- HeadlineHasil Musyawarah AHWA Pilih KH Abdul Hakim Mahfud (Gus Kikin) sebagai Ketum PBNU masa khidmat 2026-2031, Muktamar NU Di Tutup Presiden Prabowo Subianto
- NasionalInvestasi Masa Depan Jadi Lebih Mudah, Aman, dan Terjangkau, BRI Dorong Nasabah Manfaatkan Fitur Emas di Qita.
- HeadlineHarapan Warga Nahdliyyin, Muktamar ke-35 NU dan Kesiapan NU Songsong Indonesia Emas 2045
- HeadlineRatusan Buruh FPE KSBSI Gelar Aksi Unras di Kantor Pusat PT. NNI, Tolak PHK Sepihak dan Union Busting
- NasionalWali Kota Lubuk Linggau Hadiri Rakernas JKPI XII di Ternate

Pengadilan Rakyat Solusi Ketidakpercayaan Terhadap Lembaga Peradilan
NasionalPos.com, Jakarta- Kepala Staf Presiden Moeldoko merespons seruan akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang ingin menggerakkan pengadilan rakyat untuk menyikapi dugaan kecurangan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, ia menyatakan tidak setuju dengan seruan tersebut mengingat Indonesia adalah negara hukum. “Karena kita negara hukum, jangan diselesaikan dengan cara-cara jalanan begitu,” kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2024) pekan lalu.
Pernyataan Moeldoko tersebut, juga mendapatkan respon dari berbagai kalangan masyarakat, bahkan menjadi perbincangan hangat dari kalangan aktivis pro demokrasi, salah seorang diantaranya yang menanggapi pernyataan Moeldoko tersebut adalah Agus Yohanes pengamat Sosial Politik
Kepada wartawan yang menghubunginya, ia mengatakan bahwa pernyataan dari Jenderal (Purn) TNI-AD Moeldoko itu, telah mengabaikan nilai-nilai demokrasi yang diterapkan di Indonesia, dan bahkan juga mengabaikan nilai-nilai kedaulatan rakyat sebagai negara yang menganut system Republik, dengan memberikan porsi terbesar pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan penguasa maupun pemerintah.
“Ia sebut Indonesia adalah negara hukum, tapi Moeldoko lupa bahwa Indonesia ini bukan negara Kerajaan atau monarki, melainkan negara Republik yang menganut system kedaulatan ada di tangan rakyat, hukum diciptakan harus memenuhi rasa keadilan rakyat, serta melindungi maupun mengayomi rakyat, bukan mengayomi penguasa.”ungkap Agus Yohanes yang juga mantan Aktivis LSM Kontras.
Menurut Agus, mestinya Jenderal Moeldoko mencermati kondisi perkembangan hukum di Indonesia, bahwa kondisi hukum beserta Lembaga peradilan di Indonesia sedang tidak baik-baik saja, bahkan sudah mengalami kondisi kedaruratan hukum, nah karena situasi tersebut, misalnya dalam konteks adanya kejahatan pilpres 2024 , Ketika lembaga Peradilan tidak bisa mengadili, tidak bisa menjalankan sanksi, tidak bisa melakukan penghukuman,
Maka atas nama kedaulatan rakyat, rakyat harus mengambil itu dan melakukan pengadilan rakyat, karena itu pengadilan rakyat itu jangan diartikan sebagai pengadilan jalanan, tapi sebuah pengadilan yang personilnya, jaksa maupun majelis hakim dipilih dan ditentukan oleh rakyat secara independent, transparan, kredibel, akuntabel terbebaskan dari konflik kepentingan,
Serta pengadilan rakyat itu dilaksanakan secara terbuka, misalnya dilaksanakan di lapangan terbuka atau tempat gedung terbuka sehingga dapat dilihat, diawasi oleh rakyat, jika pengertiannya seperti itu, maka pengertian Pengadilan Rakyat jangan disalah artikan pengadilan rakyat itu sesuatu yang anarkis dan menakutkan, pemerintah jangan mengintimidasi rakyat dengan pemahaman yang keliru terhadap arti , makna dan substansi digelarnya pengadilan rakyat.
“Nah giliran mau diadili dgn pengadilan rakyat, baru deh si Moeldoko ngomong soal Indonesia negara hukum. Padahal selama ini, hukum beserta lembaga peradilan sudah dikuasai dan selalu dijadikan milik Jokowi bersama kroninya (KKN) dan menjadikan negara ini menjadi negara kekuasaan, padahal sesungguhnya pengadilan rakyat adalah Solusi Ketidakpercayaan Lembaga Peradilan di Indonesia, karena pemilik kedaulatan ini adalah rakyat, maka rakyat juga sangat berhak menggelar pengadilan.”pungkas Agus.
dito
31 Agu 2026
NasionalPos.com, Jombang- Sidang Pleno Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan lima calon kandidat ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kelima kandidat akan diajukan ke Rais Aam terpilih KH Miftachul Akhyar untuk mendapatkan izin tertulis dan selanjutnya diputuskan ke Ahlul Halli Wal Aqdi, Senin (31/8/2026). Kelima nama tersebut sesuai dengan …
dito
29 Agu 2026
NasionalPos.com, Jakarta- NU adalah organisasi yg didirikan oleh Para Ulama kharismatik diantara Muassis yg waro adalah Hadrotusy Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, setiap diadakan Muktamar pasti banyak manfaat yg dihasilkan, disamping mengevaluasi masa khidmat 5 th terakhir, membuat Program strategis 5 th kedepan, dan Rekomendasi unt semua yg terkait dengan keumatan, Sedangkan manfaat utama Muktamar …
dito
28 Agu 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan orang Massa pekerja/buruh dari Federasi Pertambangan Dan Energi filiasi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI), menggelar aksi demo di Kantor PT. Nadesico Nickel Industry (NNI), di Gedung Noble House, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat , 28/8/2026. Aksi demo tersebut dilatar belakangi, kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sepihak, yang dilakukan …
dito
28 Agu 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Blokir rekening adalah tindakan pembatasan sementara terhadap akses rekening bank, sehingga kamu tidak bisa melakukan transaksi keluar seperti penarikan, transfer, maupun pembayaran. Namun, saldo di dalam rekening tetap tercatat dan tidak serta-merta diambil alih oleh pihak berwenang. Tujuan utama pemblokiran biasanya untuk mencegah aliran dana yang diduga terkait tindak pidana, sengketa perdata, …
dito
27 Agu 2026
Nasionalpos.com, Makassar- Masih terkait dengan Sengketa lahan seluas 52 hektar di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, A. Darwin R Rangreng SH MH Kuasa hukum pihak pemilik sah, Hj. Magdalena de Munnik, Kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026 di Makassar, ia mengatakan kini perkara tersebut kembali mencuat ke permukaan setelah pihak pemilik sah, Hj. Magdalena …
dito
27 Agu 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Dari pantauan di lapangan di informasikan, massa aksi, sudah berdatangan ke depan gedung DPR RI sejak Pukul 08.30 WIB, massa yang datang nampak dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, serta dari kelompok masyarakat lainnya baik dari dalam Kota Jakarta maupun dari sekitar Bodetabek dan dari luar Bodetabek, Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati …
21 Nov 2024 2.276 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.755 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.535 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.528 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.441 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.411 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.265 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.