Home » Nasional » Desa Kalibarumanis “Ketuk Pintu” DPRD, Kebun Plasma Lonsum Dipertanyakan: Hak Warga Mandek???

Desa Kalibarumanis “Ketuk Pintu” DPRD, Kebun Plasma Lonsum Dipertanyakan: Hak Warga Mandek???

- Banyuwangi 22 Apr 2026 189

Banyuwangi,  Nasionalpos.com –

Pemerintah Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, secara resmi mengajukan permohonan hearing kepada Ketua DPRD Banyuwangi terkait belum jelasnya realisasi kebun plasma oleh PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Alas Sukses Estate). Rabu (22/4/2026).

Permohonan tersebut tertuang dalam surat tertanggal 20 april 2026 yang ditandatangani Kepala Desa Kalibarumanis, H. Andrian Bayu Donata, S.H. Desa meminta DPRD turun tangan melakukan pengawasan terhadap kewajiban perusahaan perkebunan sebagaimana diatur dalam regulasi pemerintah.

Mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian, perusahaan pemegang izin usaha perkebunan diwajibkan memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat (plasma) paling sedikit 20 persen dari total luas areal. Selain itu, kepala desa memiliki peran dalam proses identifikasi Calon Petani Calon Lahan (CPCL).

Namun hingga kini, menurut pihak desa, implementasi program tersebut belum menunjukkan kejelasan, meski data CPCL disebut telah tersedia.

“Kami mengajukan hearing ini karena masyarakat berhak mendapatkan kejelasan. CPCL sudah ada, tapi implementasinya belum terlihat. Bahkan pemerintah desa juga merasa belum dilibatkan secara maksimal,” ujar H. Andrian Bayu Donata.

Baca Juga :  Politisi PKS : Patokan Harga Minyak ICP Harus Dikawal Karna Rentan Dipengaruhi Konflik Global

Ia menegaskan, langkah ini bukan bentuk konfrontasi, melainkan upaya mendorong transparansi dan solusi bersama.

“Kami berharap DPRD bisa memfasilitasi pertemuan terbuka agar semua pihak duduk bersama. Tujuannya agar hak masyarakat bisa terpenuhi sesuai aturan,” tambahnya.

Sejumlah aktivis lokal turut menyoroti persoalan ini. Salah satu aktivis di Banyuwangi menilai, mandeknya kebun plasma berpotensi merugikan masyarakat secara ekonomi.

“Kalau benar kewajiban 20 persen itu belum dijalankan secara optimal, maka ini bukan sekadar persoalan administratif, tapi menyangkut hak masyarakat yang seharusnya sudah mereka terima sejak awal,” ujar Abi Arbain

Ia juga mendorong DPRD untuk tidak hanya memfasilitasi hearing, tetapi memastikan adanya tindak lanjut yang konkret.

“Hearing jangan hanya formalitas. Harus ada timeline yang jelas, transparansi data, dan komitmen tertulis dari perusahaan,sehingga kami dari IWB akan terus ikut serta mencari keadilan bagi masyarakat sekitar kebun ” tegasnya.

Di sisi lain, warga Desa Kalibarumanis mengaku sudah lama menunggu realisasi kebun plasma. Mereka berharap adanya kejelasan, terutama terkait siapa saja yang berhak dan kapan program tersebut berjalan.

Baca Juga :  Putusan PK Setyo Novanto, Berpotensi Picu Polemik di Masyarakat

“Dari dulu katanya ada kebun plasma, tapi sampai sekarang belum jelas. Kami ini hanya ingin kepastian, apakah benar ada atau tidak,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga lain juga mempertanyakan minimnya informasi yang mereka terima.

“Kalau memang ada program untuk masyarakat, seharusnya kami dilibatkan dan diberi penjelasan. Jangan sampai kami hanya dengar isu tanpa realisasi,” keluhnya.

Program Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat (FPKM) sendiri merupakan skema pemerintah agar masyarakat sekitar perkebunan dapat memperoleh manfaat ekonomi melalui kepemilikan atau pengelolaan kebun plasma.

Hingga berita ini disusun, pihak PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Alas Sukses Estate) belum memberikan keterangan resmi terkait permohonan hearing maupun perkembangan realisasi kebun plasma di wilayah tersebut.

Surat permohonan hearing tersebut juga ditembuskan kepada pihak Kecamatan Kalibaru serta manajemen perusahaan sebagai bentuk pemberitahuan resmi.

(Tim)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Yayasan Trisakti Tolak Keras Rencana Ubah Status Universitas Trisakti Jadi PTN-BH

dito

27 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Adanya isu yang beredar tentang rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi RI untuk mengubah Status UNIVERSITAS TRISAKTI dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri, Badan Hukum (PTN-BH),       Menanggapi permasalahan tersebut, pada acara konferensi pers, Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Kantor Yayasan Trisakti di kawasan Rawasari Jakarta Timur. …

Tabur Bunga Peringatan 30 Tahun Malapetaka 27 Juli 96, Menjadi Momentum Refleksi Demokrasi Kekinian

dito

27 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat.   Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.   Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …

PMKRI SOROTI DUGAAN PEMBIARAN POLRES MANGGARAI, PENANGANAN KASUS PENGEROYOKAN KETUA PMKRI JAKARTA PUSAT DINILAI TIDAK PROFESIONAL

dito

26 Jul 2026

Nasional pos.com, Ruteng- Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus, menuai sorotan tajam.   Pasalnya hingga beberapa hari setelah laporan polisi dibuat, belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian kepada korban.   Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme Polres Manggarai dalam menangani perkara kekerasan yang terjadi …

Anak Dan Masa Depan Bangsa ( Refleksi Hari Anak Nasional 2026 )

dito

25 Jul 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kab. Bogor & Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta.       Dalam konteks Agama, anak adalah amanah Tuhan Yang Maha Kuasa, yang harus dirawat, dibimbing dan dipenuhi seluruh hak – haknya, serta dilindungi dari segala bentuk kekerasan.   Kenapa harus dilindungi …

Kongres PMKRI Di Ruteng, Ricuh, Ketua PMKRI Jakpus Di keroyok Hingga Alami Luka Berdarah

dito

25 Jul 2026

NasionalPos.com, Ruteng- Dewan Pengurus Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Jakarta Pusat mengecam keras aksi kekerasan dan premanisme yang terjadi di arena Kongres dan Majelis Permusyawaratan Anggota /MPA PMKRI yang diselenggarakan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pasalnya telah terjadi Aksi tidak terpuji yang telah menimpa Ketua PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Sdr. Yohanes …

“Dewi Uma: The Mirror Of Life Wariga Harmonisasi manusia dengan Alam Disambut Baik Warga Ukraina, Layak di kabarkan kepada Dunia”

dito

24 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Acara bincang-bincang tentang Wariga di The Wine Center, Bendungan Hilir, Central Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026 antara Dewi Uma, Pengabar Wariga yang mempopulerkan Wariga Mirror (The Mirror of Life) dengan Mr Igor Tereshchenko First Secretary for Economic Affair Embassy Of Ukraine in Republic of Indonesia.   Pada kesempatan tersebut, Mr Igor Tereshchenko, mengatakan …

x
x