Home » Top News » FSAB: Perlunya Internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia Maju melalui Pemilu 2024 yang beradab.

FSAB: Perlunya Internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia Maju melalui Pemilu 2024 yang beradab.

dito 02 Jun 2023 158

NasionalPos.com, Jakarta– Di tahun ke 78 sejak Pancasila dilahirkan dan kemudian menjadi ideologi Negara, semestinya Pancasila sudah final. Lima sila yang disusun dan dirumuskan oleh para Bapak Pendiri Bangsa ini puluhan tahun yang lalu seharusnya dapat menjadi pedoman hidup, pelita yang menerangi dan memandu kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur sebagaimana dicita-citakan.

Namun kenyataannya kita dihadapkan pada situasi munculnya sentimen rasial, diskriminasi terhadap minoritas, kekerasan dalam penyelesaian konflik dan semakin maraknya praktik korupsi, kolusi dan nepotisme, yang merupakan cermin bahwa Pancasila masih sebatas slogan, demikian disampaikan Suryo Susilo, Ketua Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) kepada Pers, Kamis 1 Juni 2023 kemaren di Jakarta.

“Padahal, jika filosofi dalam Pancasila dipraktikkan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh elemen bangsa, terutama para elitenya, setidaknya kita tidak akan tersesat jalan.” ungkap Susilo.

Oleh karena itu, lanjut Susilo, agar tidak semakin tersesat, momentum peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini harus menjadi pengingat agar seluruh elemen bangsa dapat kembali ke jalan yang sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dikerjakan sungguh-sungguh, terutama di tahun politik menyongsong Pemilu 2024, melalui tekad seluruh masyarakat untuk menjadikan Pemilu 2024 sebagai Pemilu yang bermartabat, bebas dari praktik-praktik politik uang, politisasi agama, dan kampanye hitam, sehingga  rakyat dapat memilih dengan cermat wakilnya dan juga pemimpinnya yang memiliki kredibilitas, kapabilitas dan integritas, serta yang dapat mendahulukan kepentingan nasional diatas kepentingan kelompok dan individu.

Hal senada juga disampaikan Bimo FSAB muda, saat dihubungi wartawan, ia mengatakan yang perlu di pahami oleh seluruh rakyat Indonesia bahwa Pancasila adalah dasar negara Indonesia, artinya Pancasila adalah asas, nilai dasar, atau pondasi berdirinya negara Indonesia. Bila Pancasila diubah, maka Indonesia akan kehilangan pondasinya, sehingga Pancasila sebagai negara tidak dapat diubah,

Baca Juga :  Kejari Pessel Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkoba Yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap

“Harus kita akui, butir-butir ke lima sila itu sangatlah ideal karena mengandung nilai-nilai kebaikan di dalamnya. Namun, harus diakui pula, bangsa ini masih belum sepenuhnya memahami, apalagi mengamalkan nilai-nilai tersebut.”tukas Bimo.

Menurut Bimo, karena itu sebagai Warga Negara Indonesia, memiliki hak dan kewajiban untuk lebih memahami secara mendalam bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara Indonesia saja, tetapi juga menjadi pedoman hidup sehari-hari, Mengapa demikian? tentunya Pancasila terpilih karena di dalam rumusannya dapat merangkul seluruh masyarakat Indonesia yang beragam sehingga sesungguhnya Pancasila dilahirkan berdasarkan asas toleransi dalam perbedaan dan keberagaman.

“Menurut saya, kita perlu mengingat untuk selalu tetap mengedepankan toleransi dan menghargai perbedaan di antara sesama, terutama menjelang pemilu 2024 mendatang seperti yang diajarkan oleh pedoman hidup kita, yakni Pancasila.”tandas Bimo

Sementara itu, pandangan kritis mengenai eksistensi Pancasila di era kekinian, juga di kemukakan Anne Sarjono anggota FSAB muda, kepada wartawan yang menghubunginya, ia mengatakan bahwa adanya temuan Hasil Survei, 83,3% Pelajar SMA Anggap Pancasila Bisa Diganti, tentunya ini hal yang mengejutkan bagi bangsa ini, namun demikian kalau benar itu terjadi, maka tentunya harus ada solusi tindakan pencegahan terhadap generasi milineal tersebut dengan berbagai upaya dan tentunya juga melibatkan baik itu dari pemerintah, pendidik atau pihak yang bisa saling bekerja sama mengambil peran untuk menyelamatkan aset bangsa kedepan,

“Semua pihak harus terlibat dan berperan aktif agar bagaimanapun caranya genetasi Milineal ini faham dan mampu memaknai perjuangan berat mencapai kemerdekaan sehingga menjadi bangsa yang Merdeka dengan memiliki Pancasila sebagai dasar negaranya, serta kemudian harus mempertahankan keutuhan bangsa dalam keberagaman, dan bahaya ancama bangsa kedepan.”ucap Anne.

