OJK

Ekonomi

Korban Dugaan Penipuan AJK Minta PPATK dan OJK Serius Jalankan Tugas
New Picture

Ekonomi

Jaga Stabilitas Rupiah, Bank Indonesia Tetapkan Suku Bunga di 5,25%.
Pengengguran

Ekonomi

Pemerintah Akan Beri Dana Tunai Bagi Pekerja/Buruh Terkena PHK
srimulyani

Ekonomi

Menkeu Sebut Pertumbuhan Ekonomi Tak Capai Target
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Ekonomi

Program Pemulihan Ekonomi, BI Siap Serap SBN Rp700 Triliun
pupuk

Ekonomi

Jokowi Minta Penggunaan Subsidi Pupuk Dievaluasi
IMG 20211213 WA0083 copy 357x264

Ekonomi

Kementan Pastikan Pasokan Pangan Ternak Jelang Nataru Aman
ATM

Ekonomi

Dana Nasabah BRI Korban Skimming Akan Diganti