Home » Ekonomi » FAKTA Jakarta : Mempertanyakan Penelitian BPS Soal Kemiskinan Ekstrem di Jakarta.

FAKTA Jakarta : Mempertanyakan Penelitian BPS Soal Kemiskinan Ekstrem di Jakarta.

dito 18 Feb 2023 206

NasionalPos.com, Jakarta– Diperoleh informasi menyebutkan bahwa sampai hari ini masyarakat masih terus mempertanyakan akurasi data kemiskinan ekstrem yang dihasilkan oleh BPS Jakarta, bahkan hingga saat ini, sikap masyarakat itu,  belum juga disikapi oleh BPS Jakarta untuk dilakukan penelitian ulang perbaikan akurasi datanya.  Seharusnya data yang dihasilkan oleh BPS ini dikonfirmasi ulang sebelum dipublikasi dan menjadi hasil akhir agar akurat.  Masyarakat mempertanyakan data adanya kemiskinan ekstrem di kawasan Kampung Apung, Jakarta Barat dan kawasan Nelayan di Cilincing, Jakarta Utara, demikian disampaikan Azas Tigor Nainggolan. Ketua FAKTA Jakarta kepada nasionalpos.com, Sabtu, 18/2/2023 di Jakarta.

“Dari hasil penelitian di kedua wilayah tersebut, BPS Jakarta mendapatkan adanya warga dalam kondisi kemiskinan ekstrim dengan penghasilan Rp 11 ribu per hari atau di bawah Rp 500 ribu per bulan. Masyarakat mempertanyakan cara atau mekanisme penelitian BPS Jakarta tersebut”ungkap Azas Tigor Nainggolan.

Menurut Azas Tigor Nainggolan, d Jakarta ini, secara kasat mata sering ditemukan banyak masyarakat miskin yang merokok dan juga  mengkonsumsi minuman kopi manis dalam kemasan sehari-hari, Adapun harga satu gelas kopi manis kemasan yang sudah diseduh air panas setidaknya harganya Rp 4.000. Sementara harga rokok sekarang ini setidaknya  Rp 20.000. Jika si peneliti melihat langsung dan mencermati fakta lapangan ini tentu mengetahui bahwa  pendapatan masyarakat miskin Jakarta masih lebih dari Rp 11.000. Berdasarkan hitungan pengeluaran tersebut  berarti mereka pendapatannya bisa jadi di atas Rp 24.000 karena mereka juga memiliki pengeluaran untuk makan.  Sulit dibayangkan jika masyarakat hanya hidup dari minum kopi manis saset dan sebungkus rokok setiap hari.

Baca Juga :  Putusan PK Setyo Novanto, Berpotensi Picu Polemik di Masyarakat

“Sebagaimana saya ungkapkan sebelumnya, penelitian yang dilakukan BPS Jakarta ini rawan tidak akurat datanya. Petugas pengumpul data yang digunakan. BPS Jakarta hanya menyalin data lama dari ketua RT setempat. Pengumpul data tidak melihat dan tidak mengetahui kondisi atau pola hidup si masyarakat yang menjadi sasaran penelitian  secara benar.  Akibatnya adalah penelitian yang dilakukan oleh BPS Jakarta tersebut patut dipertanyakan karena  menghasilkan data yang tidak akurat” ucap Azas Tigor Nainggolan

Baca Juga :  KON Desak Gub Pramono Tolak RUU PBBKB

Sedangkan, lanjut  Azas Tigor Nainggolan, dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait penanggulangan kemiskinan ekstrem 0% pada tahun 2024, maka diperlukan adanya data yang akurat agar  sasaran dari program penanggulangan kemiskinan ekstrem bisa sesuai dan tepat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat miskin.

Sayangnya, imbuh Azas Tigor, situasi data yang tidak akurat seperti hasil penelitian BPS Jakarta ini masih menjadi momok dalam mengurangi angka kemiskinan. Untuk itu seharusnya BPS Jakarta mencabut hasil penelitian terdahulu dan melakukan lagi penelitian baru yang benar dan akurat.

“Penelitian yang menghasilkan data akurat  diperlukan untuk memastikan ketepatan sasaran dari program penanggulangan kemiskinan baik penurunan beban pengeluaran maupun peningkatan pendapatan harus menyasar pada lokus dan komunitas masyarakat yang telah ditentukan secara tepat, kalau datanya saja diduga tidak akurat, maka hal tersebut akan mempengaruhi kebijakan terhadap upaya penanganan kemiskinan ekstrem di Jakarta”pungkas Azas Tigor Nainggolan (*dit)

 

 

 

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PMKRI SOROTI DUGAAN PEMBIARAN POLRES MANGGARAI, PENANGANAN KASUS PENGEROYOKAN KETUA PMKRI JAKARTA PUSAT DINILAI TIDAK PROFESIONAL

dito

26 Jul 2026

Nasional pos.com, Ruteng- Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus, menuai sorotan tajam.   Pasalnya hingga beberapa hari setelah laporan polisi dibuat, belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian kepada korban.   Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme Polres Manggarai dalam menangani perkara kekerasan yang terjadi …

Kongres PMKRI Di Ruteng, Ricuh, Ketua PMKRI Jakpus Di keroyok Hingga Alami Luka Berdarah

dito

25 Jul 2026

NasionalPos.com, Ruteng- Dewan Pengurus Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Jakarta Pusat mengecam keras aksi kekerasan dan premanisme yang terjadi di arena Kongres dan Majelis Permusyawaratan Anggota /MPA PMKRI yang diselenggarakan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pasalnya telah terjadi Aksi tidak terpuji yang telah menimpa Ketua PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Sdr. Yohanes …

“Dewi Uma: The Mirror Of Life Wariga Harmonisasi manusia dengan Alam Disambut Baik Warga Ukraina, Layak di kabarkan kepada Dunia”

dito

24 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Acara bincang-bincang tentang Wariga di The Wine Center, Bendungan Hilir, Central Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026 antara Dewi Uma, Pengabar Wariga yang mempopulerkan Wariga Mirror (The Mirror of Life) dengan Mr Igor Tereshchenko First Secretary for Economic Affair Embassy Of Ukraine in Republic of Indonesia.   Pada kesempatan tersebut, Mr Igor Tereshchenko, mengatakan …

Kongres & MPA PMKRI: Momentum Reflektif Dalam Persimpangan Jalan Sebagai Kekuatan Moral

dito

22 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan delegasi dari 72 Cabang di seluruh Indonesia menghadiri Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI). Kegiatan akbar tersebut diselenggarakan di Ruteng, Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 19–25 Juli 2026. Menanggapi penyelenggaraan forum tertinggi organisasi tersebut, Dr Paulus Januar drg, MSi, CMC yang mantan Ketua Presidium …

Poros Rawamangun Desak Terbentuk nya Team Investigasi Terbengkalai nya Gedung SDN yang Roboh

dito

22 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Kondisi memprihatinkan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi yang dibiarkan rusak selama hampir dua tahun menuai kritik dari berbagai kalangan.   Lambannya penanganan sekolah tersebut menjadi ironi, mengingat lokasinya berada di Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, demikian di sampaikan Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun kepada wartawan, Rabu, …

Berobat ke LN, Nanik S Denyang Mundur Sebagai Kepala BGN

dito

22 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Nanik Sudaryati Deyang mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). “Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu (22/7/2026) saya berangkat,” kata Nanik dalam status di akun Facebook-nya. “Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second …

x
x