Home » Ekonomi » Sudah Saatnya PJ Gubernur Segera Lakukan Evaluasi & Pembenahan BUMD Secara TSM

Sudah Saatnya PJ Gubernur Segera Lakukan Evaluasi & Pembenahan BUMD Secara TSM

dito 03 Nov 2022 169

NasionalPos.com, Jakarta- Beberapa hari ini, persoalan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi perbincangan hangat warga Jakarta, pasca mencuatnya wacana atau issue mengenai adanya perombakan direksi di kalangan BUMD Milik Pemprov DKI Jakarta, bahkan menjadi polemic yang direspon oleh berbagai kalangan, kondisi ini pun tak luput dari pengamatan dari kalangan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat, salah seorang diantaranya adalah Dedy Iskandar, SE, MH Ketua Matra Jakarta.

Saat ditemui wartawan, Dedy Iskandar, SE, MH mengatakan bahwa pada hakekatnya Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah memiliki cerita bahwa UU 5 tahun 1962 tentang Perusahaan Daerah dicabut dengan UU 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Perusahaan Daerah diatur dengan peraturan pemerintah yang baru dan memiliki nama baru yaitu Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD. BUMD merupakan badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Daerah.

“Yang mesti dipahami oleh siapapun, bahwa BUMD didirikan dengan tujuan untuk memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian Daerah pada umumnya, serta menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang bermutu bagi pemenuhan hajat hidup masyarakat sesuai kondisi, karakteristik, dan potensi Daerah yang bersangkutan berdasarkan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik”ungkap Dedy Iskandar kepada wartawan, Kamis, 3 November 2022 di Jakarta.

Baca Juga :  Kasal Tekankan Istri Prajurit TNI AL Harus Mematuhi Aturan Kedinasan

Menurut Dedy, minimnya informasi terkait dengan bentuk maupun jenis bisnis yang di laksanakan suatu BUMD, maupun modalnya yang diperoleh dari APBD, sehingga mengakibatkan masyarakat tidak mengetahui apa saja bisnis yang dilakukan dan capaian kinerja apa saja yang telah dicapainya, karena itu perlu adanya pembenahan system informasi yang menyediakan penyampaian informasi terkait jenis bidang usaha BUMD beserta struktur maupun capaian kinerjanya.

“Ya, bagaimanapun BUMD juga merupakan asset public, sehingga apapun yang dilakukan oleh BUMD, masyarakat pun harus mengetahuinya, sehingga dengan mengetahuinya, masyarakat juga merasa memiliki dengan berpartisipasi menciptakan BUMD yang sehat, tangguh, Liquid,  kredibel  dan akuntabel ”tukas Dedy.

Baca Juga :  KRI Bung Karno – 369 Perkuat Armada TNI AL, Kembalikan Kejayaan Maritim Indonesia

Oleh karena itu, lanjut Dedy, apabila BUMD di Provinsi DKI Jakarta memiliki managemen maupun kinerja yang sehat, Tangguh serta  menjadikan BUMD wadah berhimpunnya orang-orang Profesional, berdedikasi tinggi, berkarya,  memahami bisnis, berinovasi, kreatif, dan memiliki karakter yang mandiri, pekerja keras, cerdas, serta iklas, selain itu, tentunya diperlukan pengawasan yang terstruktur (dari tingkat direksi, komisaris hingga karyawan), sistematis (menciptakan system yang kredibel, akuntabel, sehat dan Liquid) dan massif (dilaksanakan secara menyeluruh), sehingga mendorong terciptanya suasana kerja yang kredibel dan akuntabel, serta dapat memajukan performance BUMD yang menguntungkan bagi penghasilan daerah.

“Sudah saatnya Pj Gubernur DKI Jakarta melakukan evaluasi terhadap kinerja BUMD, sumber daya manusia, dan sekaligus melakukan pembenahan secara Terstuktur Sistematis dan Massif (TSM), ya, ini perlu dilakukan untuk menyelamatkan asset daerah, mencegah terjadinya pemborosan, dan paling penting mengoptimalkan keberadaan BUMD sebagai salah satu sumber kontribusi Penghasilan Asli Daerah Provinsi DKI Jakarta sesuai teori ekonomi bisnis”pungkas Dedy

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

x
x