Home » Headline » Ketua Poros Rawamangun Desak Heru Budi Hartono Tindak Dugaan PJLP Fiktif di Pemprov Daerah Khusus Jakarta

Ketua Poros Rawamangun Desak Heru Budi Hartono Tindak Dugaan PJLP Fiktif di Pemprov Daerah Khusus Jakarta

dito 18 Agu 2024 103

NasionalPos.com, Jakarta-Adanya temuan dugaan Pegawai Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) fiktif di lingkungan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta tersebut, seiring dengan banyaknya temuan mengenai PJLP yang terdaftar sebagai pegawai dan menerima honorarium sesuai Upah Minimum Regional (UMR), namun tidak ada bukti keberadaan fisik dari pegawai tersebut di lapangan, demikian disampaikan Rudi Darmawanto, SH Ketua Poros Rawamangun, SH kepada NasionalPos.com, Minggu, 18/8/2024 di Jakarta.

“Dengan temuan tersebut, saya kritik keras terhadap pengadaan PJLP beserta pengelolaan PJLP di Lingkungan Pemprov Daerah Khusus Jakarta, karena ini juga terkait dengan penyerapan uang rakyat di APBD untuk pengadaan PJLP, tapi ternyata ada temuan yang justru di sinyalir ada penyimpangan.”ungkap Rudi Darmawanto, SH

Oleh karena itu, lanjut Rudi, terkait dengan temuan tersebut, diirnya menyebutkan suatu temuan di Sudin SDA Jakarta Timur, dengan modus operandi di sinyalir, di temukan  nama anggota PJLP yang sudah tidak aktif di Sudin SDA Jakarta Timur, di karenakan soal batasan umur tapi, ternyata namanya masih muncul sebagai penerima Honor, selain itu, juga di temukan adanya  seseorang anggota PJLP yang  kena kasus narkoba dan ditahan pihak berwajib, serta ada juga yang terkena  tindakan kriminal lainya tapi masih aktif,

Bukan hanya itu, dirinya juga menemukan keanehan yakni adanya PJLP yang bekerja demi kepentingan swasta di daerah perumahan mall Aeon,  mereka tidak mengunakan rompi SDA begitu ditanya karena ada perintah pimpinan nggak boleh pakai rompi resmi PJLP, belum lagi ada PJLP nungguin gundukan tanah untuk dijual ke pada swasta lagi2 printah pimpinan untuk jualan tanah dan urugan serta di Dinas LH juga masih banyak yg fiktif nama ada tapi Terima Honor dan lain sebagainya

Baca Juga :  20 jutaan masyarakat di ungkap BAPPENAS Belum Cukup Pangan Sesuai Kalori

“Penyelenggaraan keuangan di beberapa dinas, terutama yang memiliki PJLP, perlu dievaluasi ulang. Banyak ditemukan PJLP yang namanya terdaftar, honornya berjalan, tetapi orangnya tidak ada. Ini jelas pemborosan dan bentuk manipulasi di tingkat bawah,” ujar Rudi Darmawanto, SH

Lebih lanjut Rudi juga mengungkapkan, Fenomena tersebut juga berdampak, terjadinya ketidakadilan, karena sebenarnya sangat tidak adil bagi pekerja PJLP yang sungguh sungguh bekerja, namun sayangnya mereka masih mengalami cerita tentang pungutan liar, absen dipotong perjam 250 rupiah, dan hrs bekerja seperti budak kalau nga mau akan di pecat sama ka satpel, miris dengernya.

“Fenomena ini telah berlangsung selama bertahun-tahun sejak PJLP pertama kali dibentuk, bahwa keadaan ini tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga menciptakan ketidakadilan di kalangan pegawai yang bekerja dengan sungguh-sungguh.”Tukas Rudi Darmawanto, SH.

Dari fenomena tersebut, sambung Rudi, dirinya berharap  Pj Gubernur, Inspektorat, dan Kepala Dinas turun langsung ke lapangan untuk mengevaluasi keabsahan PJLP yang ada, dan agar segera melakukan inspeksi dan evaluasi terkait temuan ini, masalah ini bukanlah hal sepele, karena menyangkut potensi kebocoran anggaran yang bisa mencapai miliaran rupiah.

