Home » Headline » PP PPM Apresiasi Kegiatan Donor Darah di Laksanakan oleh PPIR, & Berharap Jadi Ajang Diplomasi Kemanusiaan Perkuat Persaudaraan Indonesia-Rusia.

PP PPM Apresiasi Kegiatan Donor Darah di Laksanakan oleh PPIR, & Berharap Jadi Ajang Diplomasi Kemanusiaan Perkuat Persaudaraan Indonesia-Rusia.

dito 06 Des 2024 172

NasionalPos.com, Jakarta-  Masih dalam rangkaian kegiatan menyongsong Peringatan 75 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia, maka bertempat di Rumah Rusia di Kawasan Jalan Lembang Jakarta Pusat, Jumaat, 6/12/2024, Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR) menggelar kegiatan donor darah, dengan mengambil tema  “ Give One Drop of blood Give a Thousand of Hope “(berikan satu tetes darah berikan seribu harapan.

Acara yang terbuka untuk umum ini, nampak di sambut antusias, kemudian di hadiri bukan hanya oleh warga Indonesia, tapi juga di hadiri oleh warga negara Rusia yang berada di Indonesia, serta di hadiri sekitar  50-an orang audiens diantaranya dari kalangan mahasiswa.

“ “Kegiatan donor darah ini di laksanakan bukan hanya di jadikan sebagai ajang untuk menggugah kepeduliaan terhadap sesama manusia, untuk menyumbangkan setetes darahnya yang dapat memberikan sejuta harapan bagi kelangsungan kehidupan, tapi juga guna semakin mempererat harmonisasi relasi masyarakat Indonesia dengan masyarakat Rusia.”ungkap Suryo Susilo Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR) kepada awak media, Jumaat, 6/ 12 /2024 di Jakarta.

Menurut Suryo, bagi PPIR, kegiatan donor darah ini di era kepengurusannya sudah ke dua kalinya di laksanakan di rumah Rusia, dan tentunya akan menjadi kegiatan yang terjadwalkan di masa mendatang, untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat di wilayah Provinsi DKI Jakarta dan sekitarnya.

Baca Juga :  KPK akan Verifikasi Laporan Dugaan Korupsi Pesawat Tempur

Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Panca Marga Berto Izaak Doko, SH, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi kegiatan donor darah yang di selenggarakan PPIR di rumah Rusia ini, tentunya kegiatan ini  dapat memberikan dampak sangat positif bagi terjalinnya hubungan antar dua negara yakni Indonesia-Rusia, yang akan memasuki usianya ke 75 tahun, suatu perjalanan sejarah yang penuh dinamis namun tetap terjalin erat bagai saudara yang saling mendukung, dan saling membantu.

“ Ya, menurut saya, kegiatan donor darah yang di selenggarakan oleh PPIR ini merupakan salah satu pelaksanaan dari diplomasi kemanusiaan kedua negara, yakni Indonesia-Rusia, maupun bisa di lakukan dengan negara lainnya.” Ucap Berto

Adapun diplomasi kemanusiaan ini, lanjut Berto, dapat dimaknai sebagai langkah untuk mempromosikan dan melindungi hak asasi manusia internasional serta prinsip-prinsip kemanusiaan, sedangkan kegiatan donor darah ini dapat menjadi sarana untuk mempromosikan prinsip kemanusiaan, serta juga sebagai sarana untuk Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial (salah satu tujuan negara yang tercantum di Alinea IV UUD1945), melalui kegiatan donor darah seperti yang diselenggarakan PPIR ini, meskipun di laksanakan secara sederhana, akan tetapi pada kegiatan ini dapat menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan yang menggugah rasa empati terhadap terpenuhinya kebutuhan darah bagi upaya menyelamatkan nyawa seseorang yang sangat membutuhkannya.

Baca Juga :  Komisi X Setujui Naturalisasi Nathan Tjoe-A-On dan Jay Idzes untuk Timnas Indonesia

“ PPM tentunya bukan hanya memberikan apresiasi kegiatan donor darah ini, tapi juga sangat berharap kegiatan donor darah diselenggarakan PPIR ini dapat di jadikan ajang diplomasi kemanusiaan, serta tentunya sebagai langkah konkrit untuk Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, terima kasih kepada Bapak Suryo Susilo sebagai ketua PPIR yang berkenan mengundang kami di acara donor darah ini.” Pungkas Berto.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Diduga Minta Uang Damai Rp50 Juta, Anggota Ditresnarkoba Polda Jatim Dilaporkan ke Propam

- Banyuwangi

05 Jun 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Dugaan praktik tangkap lepas dan pemerasan dengan “uang damai” yang melibatkan oknum Ditresnarkoba Polda Jatim kembali mencuat setelah Hp salah satu dari dua orang penyalahguna yang dibawa oknum anggota kepolisian dipakai untuk melakukan kejahatan. Adapun awal mula kejadian tangkap lepas dengan uang damai tersebut terjadi pada hari Kamis, 7 Mei 2026, sekira …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

x
x