Home » Ekonomi » Banyak Mahasiswa Terjerat Pinjol. Apa Kata Kemendikbud?

Banyak Mahasiswa Terjerat Pinjol. Apa Kata Kemendikbud?

dito 13 Agu 2023 137

NasionalPos.com, Jakarta-  Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbud-Ristek Nizam mengaku miris dengan banyaknya mahasiswa yang terjerat pinjaman online (pinjol).

Dia menyayangkan kejadian ribuan mahasiswa baru yang dipaksa mendaftar akun pinjol di UIN Raden Mas Said Surakarta dalam masa pengenalan mahasiswa baru, belum lama ini.

Seharusnya, kata Nizam, momen pengenalan mahasiswa baru itu dapat dimanfaatkan untuk membekali literasi dasar finansial bagi mahasiswa. Bukan malah sebaliknya, mendorong mahasiswa untuk semakin terjerumus pinjol.

“Harusnya bisa jadi momentum yang baik untuk membekali literasi dasar finansial. UKM yang terkait dengan ekonomi, seperti KOPMA (Koperasi Mahasiswa), juga bisa menjadi ajang edukasi sekaligus menguatkan prinsip-prinsip perekonomian Pancasila,” terang Nizam, Minggu 13/8/2023

Langkah tersebut amat penting dilakukan. Sebab, kata Nizam, era digital dan medsos sekarang ini, akses untuk menjangkau korban (mahasiswa) sangat mudah dan dalam skala yang masif.

Baca Juga :  Penghargaan Pengawasan Kearsipan Tahun 2022 Diraih Bank DKI

“Karenanya memang edukasi untuk meningkatkan literasi finansial dan literasi teknologi (digital) sangat perlu untuk terus kita lakukan,” ujar Nizam.

Belum lagi gaya hidup hedon di kalangan mahasiswa, Lanjut Nizam, juga semakin mendorong mereka tergoda untuk mengakses pinjaman online. Iklan di media sosial tentang mudahnya mengajukan pinjaman, tawaran kartu kredit, itu semua memengaruhi alam bawah sadar seseorang untuk bertindak.

“Semua kemudahan dan banyaknya iklan berseliweran semakin mudah pula menjerat mereka yang tidak tahan godaan untuk jatuh dalam lingkaran pinjol. Ini merupakan salah satu akar masalah yang juga harus kita atasi dengan edukasi perilaku hidup hemat, sehat dan tidak konsumtif,” tutur Nizam.

Baca Juga :  Komunitas IWB Bersama Warga Pakel Mendukung dan Siap Menjaga Kondusivitas Keamanan Selama sidang PS Pengadilan Negeri Banyuwangi

“Gaya hidup baru yang bersahaja, ramah lingkungan, hemat sumber daya, perlu kita galakkan bersama. Dukungan media sangat penting. Kampus harusnya mendidik literasi finansial serta gaya hidup bersahaja yang sehat,” imbuhnya.

Berkaca dari ribuan mahasiswa baru dipaksa mendaftar akun pinjol, Nizam berpesan agar semua acara atau kegiatan mahasiswa perlu memegang teguh pedoman untuk bekerja sama dengan perusahaan yang sehat dan mendidik. Sangat tidak disarankan melibatkan sponsorship dari perusahaan yang ilegal, seperti pinjol apalagi perusahaan rokok maupun miras.

“Kalau untuk pembinaan kampus tersebut karena UIN, mungkin lebih tepatnya ke Kemenag (Kementerian Agama) ya. Sponsorship tidak boleh dari perusahaan ilegal,” pungkasnya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sengketa Tanah 52 Hektar Manggala: Bukti Hanya Fotokopi, Di duga Pemprov-Pemkot Makassar Melanggar Konstitusi dan Hukum Agraria

dito

27 Agu 2026

Nasionalpos.com, Makassar-  Masih terkait dengan Sengketa lahan seluas 52 hektar di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, A. Darwin R Rangreng SH MH Kuasa hukum pihak pemilik sah, Hj. Magdalena de Munnik, Kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026 di Makassar, ia mengatakan kini perkara tersebut kembali mencuat ke permukaan setelah pihak pemilik sah, Hj. Magdalena …

Di tengah di gelar nya Aksi 27 Agustus 2026, Botok Cs Berkesempatan Audiensi Dengan Pimpinan DPR RI Di Sidang Paripurna

dito

27 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Dari pantauan di lapangan di informasikan, massa aksi, sudah berdatangan ke depan gedung DPR RI sejak Pukul 08.30 WIB, massa yang datang nampak dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, serta dari kelompok masyarakat lainnya baik dari dalam Kota Jakarta maupun dari sekitar Bodetabek dan dari luar Bodetabek,   Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati …

Sekda Lubuk Linggau Hadiri Simposium Internasional Rakernas JKPI XII

Andi Ledi Lubuk Linggau

27 Agu 2026

Nasionalpos.com-Sekretaris Daerah Kota Lubuk Linggau, H Trisko Defriyansa, menghadiri Simposium Internasional bertema “Pulau-Pulau Penghasil Rempah”, Kamis (27/8/2026), di Gamalama Ballroom Bela Hotel, Kota Ternate. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakerna) JKPI XII yang berlangsung pada 26–30 Agustus 2026. Baca Juga :  Batasi Mahasiswa Baru PTN hingga Juli, Mendiktisaintek Di Sorot DPR …

Saat RUU Perampasan Aset Jadi Ancaman Ekosistem Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Mengapa RUU Perampasan Aset tak kunjung disahkan? Jawaban yang paling sering terdengar adalah karena persoalan hukumnya rumit. DPR harus berhati-hati. Ada kekhawatiran penyalahgunaan kewenangan, perlindungan hak milik, pembuktian terbalik, hingga mekanisme perampasan aset tanpa putusan pidana. Terdengar semua alasan itu masuk akal. Tetapi …

Meneladani Akhlak Rosulullah SAW Sebagai Qudwah Berbangsa dan Bernegara

dito

25 Agu 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia memperingati kelahiran Rasulullah SAW dengan penuh cinta dan penghormatan.     Momen ini dikenal sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW, yang tidak hanya menjadi perayaan sejarah kelahiran manusia agung, tetapi juga momentum untuk merenungi nilai-nilai kehidupan yang beliau ajarkan, demikian di sampaikan oleh Dr KH Yusuf Aman …

Kabinet Gagal, Reshuffle Menjadi Keharusan

Dhio Justice Law

24 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Seiring perjalanan, masalah besar dan sulit diabaikan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto: semangat perubahan yang dijanjikan belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja kabinetnya. Publik mencatat, Prabowo datang dengan agenda besar  pemberantasan korupsi, kedaulatan ekonomi, efisiensi, penguasaan sumber daya alam, dan keberpihakan kepada rakyat. Namun visi …

x
x