Home » Headline » Sejumlah Wali Murid SDN Marengan Daya 1 Keluhkan Anaknya Diwajibkan Ikut Study Tour ke Luar Kota

Sejumlah Wali Murid SDN Marengan Daya 1 Keluhkan Anaknya Diwajibkan Ikut Study Tour ke Luar Kota

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H 23 Mei 2025 95

SUMENEP – NASIONALPOS.com | Sejumlah wali murid SDN Marengan Daya I, yang beralamat di Jl. Yos Sudarso 197, Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur – Madura mengeluhkan kebijakan Kepala Sekolah yang mewajibkan mereka untuk mengikuti program study tour ke luar kota.

 

Agenda sekolah yang rencananya akan digelar dalam waktu dekat itu disebut mewajibkan keikutsertaan siswa dan wali murid dengan biaya yang tidak sedikit.

 

Menurut keterangan beberapa wali murid, pihak sekolah memberikan tekanan agar semua siswa ikut serta dalam kegiatan tersebut, meskipun banyak orang tua merasa keberatan secara finansial.

 

“Kami diminta membayar biaya yang cukup besar. Katanya ikut atau tidak harus bayar sejumlah Rp. 400.000,- per – siswa, ” ungkap salah satu wali murid yang enggan disebut namanya.

 

Mengetahui keluhan dari beberapa wali murid, selanjutnya team gabungan dari beberapa wartawan dan ormas mencoba untuk mengkonfirmasi langsung kepada pihak sekolah. Karena hal itu tentunya akan membebani bagi wali murid yang secara ekonomi kurang mampu. Senin, ( 05 / 05 / 25 ).

Baca Juga :  Ketua FPK Provinsi DKI Jakarta Wakafkan kitab Suci Al-Qur’an Di Jumaat Berkah

 

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Ibu Tri Putri Handayani selaku Kepala Sekolah SDN Marengan Daya 1 mengakui bahwa setiap siswa harus mengikuti program study tour ke luar kota sambil lalu mengadakan acara syukuran.

 

” Benar Pak, karena itu sudah sesuai hasil kesepakatan para wali murid. Sebelumnya kami kan mengundang para wali murid untuk membahas rencana itu, mereka mau anaknya untuk rekreasi keluar kota dan sepakat bagi yang tidak ikut harus bayar sama “, tegasnya.

 

Selanjutnya Kepala sekolah tetap berusaha meyakinkan Team dan memperkuat argumentasinya dengan membandingkan dengan Pilkada atau Pilpres.

 

” Contohnya, saat Pilkada atau Pilpres tidak mungkin semuanya setuju kepada Prabowo, tapi saat Prabowo menang pasti ikut dan setuju Prabowo jadi Presiden ” , terangnya penuh keyakinan.

Baca Juga :  Kapal Induk AS Bayangi Kapal Induk China di Selat Taiwan

 

Kebijakan tersebut menuai sorotan dari berbagai pihak. Pemerhati pendidikan lokal menilai bahwa kegiatan study tour seharusnya bersifat opsional dan tidak boleh menjadi beban bagi peserta didik maupun keluarganya.

 

Salah satu media bertanya, ” bagaimana nanti ketika terjadi sesuatu diperjalanan apakah siap pihak sekolah bertanggung jawab ? “.

 

” Saya meminta kepada semua wali murid untuk membuat surat pernyataan bahwa ketika terjadi sesuatu di tanggung masing-masing pak dan masalah urusan musibah semua tidak ada yang tau hanya bisa ber ikhtiar dan itu semua kita pasrahkan kepada Allah, pak “, jawab Tri Putri Handayani.

 

Kepala sekolah SDN Marengan Daya I yang pada awalnya berusaha bertahan dengan argumentnya, pada akhirnya nampak melemah hingga menyatakan rasa terima – kasih kepada Team atas koreksinya dan berjanji akan mengundang para wali murid untuk memusyawarahkan kembali. ( Bambang )

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Pengamanan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Masjid Izzatul Islam Grand Wisata Libatkan Komunitas Lintas Agama

Hery

21 Mar 2026

Bekasi,NasionalPos — Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Izzatul Islam, kawasan Grand Wisata, berlangsung khidmat dan aman berkat dukungan pengamanan dari komunitas lintas agama yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Kerukunan Umat Beragama Grand Wisata (FPKUB GWS). Sejak pagi hari, ratusan jamaah telah memadati area masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Ied. Di …

FK REPNUS Dukung Gerakan Pilah Sampah Jakarta, Dorong Peran Strategis Pasar Jaya dalam Pengolahan Sampah Terpadu

dito

17 Mar 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Ketua Umum Forum Kekeluargaan Relawan Pemuda Nusantara (FK REPNUS), Faisal Nasution, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah secara mendasar. Hal ini merespons ajakan Gubernur DKI Jakarta yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam gerakan memilah sampah dari sumbernya. Faisal Nasution menegaskan bahwa persoalan sampah …

Di duga RHS Bidak Untuk Degradasikan Perlawanan Roy Suryo dkk

dito

17 Mar 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan pemberitaan tentang pertemuan Rismon Haloloan Sianipar dengan Joko Widodo mantan Presiden ke 7 di Solo dan juga bertemu dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka, yang kemudian di lanjutkan dengan pernyataan Rismon memohon maaf berkaitan dengan keterlibatan diri nya atas kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi tersebut . Tentunya informasi tersebut mengundang …

x
x