Home » Ekonomi » Budidaya Lobster Jadi Solusi Kelestarian Benih dan Peningkatan Ekonomi

Budidaya Lobster Jadi Solusi Kelestarian Benih dan Peningkatan Ekonomi

ardi 21 Agu 2025 538

Jakarta,NasionalPos.com– Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) menegaskan bahwa praktik budidaya lobster bukan sekadar kegiatan ekonomi, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam melestarikan benih lobster. Hal ini didasarkan pada kenyataan di alam, bahwa tingkat kelangsungan hidup (survival rate /SR) lobster sangat rendah, yakni hanya sekitar 0,004–0,02 persen.

“Dari 50.000 telur yang dihasilkan seekor induk lobster, biasanya hanya 2–10 ekor saja yang dapat tumbuh menjadi dewasa. Artinya, lebih dari 99,9% benih lobster mati secara alami akibat predasi maupun kanibalisme, sehingga populasinya di alam tidak optimal,” jelas Andi J. Sunadim dari MAI dalam wawancara via telepon pada Kamis (21/8/2025).

Baca Juga :  Daftar Airdrop Crypto Gratis Akhir 2024: Proyek Memecoin Masih Hype?

Sebaliknya, melalui sistem budidaya, benih lobster yang rentan tersebut dapat dilindungi dan dibesarkan hingga ukuran konsumsi. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya mendukung kelestarian populasi lobster, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi masyarakat pesisir.

“Kalau dibudidayakan, jelas ada pengaruh luas terhadap kegiatan ekonomi, mulai dari penambahan penghasilan nelayan hingga terbukanya peluang usaha baru di sektor perikanan,” lanjut Andi.

Fenomena rendahnya tingkat kelangsungan hidup di alam merupakan bagian dari strategi reproduksi alami hewan laut. Berbeda dengan mamalia darat yang hanya melahirkan sedikit anak dengan tingkat survival tinggi, makhluk laut seperti lobster menghasilkan puluhan ribu hingga jutaan telur sekaligus, namun dengan peluang hidup yang sangat kecil.

Baca Juga :  ORARI Berharap Putusan Majelis Hakim PTUN Terhadap Gugatan Keputusan Menteri Kominfo nomor 575 tahun 2021 Dapat Obyektif dan Adil

“Menurut hukum alam, mayoritas benih lobster dimangsa predator sejak awal menetas. Karena itu, tanpa adanya intervensi budidaya, keberlanjutan populasi maupun nilai ekonomi lobster tidak dapat tercapai,” tegas Andi.

Dengan potensi hasil yang signifikan, MAI menilai budidaya lobster merupakan solusi yang seimbang antara pelestarian ekosistem dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, sehingga perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan.(*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Rochendi Terpilih Ketua KAHMI Rayon Unas Periode 2026-2030

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …

x
x