- HeadlineRatusan Buruh FPE KSBSI Gelar Aksi Unras di Kantor Pusat PT. NNI, Tolak PHK Sepihak dan Union Busting
- NasionalWali Kota Lubuk Linggau Hadiri Rakernas JKPI XII di Ternate
- HukumSempat Kejar-kejaran di Kebun Sawit, Tim Tabur Kejari Pessel Akhirnya Berhasil Amankan DPO Terpidana Kasus Kehutan
- HeadlineBlokir Nomor rekening Bank Tidak Bisa Sewenang-wenang, Ada Aturannya, Jika di langgar, Rentan Di gugat
- HeadlineSengketa Tanah 52 Hektar Manggala: Bukti Hanya Fotokopi, Di duga Pemprov-Pemkot Makassar Melanggar Konstitusi dan Hukum Agraria

APAK: Masyarakat Wajib Bertanya Jika Program Pemerintah Mandek, Ini Alasannya!
NASIONALPOS||BANDUNG
Belakangan ini muncul fenomena yang menggelitik seolah-olah mempertanyakan program pemerintah yang tidak berjalan dianggap mengganggu kenyamanan birokrasi.
Dalam negara yang mengaku demokratis, pertanyaan masyarakat terhadap pemerintah bukanlah tindakan subversif, Sebaliknya itu adalah napas utama demokrasi.
Seolah masyarakat harus diam, menunggu, atau “memaklumi” program mangkrak yang dananya bersumber dari uang rakyat, Selasa,(2/12/2025),
Rd. Yadi Suryadi, Ketua Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK), menyatakan dengan tegas menanyakan program pemerintah yang tidak dijalankan bukan hanya wajar, itu adalah kewajiban moral rakyat untuk menjaga uang publik dari potensi penyimpangan.
Ketika program pemerintah mandek, masyarakat wajib bertanya untuk mengawasi jalannya pemerintahan dan memastikan program tersebut berjalan sesuai harapan serta akuntabilitasnya.
Pertanyaan ini penting untuk mengklarifikasi hambatan yang ada, mendesak pemerintah untuk memberikan solusi, dan memastikan program yang sudah berjalan atau direncanakan benar-benar memberikan manfaat bagi publik.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa masyarakat wajib bertanya:
• Mengawasi kinerja pemerintah: Masyarakat memiliki hak dan tanggung jawab untuk mengawasi jalannya pemerintahan. Bertanya adalah bentuk pengawasan partisipatif yang memastikan program pemerintah berjalan sesuai rencana.
• Memastikan akuntabilitas: Dengan bertanya, masyarakat memaksa pemerintah untuk bertanggung jawab dan transparan mengenai status dan kendala program yang mandek. Hal ini dapat mencegah penyalahgunaan wewenang atau kegagalan dalam implementasi program.
• Mendesak solusi: Pertanyaan yang diajukan dapat mendorong pemerintah untuk mencari akar masalah dan mengimplementasikan solusi yang efektif. Tanpa pertanyaan, mungkin saja program tersebut akan dibiarkan terhenti.
• Mendapatkan informasi yang jelas: Masyarakat berhak mengetahui alasan di balik terhentinya suatu program. Pertanyaan akan membantu pemerintah memberikan klarifikasi, sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang utuh dan tidak hanya berspekulasi.
• Mengadvokasi kepentingan publik: Pertanyaan-pertanyaan ini menjadi bagian dari advokasi agar program pemerintah yang mandek dapat diselesaikan demi kepentingan masyarakat secara luas, seperti yang pernah disampaikan Kholid dalam agenda Kunjungan Kerja Komisi XI DPR RI.
Aliansi Pemuda Anti Korupsi yang mendukung pengawasan kritis di Jawa Barat, berkomitmen berdiri pada posisi yang jelas dan mendukung transparansi penuh penggunaan anggaran.
Mengapresiasi pemerintah yang terbuka dan mengkritisi yang menutup-nutupi serta mengawal program agar tidak mangkrak, sekaligus, menjembatani suara publik agar tidak dibungkam.
Karena masa depan Jawa Barat tidak boleh ditentukan oleh birokrasi yang takut dikritik.
Pemerintah yang Baik Tidak Takut Ditanya.
Sejatinya, pemerintahan yang profesional justru merasa terbantu ketika publik mengawasi dan kritik bukan musuh ataupun benci serta pertanyaan bukanlah ancaman lalu transparansi bukan kelemahan.
Musuh terbesar pemerintahan adalah ketertutupan, ketakutan pada evaluasi, dan kenyamanan dalam ketidakjelasan. Selama uang rakyat digunakan untuk kepentingan publik, maka rakyat memiliki hak penuh untuk menanyakan setiap program yang tidak dikerjakan.
Kami Aliansi Pemuda Anti Korupsi Jawa Barat akan selalu berdiri di garis depan untuk memastikan hak itu tidak pernah padam, pungkas Yadi.**Ipung
Primadoni,SH
28 Agu 2026
Pessel , Nasionalpos.com — Operasi penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana kasus tindak pidana kehutanan di Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (28/8/2026), berlangsung menegangkan. Tim Tabur Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan harus melakukan pengejaran hingga ke area kebun sawit setelah terpidana Marsedes Pgl. Sedes melakukan perlawanan saat hendak dieksekusi. Seperti diketahui, …
Zulwandi
26 Agu 2026
Padang, Nasionalpos.com — SMAN 12 Padang menggelar acara pisah sambut kepala sekolah, Senin (24/8/2026), sebagai momentum serah terima kepemimpinan dari Pelaksana Tugas (PLT) Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi, M.Pd., kepada kepala sekolah definitif, Evidel, S.Pd. Acara tersebut dihadiri Kasi SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Alit Anugrah Maria, M.Pd., yang mewakili Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) …
dito
23 Agu 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan? Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …
Dhio Justice Law
23 Agu 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …
dito
23 Agu 2026
Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang mantan anggota BPK RI dan mantan kader Partai Gerindra Pemerintah menyampaikan bahwa penyelesaian sekitar 13 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih berada dalam tahap persiapan membutuhkan waktu hingga dua bulan. Berdasarkan data BGN, jumlah tepatnya mencapai 13.044 SPPG Proses Persiapan. Selain itu, terdapat 27.469 …
dito
19 Agu 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Sebanyak ratusan orang dari Masyarakat Aliansi Peduli Pendidikan (MAPPI) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 19/8/2026 Mengusung tuntutan agar Mendesak KPK agar segera memanggil Ainun Na’im Sekjen Kemendikbudristek 2019-2021, terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek di bawah kepemimpinan Nadim Makarim ” Ya, …
21 Nov 2024 2.266 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.745 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.529 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.518 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.434 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.404 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.262 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.