Home » Ekonomi » Trio Go Through: Kisah 3 Mahasiswa Ubah Tantangan Desa Leuwimalang Menjadi Inovasi Pengembangan Literasi Digital

Trio Go Through: Kisah 3 Mahasiswa Ubah Tantangan Desa Leuwimalang Menjadi Inovasi Pengembangan Literasi Digital

Dewi Apriatin 02 Jan 2025 137

NasionalPos.com, Jakarta – Kevin Erlangga Satriagung, mahasiswa Teknik Informatika dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, bersama timnya, Trio Go Through, berhasil meraih juara tiga dalam Hackathon MSIB Maxy Academy. Ajang ini mempertemukan talenta mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk menyelesaikan studi kasus nyata dari desa-desa di Indonesia.

Kolaborasi Lintas Kampus

Tim Trio Go Through terdiri dari Kevin Erlangga Satriagung (Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya), I Love Shollakhuddin Kurniawan (Universitas PGRI Ronggolawe), dan Abrar Adyasakha (Universitas Pendidikan Indonesia). Kevin menceritakan awal pembentukan timnya yang dilakukan secara daring. “Setelah sesi Zoom, kami dibebaskan memilih tim. Saya melihat ada peserta yang membutuhkan anggota, jadi saya langsung menghubunginya dan bergabung,” ujar Kevin.

Meski berasal dari latar belakang yang berbeda, mereka memulai brainstorming melalui Google Meet untuk mendiskusikan solusi studi kasus desa Leuwialang. Dalam waktu empat hari, tim berhasil menentukan ide dan memulai proses pengembangan.

Solusi untuk Literasi Digital dan Kebersihan Lingkungan

Studi kasus yang diberikan dalam ajang Hackathon MSIB Maxy Academy ini berfokus pada dua isu utama yang relevan di Desa Leuwimalang, yaitu kesadaran kebersihan lingkungan dan literasi digital. Tim Trio Go Through memilih untuk mengembangkan sebuah solusi inovatif berbasis website Learning Management System (LMS) yang tidak hanya menawarkan materi pembelajaran tetapi juga mengintegrasikan fitur interaktif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

Website ini dirancang untuk menyediakan materi edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan keterampilan literasi digital masyarakat desa. Salah satu fitur unggulannya adalah sistem penukaran poin. Melalui fitur ini, pengguna yang telah menyelesaikan materi pembelajaran dapat mengumpulkan poin yang dapat ditukar dengan produk UMKM lokal. Ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi desa sekaligus memotivasi warga untuk aktif belajar.

Baca Juga :  Pasar Sedang Lesu, IHSG Ditutup Melemah 35 Poin

Selain itu, platform ini dilengkapi dengan forum diskusi online. Forum ini memungkinkan warga desa untuk berbagi ide, berdiskusi, dan saling mendukung dalam mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi. Shollakhuddin, yang bertugas sebagai pengembang Frontend, menyoroti bagaimana fitur ini dapat menjadi ruang kolaborasi digital yang bermanfaat. “Forum diskusi kami rancang agar mudah diakses oleh semua kalangan, bahkan bagi mereka yang baru mengenal teknologi,” ungkapnya.

Abrar, desainer UX/UI dalam tim, juga menekankan pentingnya desain yang intuitif. “Kami ingin website ini bisa digunakan dengan mudah oleh masyarakat desa tanpa memerlukan pelatihan khusus. Semua elemen dirancang untuk mendukung pengalaman pengguna yang optimal,” tambahnya. Dengan pendekatan ini, tim berharap platform mereka dapat menjadi solusi jangka panjang yang relevan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Leuwimalang.

Perjalanan Menuju Final

Kevin dan tim harus mengatasi berbagai tantangan selama proses pengembangan, termasuk koordinasi anggota tim yang sibuk dengan kegiatan kampus. Namun, semangat dan kerja sama mereka membuahkan hasil. “Kami tidak menyangka bisa lolos hingga final dan meraih juara tiga. Itu benar-benar di luar ekspektasi kami,” tambah Kevin.

Pada tahap final, tim mempresentasikan proyek mereka di depan juri. Meski sempat gugup, Kevin sebagai perwakilan tim berhasil memberikan pitching yang lancar. “Setelah melihat performa tim lain, kami sempat pesimis. Tapi saat diumumkan sebagai juara tiga, kami semua sangat terkejut dan bersyukur,” kenangnya.

Dukungan dan Harapan untuk Masa Depan

Kevin menyampaikan apresiasinya kepada panitia, mentor, dan peserta lain atas pengalaman berharga ini. “Kegiatan ini melatih kami untuk bekerja di bawah tekanan dan mengembangkan proyek nyata. Kami juga mendapat masukan berharga dari mentor yang sangat berpengalaman,” katanya.

Baca Juga :  Harvest City: Hunian Futuristik dengan Teknologi Smart Home Ramah Lingkungan

Trio Go Through berharap proyek mereka dapat diimplementasikan di Desa Leuwimalang dan desa-desa lainnya. “Kami ingin solusi ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat desa, khususnya dalam meningkatkan literasi digital dan kesadaran kebersihan lingkungan,” tutup Kevin.

Isaac Munandar, CEO dan Co-Founder Maxy Academy, turut memberikan apresiasi atas dedikasi tim Trio Go Through dalam ajang ini. “Saya sangat terinspirasi oleh kerja keras dan kreativitas yang ditunjukkan oleh tim Trio Go Through. Mereka tidak hanya berhasil mengidentifikasi masalah yang relevan, tetapi juga menciptakan solusi inovatif yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Desa Leuwimalang. Hal ini menunjukkan semangat kolaborasi dan kepemimpinan yang luar biasa,” ujar Isaac.

Isaac juga menyampaikan harapannya terhadap tim ini. “Saya berharap proyek mereka dapat diimplementasikan di lapangan dan menjadi inspirasi bagi tim-tim lain. Keberhasilan mereka di ajang Hackathon ini membuktikan bahwa inovasi yang berkelanjutan dan relevan dapat memberikan dampak sosial yang signifikan.”

Sebagai penutup, Isaac menyampaikan ucapan selamat kepada tim. “Selamat kepada Trio Go Through atas pencapaian mereka yang luar biasa. Kalian adalah bukti nyata dari potensi besar generasi muda Indonesia dalam menciptakan solusi untuk masa depan yang lebih baik. Semoga perjalanan ini menjadi langkah awal dari kesuksesan yang lebih besar lagi.

Tentang Maxy Academy

Maxy Academy adalah lembaga pendidikan teknologi yang berfokus pada pengembangan AI dan blockchain. Maxy Academy bertujuan menciptakan ekosistem pembelajaran Digital Skills dan Entrepreneurship yang memungkinkan mahasiswa untuk sertifikasi upskilling dan penempatan magang.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x