Home / Nasional

Kamis, 17 Maret 2022 - 18:49 WIB

SYL Raih Gelar Profesor Kehormatan, Rektor Unhas

NasionalPos.com,Makassar– Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendapatkan gelar Profesor Kehormatan dalam Bidang Hukum Tata Negara dan Kepemerintahan pada Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu pun menjelaskan SYL layak mendapatkan gelar ini.

“Para mahasiswa akan mendapatkan sumber ilmu yang bervariasi dari seorang pakar keilmuan yang kaya prestasi, pandai berorasi, dan menguasai best practices,” ungkap Dwia saat menyampaikan pidatonya pada acara pengukuhan SYL sebagai profesor kehormatan di Universitas Hasanuddin, Makassar, Kamis, (17 /03/2022).

Dwia menyebutkan kiprah SYL di pemerintahan tidak main-main. Memulai karir sebagai pegawai negeri sipil Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 1980, SYL disebutnya memiliki perjalanan politik yang berbeda dibandingkan tokoh-tokoh nasional lainnya.

“Hasil pemikiran beliau adalah persilangan akademik dengan pengalaman secara birokrat. Karir beliau dimulai dari bawah, kepala desa, camat, dan bupati, hingga menjadi gubernur dan menteri. Tidak banyak tokoh Indonesia seperti ini. Ini akan menjadi khasanah ilmu yang konkrit,” tambah Dwia.

Menanggapi orasi ilmiah yang disampaikan SYL dengan judul “Hibridisasi Hukum Tata Negara Positivistik dengan Kearifan Lokal dalam mengurangi Kompleksitas Kepemerintahan”, Dwia pun menyebutkan hasil pemikiran tersebut membuktikan SYL sebagai tokoh nasional yang sangat dekat dengan masyarakat.

Baca Juga  Indeks Kemacetan Jakarta Turun, Peringkat Jakarta Terus Membaik

“Sekali lagi kita melihat bagaimana beliau bisa mengawinkan ilmu dengan pengalaman di lapangan dengan masyarakat. Perpaduan antara hukum positif dengan nilai-nilai pemerintahan yang berasal dari kearifan local, tentu ini sangat mencerahkan,” jelasnya.

Pada saat menyampaikan orasi ilmiahnya, SYL menyebutkan ide tentang hibridisasi hukum tata negara positivistik dengan kearifan lokal sudah lahir sejak dirinya menjadi kepala desa.

“Bagi saya yang akrab dengan kearifan lokal dari berbagai pesan nenek moyang, melihat kepemerintahan yang berbasis pada hukum tata negara dan aturan administrasi yang rigid justru perlu dikawinkan dengan kearifan lokal, agar memiliki spirit partisipatif yang dapat mendorong peran aktif masyarakat,” paparnya.

Berdasarkan pengalamannya berinteraksi dengan budaya lokal Bugis-Makassar, SYL mengingatkan sistem hukum Indonesia untuk mempertimbangkan basis budaya dan aspek sosiologis dalam teorisasi hukum.

“Langkah yang perlu digagas dan komitmen yang harus ditegaskan adalah, bangsa Indonesia harus berani menentukan apa yang paling baik bagi bangsanya, termasuk dalam membangun teori hukum yang memiliki karakteristik ke-Indonesiaan,” tegas SYL.

Baca Juga  HUT ke-54 ORARI: Mandiri, Non Politik & Bermartabat

Dirinya pun bercerita, konsep pengetahuan hukum tata negara dan administrasi pemerintahan yang didapatkannya melalui Pendidikan formal yang dikawinkan dengan kearifan lokal tersebut, turut diterapkan dalam menjalankan Amanah sebagai Menteri Pertanian saat ini.

“Kami mendorong petani milenial dan transformasi digital dalam praktek pertanian, karena kami sadar bahwa saat ini telah terbentuk generasi baru petani atau _new peasant generation_ yang mengandalkan teknologi digital dan didorong oleh _spirit entrepreneurship_. Petani milenial ini kami harapkan bahu-membahu dengan petani generasi tua dalam memajukan dan memoderenkan pertanian Indonesia,” ucap SYL.

Pengukuhan SYL sebagai profesor kehormatan dihadiri oleh berbagai tokoh, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Rektor IPB University Arif Satria, Rektor Universitas Negeri Syarif Hidayatullah Amany Burhanuddin Umar Lubis, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, dan Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unhas Andi Amran Sulaiman.(*)

Share :

Baca Juga

IMG 20220722 WA0236 copy 1280x960

Nasional

Dua Unsur Patroli Bakamla RI Padamkan KLM Murah Rejeki Yang Terbakar
corona

Headline

Update Corona (13/6/2020) Jumlah Pasien Positif 37.420 Orang dan Meninggal Menjadi 2.091 Orang
Pagelaran Seni Dan Budaya Meriahkan Puncak Peringatan 1 1

Nasional

Pagelaran Seni Dan Budaya, Hut Kota Cimahi Ke-21
pengasuh ponpes tebuireng gus kikin edit

Headline

Keluarga Besar Ponbes Tebu Ireng, sudah Siapkan Makam Untuk Alm Lily Wahid
pasien corona

Headline

Update Data Corona (13/7/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 76.981 Orang dan Meninggal 3.656 Orang
Corona Brazil

Headline

Update Data Corona (18/1/2021) Jumlah Pasien Positif 917.015 Orang dan Meninggal 26.282 Orang
pasien corona

Headline

Update Data Corona (25/7/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 97.286 Orang Meninggal 4.719 Orang
bus

Headline

Staf Ahli Menhub Ajak Publik Kembali Gunakan Angkutan Umum