Home » Headline » Pengamat: Sentimen Negatif Menguat, Prabowo-Gibran Mungkin akan Kalah

Pengamat: Sentimen Negatif Menguat, Prabowo-Gibran Mungkin akan Kalah

dito 21 Okt 2023 141

NasionalPos.com, Jakarta- Pemaksaan Gibran Rakabuming Raka jadi calon wakil presiden (cawapres) dinilai akan memiliki sentimen negatif.

Hal itu bakal berdampak pada Prabowo Subianto. “Pasangan ini besar kemungkinan akan kalah karena kontrol publik yang semakin kuat,” ungkap pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Ali Munhanif kepada wartawan, Sabtu 21/10/2023 di Jakarta.

Ali menyampaikan manuver politik untuk mencawapreskan Gibran bukanlah sesuatu hal yang mudah. Pasalnya, publik bakal terus memantau manuver-manuver tersebut.

“Publik bakal terus mengawal agar demokrasi jangan sampai diarahkan oleh orang-orang yang semata-mata ambisius kekuasaan. Dan itu buruk,” lanjut Ali.

Salah satu sentimen negatif publik pencalonan Gibran menjadi cawapres yaitu terkait dengan dinasti politik. Isu itu dinilai bakal menggerus suara Prabowo.

“Itu membuat publik semakin sadar, sehingga pencalonan Gibran pasti akan blunder dan tidak akan mendongkrak pencalonan Prabowo,” kata dia.

Karena itu, jika Presiden Jokowi maupun partai-partai koalisi tetap nekat mendorong pencawapresan Gibran, menurut Ali, pasangan Prabowo-Gibran akan kalah.

Baca Juga :  Direktur Investigasi Advokasi IPW Hayie Muhammad : Akibat Ulah Pamer Si Anak, Si Ayah Bisa Terancam Diperiksa KPK

“Kecuali, mereka menggunakan alat-alat kepolisian pada proses pemilihan, kecurangan, atau cara-cara tidak fair dalam proses pemilihan. Jika tidak menggunakan itu, Prabowo akan kalah,” tandasnya.

Sementara itu, hasil Survei Ipsos Public Affairs menyebutkan bahwa jika Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 digelar sekarang, maka pasangan Prabowo-Gibran kalah dari pasangan Ganjar-Mahfud.

“Gibran Rakabuming Raka santer dipasangkan dengan Prabowo Subianto sebagai capres dan cawapres namun dapat dikalahkan pasangan Ganjar-Mahfud,” kata peneliti Ipsos Arif Nurul Iman ketika mamaparkan hasil survei  bertajuk Dilema Prabowo Subianto, Sabtu (21/10).

Ia mengatakan kesimpulan ini diperoleh dalam telesurvei yang dilaksanakan oleh Ipsos Public Affairs pada periode 17-19 Oktober 2023, atau setelah pasangan Ganjar-Mahfud dideklarasikan pada 18 Oktober 2023.

Dalam simulasi tiga nama, pasangan Prabowo -Gibran harus mengakui keunggulan pasangan Ganjar-Mahfud.. Pasangan Prabowo-Gibran memperoleh 31,32 persen dan pasangan Ganjar-Mahfud mendapatkan 31,98 persen. Sementara Anies dan Muhaimin mendapatkan 28,91 persen suara.

Baca Juga :  40 Partai Politik Tercatat Mendaftar untuk Pemilu 2024

Sementara itu, jika Prabowo dipasangkan dengan Erick Thohir, mereka mampu mengungguli Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dengan cukup signifikan. Dalam simulasi tiga pasangan bakal capres dan bakal cawapres menunjukkan bahwa pasangan Ganjar-Mahfud tertinggal sekitar 6 persen dari pasangan Prabowo-Erick Thohir. Menurut dia pasangan Prabowo dan Erick Thohir memperoleh elektabilitas 37,53 persen dan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mendapatkan 31,73 persen.

Prabowo Unggul Jauh dari Ganjar Sementara itu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar meraih 28,91 persen suara dan yang menyatakan tidak tahu sebanyak 1,82 persen.

Arif mengatakan temuan tersebut menunjukkan bahwa pasangan Prabowo dan Erick Thohir jika berpasangan bisa mendapatkan keunggulan diatas pasangan lainnya, baik Ganjar-Mahfud maupun Anies-Muhaimin.

Menurut dia Jika dilihat jarak elektabilitas antara pasangan Prabowo Subianto-Erick Thohir dan Ganjar-Mahfud MD sekitar 6 persen artinya cukup signifikan. “Sudah bukan dalam koridor margin of error yang ditetapkan sebesar 2,83 persen,” pungkasnya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Dugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

19 Okt 2026

Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …

Ahli Waris Tegaskan Lahan Bersejarah Jl. Ince Nurdin dan Jejak Aset Lainnya, Sah Miliknya, Berdasarkan Data Eigendom Verponding yang Diakui UUPA

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar   “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …

x
x