Home » Headline » Masjid Al-Azhar Jakarta beri tips berkurban untuk Gen Z dan Milenial

Masjid Al-Azhar Jakarta beri tips berkurban untuk Gen Z dan Milenial

dito 17 Jun 2024 168

NasionalPos.com, Jakarta- Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar Jakarta, Tatang Komara, memberi tips berkurban untuk Gen Z dan Milenial agar bisa menabung dan berkurban saat perayaan Idul Adha.

“Jadi pertama, mereka (Gen Z dan Milenial) mesti ada pendampingan, ada teladan hidup yang sederhana, lalu mereka juga mesti punya kesadaran bahwa hidup itu ini bukan untuk saat ini saja, tetapi ke depan, bukan ‘bagaimana besok’, tetapi ‘besok bagaimana’, atau lusa harus seperti apa, maka bisa terangkat jati diri dan kesadaran bahwa dia harus bertanggung jawab,” kata Tatang kepada wartawan di Jakarta, Senin, 17 Juni 2024

Tatang melanjutkan, para Gen Z dan Milenial juga harus memiliki kesadaran bahwa harta ini bukan semata-mata dihabiskan untuk foya-foya.

“Harus sadar kalau harta adalah titipan, dan titipan itu akan diberikan ke siapa? Harus sadar juga bahwa kita mesti berperang melalui kurban, zakat, haji, kan begitu,” ujarnya.

Baca Juga :  Legislator Desak BUMN Pangan dan Perkebunan Pastikan Stok Aman, Jelang IdulFitri

Ia menekankan, yang paling dibutuhkan Gen Z dan Milenial adalah sosok teladan atau contoh yang saat ini sudah mulai berkurang.

“(Sosok) contoh itu yang sangat sulit. Kita lihat masyarakat, ada sinetron, di televisi, medsos, itu kan hidupnya bergelimang, serba instan semua. Anak muda jadi melihat kalau, ‘wah begitu kita hidup ya’, nah, ini kan mesti diistirahatkan begitu,” ucapnya.

Ia juga mengemukakan, momentum Idul Adha dengan contoh pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim menjadi sangat penting untuk memberikan teladan bagi Gen Z dan Milenial.

“Itu sangat sempurna Nabi Ibrahim dengan keluarganya, mulai dari kesederhanaan, keikhlasannya, harmoni keluarga, itu yang penting. Sekarang kan kita lihat, berapa banyak perceraian dan berapa banyak anak yang sudah tidak lagi menghormati orang tua? Untuk itu bisa jadi contoh bagaimana Ibrahim dengan anaknya sangat luar biasa santunnya, adabnya luar biasa, istrinya juga luar biasa kerelaannya ketika ditinggal suaminya di padang pasir yang sangat panas,” paparnya.

Baca Juga :  Pangdam XII/Tpr dan Kapolda Kalbar Dampingi Panglima TNI Tinjau Penanganan Karhutla

Menurutnya, dengan ketegaran, keimanan, keikhlasan, dan kepercayaan kepada Allah SWT, keluarga yang ideal bisa dicapai dengan baik. Itu kan.

“Itu kebetulan adalah contoh yang luar biasa untuk kehidupan kita ini, mengajari kita untuk hidup penuh syukur, tawakal, keikhlasan, dan mau berderma dengan orang lain,” tuturnya.

Sebagai informasi, untuk hari ini, total jumlah sapi yang akan disembelih di Masjid Al-Azhar Jakarta sebanyak 10 ekor, sedangkan kambing 29 ekor, yang akan dibagikan untuk sekitar 1.000 orang pada sore hari ini.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x