Baca Juga :  Atonik 6.0 L Sangat Bermanfaat Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Lebih lanjut Anne menyampaikan yang perlu disadari dan bahkan ditanamkan ke generasi milineal bahwa Pancasila adalah pedoman dasar hidup bangsa Indonesia pembentukan karakter, selain itu Pancasila Ia tentu saja bukan semata cita-cita Soekarno, Hatta, Yamin, atau Sjahrir, melainkan impian segenap masyarakat yang tersebar di penjuru Nusantara dari Sabang sampai Merauke.

Perkara impian tersebut belum terwujud, itu yang harus terus diperjuangan dan diikhtiarkan dengan berpedoman dan mengacu pada kelima silanya, maka diperlukan tongkat estafet perjuangan dengan saling memahami antara generasi muda dan generasi tua yang juga diharapkan ada penyesuaian dengan kondisi perkembangan jaman, di sinilah Peran media cukup krusial. Kalau jaman dahulu media hanya berupa televisi, radio, surat kabar atau majalah,

“Tetapi era saat ini, ada perkembangan media yang cukup besar, terutama media sosial, yang memegang kunci di kalangan generasi muda. Melalui media sosial berbagai informasi mudah didapatkan, hal ini bisa dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman tentang Pancasila secara lugas terhadap generasi Milineal.”tutur Anne.

Anne juga menyampaikan Masih terlalu banyak praktik lancung di negeri ini untuk disebutkan. Begitu juga tindakan-tindakan diskriminatif yang jauh dari rasa keadilan, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun politik, yang hingga hari ini masih terjadi. Tentu tidak boleh berputus asa. Jalan kebaikan, bagaimanapun terjalnya, harus terus diperjuangkan dengan bahu-membahu dan bergotong royong. Perbedaan politik sah-sah saja dalam alam demokrasi

“ Sebagai langkah solusi untuk menghadapi situasi sekarang, maka diperlukan adanya internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam membangun peradaban dan pertumbuhan Global, serta untuk mewujudkan Indonesia Maju melalui Pemilu 2024 yang beradab .”pungkas Anne.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Wako Hadiri Lustrum I Unpari ‎

Admin Redaksi

12 Jun 2026

Nasionalpos.com/LUBUKLINGGAU-Wali Kota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat hadiri kegiatan Lustrum I Universitas PGRI Silampari (Unpari) yang dilaksanakan di gedung embun Semibar, kamis (11/6/2026). ‎ ‎Turut hadir mendampingi wali kota di kegiatan tersebut jajaran kepala OPD dilingkungan pemerintah Kota Lubuklinggau, serta ketua umum pengurus besar PGRI Unifah Rosyidi, Kabag SDM Polres Lubuklinggau Kompol Ermi, ketua badan pembina …

Wakil Wali Kota Buka O2SN Tingkat Kota Lubuk Linggau 2026

Admin Redaksi

10 Jun 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU – Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rustam Effendi membuka secara resmi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Kota Lubuk Linggau Tahun 2026 yang digelar di SMP Negeri 8 Lubuk Linggau, Rabu (10/6/2026). Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lubuk Linggau, Achmad Asril Asri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wali …

Wali Kota Terima Sertifikat SNI Pasar Simpang Periuk

Admin Redaksi

09 Jun 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, menerima sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk Pasar Simpang Periuk dari Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan. Penyerahan sertifikat tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Lubuk Linggau, Selasa (9/6/2026). Dalam kesempatan itu, H Rachmat Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pemberian sertifikat SNI kepada Kota Lubuk …

Sekda Piimpin Rapat Rencana Revitalisasi Pasar Bukit Sulap

Admin Redaksi

08 Jun 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), H Trisko Defriyansa memimpin rapat pembahasan rencana revitalisasi Pasar Bukit Sulap, Terminal Satelit, dan Pasar Buah di Ruang Kerja Sekda Kota Lubuk Linggau, Senin (8/6/2026). Dalam arahannya, H Trisko Defriyansa menegaskan bahwa salah satu perhatian utama dalam penataan kawasan pasar adalah pengelolaan …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

LSM Garuda Nasional Desak Kejari Painan Usut Dugaan Pungli PPK Pertanian Pessel Terkait Program OPLAH 2025

Primadoni,SH

06 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garuda Nasional secara resmi melaporkan dugaan Pungutan Liar (Pungli) PPK Pertanian, Hendro Kurniawan dalam pelaksanaan Program Optimalisasi Lahan (OPLAH) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar), kepada Kejaksaan Negeri Painan. Laporan tersebut diajukan menyusul munculnya dugaan pemotongan dana bantuan sebesar 15 persen yang diterima …

x
x