Home » Internasional » Polsek Pasirian Gelar Cooling System, Ajak Warga Sukseskan Pemilu Damai 2024

Polsek Pasirian Gelar Cooling System, Ajak Warga Sukseskan Pemilu Damai 2024

Wulandari 16 Sep 2024 182

NASIONALPOS.comLumajang – Polsek Pasirian gencar melakukan kegiatan cooling system untuk menjaga kondusivitas wilayah menjelang Pemilu 2024. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya konflik dan menjaga situasi tetap aman dan damai.

Kapolsek Pasirian, IPTU Loni Roi M, S.H., mengatakan bahwa kegiatan cooling system ini dilakukan dengan cara dialogis bersama tokoh masyarakatmasyarakat di Desa Nguter.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif menjelang Pemilu 2024. Mari kita sukseskan Pemilu 2024 dengan damai,” ujar IPTU Loni, Senin (16/9/2024)

Baca Juga :  155 Ormas di Jakarta Disosialisasikan Sukses Pemilu

Dalam dialog tersebut, petugas memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah.

IPTU Loni Roi M, S.H., menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah menjelang Pemilu 2024. Menurutnya, Pemilu adalah pesta demokrasi yang harus berjalan dengan aman dan damai.

“Pemilu adalah hak setiap warga negara. Mari kita gunakan hak kita dengan sebaik-baiknya. Namun, kita juga harus ingat bahwa perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar. Jangan sampai perbedaan ini menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat,” tegas IPTU Loni.

Baca Juga :  Gelar Konferensi Pers, Paslon HJ - RI Klaim Kemenangan di Pilkada Pesisir Selatan 2024

Untuk menjaga kondusivitas wilayah, Polsek Pasirian terus melakukan berbagai upaya, salah satunya adalah kegiatan cooling system.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” Pungkasnya.

**Humas polres Lumajang/Wulandari**

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Membaca Motif Politik di Balik Satgas Dasco

Dhio Justice Law

30 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Posisi Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI sulit dibaca semata sebagai langkah teknokratis. Dalam politik, terutama pada lingkar kekuasaan inti, hampir tidak ada penempatan strategis yang benar-benar netral dari kepentingan politik. Apalagi Dasco bukan hanya pimpinan DPR. Ia …

Ketika Dasco Turun Menjadi Operator Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia NasionalPos.com, Jakarta – Penunjukan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI mungkin dimaksudkan sebagai langkah percepatan. Tetapi dalam perspektif demokrasi, ia menyimpan pertanyaan yang jauh lebih serius: mengapa lembaga pengawas kini justru ikut menjadi pelaksana?   Di atas kertas, fungsi DPR sangat jelas: legislasi, …

Era Digital: Mahasiswa Melemah atau Dilemahkan?

Dhio Justice Law

25 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Diirwktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.Com – Mengapa mahasiswa hari ini tidak lagi seganas generasi sebelumnya? Meski demonstrasi masih ada. Kritik masih terdengar. Namun gaungnya tak lagi cukup kuat mengguncang kekuasaan. Lalu muncul kesimpulan sederhana: mahasiswa telah melemah. Padahal persoalannya mungkin lebih dalam. Bisa jadi mahasiswa bukan kehilangan daya, melainkan menghadapi …

Ketika Parlemen Kehilangan Suara Rakyat

Dhio Justice Law

24 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)    NasionalPos.Com, Jakarta – Sejatinya, parlemen adalah wakil rakyat. Tetapi realitas politik hari ini, parlemen sudah tidak mewakili rakyat, bahkan lebih dekat dengan kekuasaan? Fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran tampak berjalan. Namun daya kritis parlemen semakin melemah. Ketika hampir semua kekuatan politik berada dalam lingkar kekuasaan, …

Negara, Narasi, dan Ketakutan terhadap Film

Dhio Justice Law

19 Mei 2026

Membaca Pembubaran Pesta Babi dari Perspektif Politik Keamanan Oleh; Ridwan Umar NasionalPos.Com, Jakarta – Pembubaran pemutaran film dokumenter Pesta Babi di sejumlah daerah bukan sekadar soal film. Ia adalah cermin bagaimana negara membaca ancaman, mengelola ketakutan, dan mempertahankan legitimasi di tengah era perang narasi. Di zaman modern, negara tidak lagi hanya takut pada senjata. Negara …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x