Home » Headline » Soal Ijazah Jokowi, Bareskrim Dukung Rismon Cs?

Soal Ijazah Jokowi, Bareskrim Dukung Rismon Cs?

Dhio Justice Law 05 Jun 2025 254

Oleh: Ridwan Umar

(Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)

 

NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa bulan terakhir, publik terus memusatkan perhatiannya pada kasus ijazah mantan Presiden Jokowi. Betapa tidak, jika ijazah Jokowi terbukti palsu, maka ini akan menjadi skandal terburuk sepanjang sejarah negeri dan melibatkan sejumlah elit. Tak hanya itu, image negeri ini dimata dunia internasional semakin terpuruk pasca Jokowi masuk finalis pemimpin terkorup versi OCCRP (Organized Crime and Corruption Reporting Project).

 

Lantaran itu pula, apapun isu atau kabar terbaru terkait kasus tersebut, akan mendapat porsi perhatian lebih dari publik.

 

Nah, ini ada hal menarik yang mungkin luput dari perhatian publik terkait perjalanan kasus ijazah Jokowi. Jika dicermati dengan baik, maka akan terlihat beberapa peristiwa yang bisa mengarah pada petunjuk adanya skenario untuk mengungkap keabsahan ijazah Jokowi. Bisa jadi, penilaian publik terhadap penegak hukum yang dianggap ‘berpihak’ pada Jokowi justru sebaliknya..eng..ing..eng

 

Jadi begini, pasca Bareskrim Mabes Polri menggelar jumpa pers pada Kamis (22 Mei 2025), Publik mengungkapkan kekecewaanya setelah mendengar penjelasan Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro soal hasil uji forensik ijazah Jokowi. Publik kecewa dan menilai Bareskrim tidak fair dalam melakukan uji forensik yang hasilnya menunjukkan ijazah Jokowi asli. Meskipun, Bareskrim secara implisit menyebut antara bukti dan pembanding adalah identik atau berasal dari satu produk yang sama. Jadi, sejatinya Bareskrim tak menyebut ijazah Jokowi itu asli.

Baca Juga :  Bawaslu RI Ingatkan Pentingnya Interitas untuk wujudkan pilkada adil dan jujur

 

Kekecewaan juga dilontarkan Rismon Sianipar yang selama ini bersama Roy Suryo, dr. Tifa dan lainnya telah meragukan keaslian ijazah Jokowi melalui kajian ilmiah.

 

Pada Minggu (24 Mei 2025), Rismon melalui akun X pribadinya menolak hasil uji forensik yang dinilai tidak ilmiah dan subyektif.

 

Sehari setelahnya, Rismon diperiksa di Subdit Kamneg Polda Metro Jaya pada Senin (26 Mei 2025). Ini aneh, karena hanya Rismon yang diperiksa di Subdit Kamneg, sementara Roy Suryo dan dr. Tifa tak diperiksa di Subdit Kamneg. Ingat, jika Kamneg itu terkait intelijen Negara.

 

Selang beberapa hari kemudian, tepatnya pada Kamis (29 Mei 2025) Rismon melalui akun X miliknya, melontarkan pertanyaan tentang gelar yang disandang Jokowi. Menurutnya, Jokowi hanya mengikuti program Sarjana Muda di Fak. Kehutanan UGM. Lalu, darimana Jokowi mendapatkan gelar Ir (Insinyur)?

 

Rismon juga mempertanyakan bahwa apakah program Sarjana Muda di UGM bergelar Ir. Kehutanan?

 

Lalu, pada Sabtu (31 Mei 2025) melalui akun X miliknya, Rismon menulis bahwa Jokowi akan dilaporkan atas dugaan skripsi palsu. Alasannya, total SKS (Satuan Kredit Semester) yang diambil Jokowi saat menjadi mahasiswa di Fak. Kehutanan UGM hanya 122 SKS. Padahal, total SKS yang dibutuhkan untuk lulus program Sarjana (S1) minimal 144 SKS. Dan itu artinya, Jokowi hanya menempuh studi Sarjana Muda tanpa syarat penulisan skripsi.

