Home » Headline » Rapor Merah Anggota DPR-RI dalam Perlindungan Kesehatan: IYCTC Ajak Masyarakat Kritis Mengawal

Rapor Merah Anggota DPR-RI dalam Perlindungan Kesehatan: IYCTC Ajak Masyarakat Kritis Mengawal

dito 25 Okt 2024 133

NasionalPos.com, Jakarta- Pelantikan Presiden, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2024 menandai dimulainya babak baru dalam pemerintahan Indonesia. Harapan masyarakat terhadap pasangan pemimpin baru ini tidak hanya terletak pada janji-janji perubahan, tetapi juga pada kemampuan mereka dalam menjalankan fungsi eksekutif yang transparan dan berpihak pada kepentingan rakyat, terutama di tengah tantangan besar yang dihadapi bangsa, seperti masalah kesehatan publik.

“Sebagai Presiden dan Wakil presiden yang memiliki pengaruh besar dalam pembentukan kebijakan publik, Pak Prabowo dan Pak Gibran punya tantangan besar untuk menyelesaikan masalah pengendalian konsumsi rokok yang telah lama menjadi kanker dalam kesehatan dan perekonomian Indonesia. Hal ini juga harus menjadi perhatian Anggota Dewan terpilih yang punya fungsi kontrol terhadap pemerintah dan harus punya keberpihakan yang jelas pada kesehatan publik.” ujar Manik Marganamahendra, Ketua Indonesia Youth Council for Tactical Changes (IYCTC) kepada Wartawan, Jumaat, 25/10/2024 di Jakarta.

Pihaknya menilai bahwa tantangan ini tidak hanya terletak pada ranah eksekutif saja. Pelantikan 580 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sekaligus penambahan jumlah komisi dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) pada Oktober inimenambah lapisan kompleksitas dalam pengambilan keputusan terkait kebijakan kesehatan publik. Sebagai badan legislatif yang bertugas menyusun undang-undang,

DPR memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung kebijakan yang pro-kesehatan. Namun sayangnya, rekam jejak beberapa anggota DPR menunjukkan adanya potensi konflik kepentingan yang mengkhawatirkan, terutama dalam hal pengaruh industri rokok terhadap proses legislasi dan dorongan kebijakan pemerintah yang semestinya pro kesehatan bukan kepentingan segelintir kelompok

Baca Juga :  Penemuan Jenazah Emmeril Khan Mumtadz, Disambut Doa Mengharukan dari Sang Ayah

Sebelumnya, IYCTC telah melakukan pemetaan mendalam mengenai para anggota DPR. “IYCTC menemukan sejumlah anggota DPR yang berpotensi memiliki konflik kepentingan dengan industri rokok, baik berhubungan secara langsung, melalui latar belakang bisnis, dukungan kampanye, maupun kepentingan ekonomi lainnya. Semua informasi ini kami sajikan di website Pilihan Tanpa Beban(https://pilihantanpabeban.id/),  untuk memberikan akses transparan kepada publik,” kata Manik.

 Pilihan Tanpa Beban memberikan transparansi dan akses secara langsung untuk mengecek rekam jejak wakil-wakil rakyat, termasuk potensi konflik kepentingan yang dapat mempengaruhi kebijakan publik, terutama dalam pengendalian konsumsi rokok.

“Dengan informasi yang kami sediakan, diharapkan masyarakat dapat lebih kritis dan aktif dalam menilai siapa yang benar-benar memperjuangkan kepentingan mereka,” tambah Manik. Ia meninjau bahwa fakta ini menjadi penting untuk diketahui oleh publik, mengingat anggota DPR memiliki peran besar dalam menentukan arah kebijakan, termasuk regulasi terkait pengendalian konsumsi rokok.

Program Manager IYCTC, Ni Made Shellasih, menggarisbawahi kekhawatirannya. “Berdasarkan hasil pemetaan kami, DPR sebelumnya mencatat jejak hitam dalam pengendalian konsumsi rokok. Penundaan berulang dalam pembahasan sampai dengan pengesahan undang-undang yang melindungi masyarakat dari bahaya rokok, hingga pelonggaran berbagai aturan yang berakibat semakin mudahnya akses rokok menyasar generasi muda, adalah beberapa contoh nyata bagaimana kebijakan kesehatan kerap tersandung oleh kekuatan ekonomi dari industri rokok,” jelasnya.

Shellasih melanjutkan, bahwa pada 2023, misalnya, upaya untuk mengesahkan Undang-Undang Kesehatan No 17 Tahun 2023 yang menjadi payung hukum atas penguatan kebijakan pengendalian konsumsi rokok, mendapat banyak pertentangan dari sejumlah anggota DPR yang memiliki hubungan dengan perusahaan rokok besar.

