Home » Headline » Di Lokasi Pembangunan Taman Sensori, Pj Gubernur Heru Tanam Pohon

Di Lokasi Pembangunan Taman Sensori, Pj Gubernur Heru Tanam Pohon

dito 28 Feb 2023 147

NasionalPos.com, Jakarta– Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Heru Budi Hartono melakukan penanaman pohon di lokasi bakal pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Sensori Kamal, Jalan Benda Raya, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Selasa 28/2/2023.

Penanaman ini dalam rangka penataan kawasan di wilayah Jakarta Barat. Dalam kunjungannya, Heru juga didampingi Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko.

Heru mengatakan, di atas lahan seluas 9.476 meter persegi tersebut akan dibangun RTH untuk olahraga dan interaksi warga sekitar.

“Hari ini kesekian kalinya saya melakukan penanaman pohon dan penghijauan lokasi-lokasi milik Pemprov DKI. Saya terima kasih kepada warga yang telah mendukung karena ini untuk warga juga untuk bermain, interaksi, olahraga dekat rumahnya. Saya titip untuk bisa dirawat lokasi yang akan kita bangun bersama ini,” ujar Heru.

Baca Juga :  Heru Minta Orang Tua Bimbing Anak Bijak Berinternet

Heru menjelaskan, lahan tersebut berada di lokasi permukiman padat penduduk sehingga cocok untuk dijadikan ruang terbuka hijau tempat beraktivitas warga. Penanaman pohon dan tanaman hias di lokasi tersebut diperlukan untuk penghijauan. Heru menargetkan RTH Taman Sensori Kamal selesai dibangun dalam empat bulan ke depan.

“Saya minta ada penampungan air. Kemudian didukung dengan revitalisasi saluran air di Kelurahan Kamal. Nanti saya minta Kepala Dinas SDA,” kata Heru.

Untuk diketahui, RTH Taman Tegal Alur akan dikembangkan menjadi taman dengan fungsi‐fungsi sebagai taman sensori, taman bermain anak, taman olahraga, taman budaya dan ruang terbuka hijau dan biru.

Baca Juga :  Perry Warjiyo Terpilih Lagi Jadi Gubernur BI, Politisi Golkar Beri Catatan Kritis

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Bayu Meghantara mengatakan, taman sensori merupakan taman yang memiliki fungsi untuk menstimulus kelima panca indera manusia agar dapat bekerja lebih peka.

Bayu menjelaskan, taman sensori dapat menyediakan berbagai manfaat seperti pembelajaran, sosialisasi, penyembuhan dan penyegaran. Selain itu, taman sensori dapat juga digunakan sebagai tempat terapi sensori integrasi untuk anak‐anak autis.

Selain sebagai taman sensori, RTH Taman Sensori Kamal akan dilengkapi dengan Fasilitas Children Playground (CPG), lapangan olahraga dan fasilitas untuk acara‐acara warga.

“Konsep taman sensori dipilih dikarenakan konsep taman ini belum banyak terdapat di taman‐taman di DKI Jakarta terutama taman,” tandas Bayu.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Membaca Motif Politik di Balik Satgas Dasco

Dhio Justice Law

30 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Posisi Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI sulit dibaca semata sebagai langkah teknokratis. Dalam politik, terutama pada lingkar kekuasaan inti, hampir tidak ada penempatan strategis yang benar-benar netral dari kepentingan politik. Apalagi Dasco bukan hanya pimpinan DPR. Ia …

LA Connextion Kupas Ketahanan Ekonomi di Tengah Badai Geopolitik Global

dito

29 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sekelompok masyarakat yang pernah berkuliah di berbagai kampus di Kota Los Angeles dan berbagai kota lainnya di Amerika Serikat, menggelar Talkshow, Rabu 20 Mei 2026 lalu di peringatan hari Kebangkitan Nasional di ruang Jimbaran hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, Acara ini di hadiri sebanyak 85 orang peserta Saat ini pada umumnya mereka yang …

Ketika Dasco Turun Menjadi Operator Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia NasionalPos.com, Jakarta – Penunjukan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI mungkin dimaksudkan sebagai langkah percepatan. Tetapi dalam perspektif demokrasi, ia menyimpan pertanyaan yang jauh lebih serius: mengapa lembaga pengawas kini justru ikut menjadi pelaksana?   Di atas kertas, fungsi DPR sangat jelas: legislasi, …

Era Digital: Mahasiswa Melemah atau Dilemahkan?

Dhio Justice Law

25 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Diirwktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.Com – Mengapa mahasiswa hari ini tidak lagi seganas generasi sebelumnya? Meski demonstrasi masih ada. Kritik masih terdengar. Namun gaungnya tak lagi cukup kuat mengguncang kekuasaan. Lalu muncul kesimpulan sederhana: mahasiswa telah melemah. Padahal persoalannya mungkin lebih dalam. Bisa jadi mahasiswa bukan kehilangan daya, melainkan menghadapi …

Di HUT ke 23, FSAB Serukan Perkuat Soliditas Kebangsaan Dalam Hadapi Badai Krisis Global

dito

25 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada setiap tanggal 25 Mei, seluruh pengurus beserta anggota keluarga besar Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) memperingati hari lahirnya FSAB, sebuah organisasi yang memiliki missi menyebarkan “Benih” perdamaian ke masing-masing kelompok yang terkait konflik masa lalu, serta menyuarakan mencegah terjadinya konflik di masa kini dan di masa mendatang. Terkait dengan momentum peringatan Hari …

Ketika Parlemen Kehilangan Suara Rakyat

Dhio Justice Law

24 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)    NasionalPos.Com, Jakarta – Sejatinya, parlemen adalah wakil rakyat. Tetapi realitas politik hari ini, parlemen sudah tidak mewakili rakyat, bahkan lebih dekat dengan kekuasaan? Fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran tampak berjalan. Namun daya kritis parlemen semakin melemah. Ketika hampir semua kekuatan politik berada dalam lingkar kekuasaan, …

x
x