Home » Headline » Butuh Fondasi Kesadaran Etika dan Nurani Untuk Ciptakan Pemilu 2024 Bermartabat

Butuh Fondasi Kesadaran Etika dan Nurani Untuk Ciptakan Pemilu 2024 Bermartabat

dito 10 Feb 2024 120

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Gerakan Nurani Bangsa (GNB) Sinta Nuriyah A Wahid menyatakan untuk menciptakan Pemilu 2024 yang jujur, adil, damai, dan bermartabat membutuhkan fondasi kesadaran etika dan kemurnian hati nurani dari segenap penyelenggara negara dan masyarakat Indonesia.

“Etika dan hati nurani harus dikedepankan di atas segalanya,” kata dia dalam konferensi pers bertema “Gerakan Nurani Bangsa Pemilu 2024” di Jakarta, Sabtu, 10/2/2024

Oleh karena itu, istri Presiden Ke-4 RI ini, menyatakan GNB meminta semua pihak terkait mulai dari peserta, penyelenggara, pengawas, maupun masyarakat yang menjadi pemilih hingga lembaga negara berkomitmen untuk menjaga etika politik dan tidak menyalahi ketentuan peraturan dalam pesta demokrasi ini.

Baca Juga :  147 Pengemudi Bus AKAP Telah Tes Kesehatan di Terminal Kalideres

Pihaknya menilai komitmen tersebut penting untuk meredam atau mencegah gejolak kepercayaan publik atas independensi penyelenggaraan Pemilu 2024, menyusul adanya seruan dari kalangan akademisi dan guru besar di Tanah Air yang menyoroti masalah etika kontestasi politik.

“Legitimasi kuat hasil pemilu bersumber dari kepercayaan publik juga, bukan hanya berasal dari asas legalitas semata,” kata dia.

GNB merupakan wadah perkumpulan kalangan akademisi, guru besar, tokoh keagamaan dan budayawan yang berkonsentrasi untuk menciptakan Pemilu 2024 jujur, adil, damai, dan bermartabat dengan mengedepankan etika dan hati nurani kenegarawanan.

Baca Juga :  Menko Polhukam: Tidak Boleh Ada Intervensi Kepada PPATK

GBN beranggotakan Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Prof Quraish Shihab, KH A Mustofa Bisri, Kardinal Ignatius Suharyo, Pendeta Gomar Gultom, Bhikkhu Sri Pannyavaro Mahathera, AA Yewangoe, Omi Komaria Nurcholish Madjid, Karlina Supelli, Makarim Wibisono.

Selain itu, Sayyid Muhammad Hilal Al Aidid, Slamet Rahardjo, Komaruddin Hidayat, Amin Abdullah, Erry Riyana Hardjapamekas, Frans Magnis Suseno, Ery Seda, Jacky Manuputty, Laode M Syarief, Setyo Wibowo, dan Lukman Hakim Saifuddin.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

Reshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi

Dhio Justice Law

07 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …

PRAKTISI HUKUM ANDI DARWIN RANRENG, EKSEKUSI LAHAN 6.900 M² TERANCAM MERAMPAS HAK MILIK PIHAK KETIGA SELUAS 4,5 HEKTAR

dito

06 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Perkembangan sengketa tanah di kawasan Tallo, Makassar, yang kini digunakan sebagai Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, nampak menemukan titik terang benderang untuk membuktikan kebenaran dan keabsahan kliennya sebagai pemilik lahan tersebut, yang tidak di pindah tangan kan ke pihak manapun,demikian di sampaikan Andi Darwin R. Ranreng, Pimpinan DRR Associates Legal Consultants yang bertindak …

PMKRI CABANG JAKARTA PUSAT DIPERCAYA MENJADI TUAN RUMAH KONGRES XXXV DAN MPA XXXIV PMKRI TAHUN 2028

dito

29 Jul 2026

Nasionalpos.com, Ruteng-   Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat Sanctus Robertus Bellarminus resmi dipercaya menjadi tuan rumah Kongres XXXV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIV PMKRI Tahun 2028. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PMKRI yang dipimpin oleh Mandataris Terpilih Cristian A. D. Rettob, setelah forum memberikan kesempatan kepada …

x
x