Baca Juga :  Vesper Agung Jelang Tahbisan Uskup Sanggau, Uskup Agustinus katakan Jadilah Gembala yang Baik

Sedangkan di sisi lain, dirinya mencermati  masih banyak kebutuhan lain seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), bantuan sosial, dan kebutuhan masyarakat lainnya yang masih membutuhkan anggaran, oleh karena itu dirinya juga mendesak agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Khusus Jakarta , baik yang saat ini menjabat maupun yang baru terpilih, untuk turut mengawasi dan mendorong investigasi lebih lanjut.

“Perlu dibentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelidiki masalah PJLP ini, dengan adanya pengawasan ketat, kita dapat mencegah kebocoran anggaran yang tidak perlu dan memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Jakarta,” Tandas Rudi Darmawanto, SH.

Mengakhiri perbincangan dengan Wartawan, Rudi juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya mereka yang bekerja sebagai PJLP, untuk lebih sadar dan jujur dalam bekerja, bahkan ia menekankan bahwa masih banyak warga Jakarta yang membutuhkan pekerjaan, oleh karena itu warga Jakarta yang bekerja di PJLP jangan takut untuk menolak penyalahgunaan wewenang yang justru merugikan diri sendiri dan juga merugikan warga Jakarta sebagai pembayar pajak, yang di kelola dalam APBD.

“ Sinyalemen penyalahgunaan wewenang semacam ini hanya akan memperburuk keadaan ekonomi dan sosial di kota ini, oleh karena itu warga Jakarta jangan takut untuk mengungkap, dan mencegahnya, lihat dan laporkan.”pungkas Rudi Darmawanto, SH.

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Kuasa Hukum, Keluarga, dan Sahabat Almarhum Karim Gelar Tabur Bunga di Permindo

Primadoni,SH

04 Apr 2026

Padang, Nasionalpos.com — Kuasa hukum, keluarga, serta sahabat almarhum Karim menggelar konferensi pers di kawasan Jalan Permindo, tepatnya di depan Trenshop, Pasar Raya Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan aksi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan dan mengenang sosok almarhum Karim yang dikenal dekat dengan masyarakat sekitar. Dalam suasana haru, para sahabat dan rekan …

Pengamanan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Masjid Izzatul Islam Grand Wisata Libatkan Komunitas Lintas Agama

Hery

21 Mar 2026

Bekasi,NasionalPos — Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Izzatul Islam, kawasan Grand Wisata, berlangsung khidmat dan aman berkat dukungan pengamanan dari komunitas lintas agama yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Kerukunan Umat Beragama Grand Wisata (FPKUB GWS). Sejak pagi hari, ratusan jamaah telah memadati area masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Ied. Di …

Ketika Replik Mengubah Arah Perkara: Kuasa Hukum Tergugat Kritisi Putusan PN Bale Bandung

Suryana Korwil Jabar

19 Mar 2026

Bandung, Nasional pos.com – Kuasa hukum Tergugat I dan Tergugat II menyampaikan kritik tajam terhadap putusan dalam perkara Nomor 247/Pdt.G/2025/PN.Blb yang di putus pada 26 Februari 2026. Meski menghormati proses peradilan, pihak tergugat menilai putusan tersebut mengandung sejumlah kejanggalan mendasar, baik dalam pertimbangan hukum maupun penerapan fakta persidangan. Dalam keterangan resminya, kuasa hukum menilai bahwa …

FK REPNUS Dukung Gerakan Pilah Sampah Jakarta, Dorong Peran Strategis Pasar Jaya dalam Pengolahan Sampah Terpadu

dito

17 Mar 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Ketua Umum Forum Kekeluargaan Relawan Pemuda Nusantara (FK REPNUS), Faisal Nasution, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah secara mendasar. Hal ini merespons ajakan Gubernur DKI Jakarta yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam gerakan memilah sampah dari sumbernya. Faisal Nasution menegaskan bahwa persoalan sampah …

x
x