Home » Headline » KOBAR: Pejuang Demokrasi Hingga Misi Kemanusiaan

KOBAR: Pejuang Demokrasi Hingga Misi Kemanusiaan

Dhio Justice Law 26 Feb 2026 336

Oleh: Ridwan Umar

(Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)

 

NasionalPos.com, Jakarta – Pada 25 Februari 2026, Komando Barisan Rakyat (KOBAR) genap berusia 11 tahun. Sebagai sebuah organisasi gerakan, perjalanan panjang telah dilalui KOBAR. Ia telah melalui sejumlah fase; Pembentukan, Konsolidasi, ujian internal hingga ujian eksternal.

Rijal Kobar

Dalam pengamatan publik, KOBAR pun telah melewati beragam dinamika tak hanya di internal, perubahan sosial, hingga pasang surut suhu politik nasional. Dalam rentang waktu itu, KOBAR telah tampil di depan sebagai barisan yang lantang menyuarakan kepentingan rakyat dalam mengawal demokrasi, mengkritisi kebijakan publik, dan mendorong partisipasi publik dalam ruang-ruang kebangsaan. Sebut saja kehadiran KOBAR dalam perjuangan demokrasi seperti di aksi 212 hingga menolak Pemilu Curang pada medio 2019 lalu.

Ridwan Umar (kiri) bersama Rijal Kobar (kanan) dalam Aksi tolak Pemilu Curang 2019 di depan Bawaslu RI

Idealisme menjadi modal dasar perjuangan para aktivis KOBAR tentu memiliki konsekwensi yang harus dihadapi, termasuk dikerangkeng atas tuduhan tak berdasar. Seperti dialami Rijal yang menjadi Pemimpin KOBAR sempat merasakan dinginnya sel tahanan selama 6 bulan 15 hari atas tuduhan pelanggaran UU ITE.

Meski demikian, semangat berjuang para aktivis KOBAR tak surut. KOBAR tetap tampil di depan bersama kelompok civil society lainnya dalam memperjuangkan demokrasi di Tanah Air tercinta.

Baca Juga :  Klaim Agus dan Mardiono Sebagai Ketum Ancam Eksistensi PPP

Milad ke-11 KOBAR tahun 2026 ini, tentu bukan sekedar perayaan seremonial. Tapi, penanda perjalanan panjang dalam merawat idealisme dan menjaga konsistensi perjuangan.

KOBAR yang dikomando Rijal telah memasuki fase kedewasaan organisasi di mana semangat perjuangan harus disertai dengan strategi, ketajaman visi, serta ketahanan menghadapi dinamika sosial dan politik yang cenderung cepat berubah.

Bila KOBAR mampu bertahan dan tetap eksis hingga hari ini, tentu ada fondasi nilai yang dijaga dan kepemimpinan yang mampu merawat soliditas internal.

Di era yang serba digital dan penuh distraksi, menjaga loyalitas kelompok dan konsistensi arah perjuangan bukanlah perkara mudah. Organisasi yang gagal beradaptasi akan tertinggal sebaliknya yang gagal menjaga integritas akan ditinggalkan. Disinilah peran penting Rijal sebagai pemimpin KOBAR.

Kepemimpinan Rijal akan diuji bukan sebatas kemampuan menggerakkan massa, tetapi juga pada kecakapan membangun jejaring, dialog lintas kelompok dan tentu memperkuat legitimasi moral gerakan.

Ingat, ke depan tantangan akan semakin kompleks. Polarisasi sosial, tekanan ekonomi, dan perubahan lanskap politik menuntut KOBAR untuk tampil lebih matang dan visioner.

Dalam perjalanan panjang KOBAR, kepemimpinan Rijal menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan arah gerakan.

Baca Juga :  Harkamtibmas Polres Ngawi Gelar KRYD Jelang Pilkada 2024

Di bawah kepemimpinan Rijal yang telah menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara menunjukkan bahwa aktivisme tidak berhenti pada retorika, tetapi dapat bertransformasi menjadi misi kemanusiaan yang nyata dan terukur.

Dari perjuangan demokrasi hingga mengemban misi kemanusiaan di PMI Jakut menunjukkan perjalanan KOBAR mencerminkan perluasan orientasi perjuangan: dari advokasi politik hingga pengabdian kemanusiaan. Transformasi ini membuktikan bahwa nilai dasar perjuangan yakni keberpihakan pada rakyat dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk kerja-kerja sosial dan kemanusiaan.

Eksistensi Rijal di PMI memberi pesan kuat bahwa perjuangan sejati tidak hanya soal kritik dan mobilisasi, tetapi juga aksi nyata dalam membantu sesama, seperti di saat bencana, krisis kesehatan, maupun kebutuhan sosial lainnya. Inilah jembatan antara demokrasi dan kemanusiaan yang sama-sama bertumpu pada penghormatan terhadap martabat manusia.

Semoga, milad KOBAR ke-11 ini dijadikan titik konsolidasi sekaligus evaluasi. Hari ini dan kedepan, tantangan demokrasi tidak lagi sederhana. Disrupsi informasi, polarisasi sosial, dan ketimpangan ekonomi menuntut organisasi rakyat untuk lebih adaptif, cerdas, dan solutif. KOBAR tentu akan terus memperkuat kaderisasi, memperdalam literasi kebangsaan, serta membangun jejaring kolaboratif lintas sektor.

Selamat Milad ke-11 KOBAR, teruslah berjuang dengan pondasi idealisme untuk kepentingan rakyat di negeri tercinta ini. (*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Dugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

19 Okt 2026

Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …

Ahli Waris Tegaskan Lahan Bersejarah Jl. Ince Nurdin dan Jejak Aset Lainnya, Sah Miliknya, Berdasarkan Data Eigendom Verponding yang Diakui UUPA

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar   “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …

x
x