Home » Ekonomi » Pasar Sedang Lesu, IHSG Ditutup Melemah 35 Poin

Pasar Sedang Lesu, IHSG Ditutup Melemah 35 Poin

dito 04 Mar 2024 77

NasionalPos.com, Jakarta- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah dalam penutupan perdagangan sore ini. Berdasarkan data RTI Business, IHSG berada di level 7.276, menurun 35 poin (0,48 persen).

Pergerakan IHSG sepanjangan perdagangan hari ini dinamis,  dengan level tertinggi mencapai 7.328 dan level terendah di posisi 7.259. Pelemahan IHSG dipicu oleh mayoritas saham yang nilainya turun, sebanyak 321 saham dan 254 saham lainnya stagnan.

Hari ini, hanya 196 saham yang nilainya naik. Saham-saham sektor energi mengalami kenaikan tertinggi (0,24 persen), dan saham sektor teknologi mengalami penurunan terdalam (-2,67 persen).

Baca Juga :  Aparat Pemerintah Jangan Sampai Kalah Dengan Penguasa Lahan Bangunan Tidak Berijin, Bongkar Segera Bangunan Tak Berijin di Duri Kepa Jakbar

Volume saham yang diperdagangan sebanyak 20,65 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1,24 juta kali.  Total nilai transaksi mencapai Rp7,86 triliun, dan nilai kapitalisasi pasar pada sore ini sebesar Rp11.690.38 triliun.​

Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam analisisnya, Senin (4/3/2024) menyebutkan, IHSG melemah karena sikap wait and see pelaku pasar.  Mereka menantikan hasil rekapitulasi pemilu 2024, yang dijadwalkan selesai tanggal 20 Maret 2024.

Hari ini, Bursa di kawasan Asia bergerak fluktuatif karena elaku pasar menantikan kesaksikan Ketua The Fed Jerome Powell. Powell dijadwalkan menyampaikan kesaksiannya di hadapan Parlemen Amerika Serikat pada Rabu dan Kamis lusa.

Baca Juga :  Peringati HUT TNI Ke-78, Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 125/SMB Gelar Kegiatan Si'mbisa Peduli Stunting di Kabupaten Mappi

Pasar memperkirakan The Fed masih akan melihat kondisi inflasi, termasuk perkembangan ketenagakerjaan di AS yang datanya akan dirilis Jumat lusa. Tingkat pengangguran di AS diperkirakan masih di kisaran angka 3,7 persen.

Di Eropa, pasar menunggu pengumuman tingkat suku bunga. Bank Sentral Eropa dipreidksi masih akan menahan suku bunga di level 4 persen.

Pergerakan IHSG, juga dipengaruhi oleh dinamika perekonomian di Tiongkok. Utamanya menjelang pelaksanaan Kongres Nasional yang diperkirakan akan membahas lebih banyak stimulus untuk mengangkat perekonomian Tiongkok.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Industri Tekstil Indonesia dan India Siap Kerjasama Menghadapi Kenaikan Biaya Energi Dunia dan Disrupsi Rantai Pasok Tekstil Garmen

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Di tengah kekhawatiran akan kenaikan harga energi dunia dan dinamika konflik geopolitik yang memengaruhi rantai pasok tekstil garmen dunia, Indonesia dan India bekerjasama untuk mewujudkan pertumbuhan utama industri tekstil dan garmen dunia. Gejolak perang Iran dengan US dan Israel telah mengakibatkan melambungnya harga bahan bakar dunia, termasuk meningkatkan harga bahan baku …

27 Warga Jakarta Utara Gagal berangkat Umroh, Jemaah gruduk rumah sekaligus kantor travel PT. Travel Arrasyid Amanah

dito

12 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Perwakilan dari 27 calon jamaah umroh yang gagal berangkat ke tanah suci , dengan di Damping Kuasa Hukum dari LBH Madani Berkeadilan kembali mendatangi kediaman Rodianah selaku Pemilik PT. Arrasyid Amanah Travel  yang beralamat di Jl. H. Taimin No. 14 Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara, untuk menuntut hak-haknya yang sampai …

x
x