 

Masih dalam akun X miliknya, Rismon menampilkan tangkapan layar Form Her Registrasi Jokowi semester dua tahun akademi 1981/1982 yang menunjukkan Jokowi melingkari pilihan Sarjana Muda. Gambar ini diambil saat jumpa pers Bareskrim Polri yang digelar pada Kamis (22 Mei 2025) sebelumnya.

Baca Juga :  Satu Hari Lagi Jelang Pemilu 2024,Ketum GNBI:Jadilah Pemilih Cerdas Jangan Golput

 

Pertanyaannya, mengapa Rismon baru mengungkap fakta dari Jumpa Pers Bareskrim Polri soal program studi Sarjana Muda Jokowi setelah diperiksa di Kamneg Polda Metro Jaya?

 

Lalu, mengapa Bareskrim Polri membeberkan data soal Her Registrasi dan Form. Registrasi Jokowi yang justru menjadi amunisi baru bagi Rismon untuk mengungkap keabsahan ijazah Sarjana (S1) dan skripsi Jokowi?

 

Apa iya, Bareskrim Polri senaif itu untuk memberikan amunisi kepada Rismon? Atau memang Bareskrim Polri telah sengaja memberikan amunisi baru sebagai bentuk dukungannya kepada Rismon Cs untuk mengungkap fakta sebenarnya yang bisa menjungkalkan Jokowi?

 

Sebab apabila Jokowi hanya menempuh jalur program Sarjana Muda, maka otomatis ijazah Sarjana (S1) Jokowi dan skripsinya itu palsu.

 

Jika benar Bareskrim dukung Rismon Cs, maka apakah itu ada kaitannya dengan rencana Presiden Prabowo untuk mengganti Kapolri yang dianggap Geng Solo? Kabarnya, penggantian Kapolri terkait dengan ‘Operasi Senyap’ Prabowo untuk membenahi tubuh TNI dan Polri.

 

Jika benar ‘Operasi Senyap’ menyasar Polri dengan penggantian pucuk pimpinannya, maka tentu aparat dibawahnya akan menyesuaikan diri. Artinya, mereka tidak ikut lagi perintah geng Solo dengan mendukung Rismon Cs.

 

Wallahu ‘Alam bissawab

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Saat RUU Perampasan Aset Jadi Ancaman Ekosistem Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Mengapa RUU Perampasan Aset tak kunjung disahkan? Jawaban yang paling sering terdengar adalah karena persoalan hukumnya rumit. DPR harus berhati-hati. Ada kekhawatiran penyalahgunaan kewenangan, perlindungan hak milik, pembuktian terbalik, hingga mekanisme perampasan aset tanpa putusan pidana. Terdengar semua alasan itu masuk akal. Tetapi …

Meneladani Akhlak Rosulullah SAW Sebagai Qudwah Berbangsa dan Bernegara

dito

25 Agu 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia memperingati kelahiran Rasulullah SAW dengan penuh cinta dan penghormatan.     Momen ini dikenal sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW, yang tidak hanya menjadi perayaan sejarah kelahiran manusia agung, tetapi juga momentum untuk merenungi nilai-nilai kehidupan yang beliau ajarkan, demikian di sampaikan oleh Dr KH Yusuf Aman …

Kabinet Gagal, Reshuffle Menjadi Keharusan

Dhio Justice Law

24 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Seiring perjalanan, masalah besar dan sulit diabaikan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto: semangat perubahan yang dijanjikan belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja kabinetnya. Publik mencatat, Prabowo datang dengan agenda besar  pemberantasan korupsi, kedaulatan ekonomi, efisiensi, penguasaan sumber daya alam, dan keberpihakan kepada rakyat. Namun visi …

Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Menkumham Di desak Andi Darwin R Rangreng SH MH, Segera Tutup Celah Hukum Pembentukan Organisasi Advokat Lewat Jalur ORMAS

dito

22 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan semakin menjamurnya organisasi advokat baru yang terbentuk di duga adanya celah hukum selama ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk membentuk organisasi advokat melalui jalur pendaftaran Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) berbasis perkumpulan. Maka kepada wartawan, Sabtu, 22/8/2026 di Jakarta, Praktisi hukum Andi Darwin R Rangreng SH MH, ia mengatakan bahwa dirinya …

x
x