Baca Juga :  Geger Surat Ijo Belum Selesai, Tak Ada Kompromi, Warga Tetap Menolak Aturan Diduga Cacat Hukum

“Tidak bisa dipungkiri juga, bahwa indeks campur tangan industri di Indonesia berada pada angka 84 atau tertinggi se Asia Tenggara. Angka ini mencerminkan seberapa besar pengaruh industri rokok dalam proses legislasi. Kebijakan di yang seharusnya berfokus pada perlindungan kesehatan masyarakat justru sering kali melemah akibat lobi dan tekanan dari sektor industri,” tegas Shella.

Menutup hal ini, Manik kembali menyimpulkan bahwa rokok tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan, tetapi juga bagi ekonomi bangsa.

“Kerugian ekonomi yang ditanggung akibat konsumsi rokok di Indonesia mencapai ratusan triliun rupiah. Beban biaya yang meliputi perawatan kesehatan dan turunnya produktivitas masyarakat akibat kesehatan yang ikut menurun. Pengeluaran rumah tangga pun akan terus bocor jika harga rokok yang murah, akses yang mudah, dan promosi yang membludak, masih terus diberikan ruang keistimewaan,” ungkapnya.

Ketika kepentingan industri rokok mendapatkan terlalu banyak ruang dalam kebijakan, hal ini berisiko membiaskan persepsi publik dan melunturkan prinsip perlindungan masyarakat yang seharusnya menjadi fokus utama. Pejabat publik memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas dan mematuhi kode etik yang menempatkan kepentingan masyarakat diatas industri.

“Kebijakan yang sehat seharusnya melindungi seluruh masyarakat, bukan hanya menguntungkan segelintir pihak. Demokrasi yang sehat juga hanya dapat terwujud ketika fungsi kontrol tiap lembaga negara berjalan sesuai mandat rakyat bukan dikangkangi oligarki rokok,” Pungkas Manik.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Reshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi

Dhio Justice Law

07 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …

PRAKTISI HUKUM ANDI DARWIN RANRENG, EKSEKUSI LAHAN 6.900 M² TERANCAM MERAMPAS HAK MILIK PIHAK KETIGA SELUAS 4,5 HEKTAR

dito

06 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Perkembangan sengketa tanah di kawasan Tallo, Makassar, yang kini digunakan sebagai Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, nampak menemukan titik terang benderang untuk membuktikan kebenaran dan keabsahan kliennya sebagai pemilik lahan tersebut, yang tidak di pindah tangan kan ke pihak manapun,demikian di sampaikan Andi Darwin R. Ranreng, Pimpinan DRR Associates Legal Consultants yang bertindak …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

JDIH Kabupaten Pesisir Selatan Hadirkan Inovasi Layanan Hukum Digital untuk Wujudkan Pemerintahan Transparan

Primadoni,SH

04 Agu 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah terus memperkuat pelayanan informasi hukum kepada masyarakat dengan menghadirkan inovasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Layanan berbasis digital ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan akses cepat, akurat, dan terpercaya terhadap berbagai dokumen hukum resmi tanpa dipungut …

Viviannne Vernetta Wangsa Memukau Panggung Awarding Banyuwangi Ethno Carnival, Suara Emas Generasi Muda Gaungkan Pesona Budaya Blambangan

- Banyuwangi

03 Agu 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM  – Penampilan penyanyi muda berbakat Viviannne Vernetta Wangsa menjadi salah satu sajian paling memikat dalam malam Awarding Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026. Dengan membawakan lagu legendaris Banyuwangi “Grajagan Banyuwangi”, Viviannne sukses mencuri perhatian para tamu undangan, pegiat seni, pelaku budaya, serta masyarakat yang memadati lokasi acara. Di bawah sorotan lampu panggung, Viviannne tampil …

A.DARWIN R. RANRENG SH,MH : DUA LEMBAGA NEGARA BERSENGKETA ATAS TANAH YANG BUKAN MILIK MEREKA, TAPI TANAH ITU MILIK WARGA NEGARA YANG TIDAK PERNAH MENJUALNYA

dito

02 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Terkait sengketa tanah di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, yang sedang diperebutkan antara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI dan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan tersebut.   Kepada wartawan yang menghubungi, Minggu, 2 Agustus 2026 di Makassar, Andi Darwin R. Ranreng SH, MH, selaku Kuasa Hukum dari Hj. Magdalena Demunic / …

x
x