Home » Nasional » daerah » Apkam Ilaga Salurkan Bansos Pangdam XVII/Cendrawasih Kepada Pengungsi di Eromaga

Apkam Ilaga Salurkan Bansos Pangdam XVII/Cendrawasih Kepada Pengungsi di Eromaga

dito 21 Okt 2023 194

NasionalPos.com, Puncak, Papua- Dengan adanya pengungsi dari Kampung Erogobak di Pos Eromaga Satgas Pamtas Mobile Yonif 300/Bjw yang disebabkan oleh ancaman yang dilakukan oleh kelompok KST di pemukiman mereka, Pangdam XVII/Cendrawasih segera menginisiasi untuk memberikan bansos kepada masyarakat dimana bansos tersebut disalurkan melalui jajaran Apkam Distrik Ilaga langsung kepada para pengungsi.

Hal tersebut yang disampaikan Dansatgas Mobile Raider 300 Siliwangi, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga pada release tertulisnya di Ilaga, Kab.Puncak, Papua. Sabtu 21/10/2023.

Saat ini tercatat terdapat sejumlah 52 orang pengungsi dari Kampung Erogobak yang saat ini berada di Pos Eromaga Satgas Pamtas Mobile Yonif 300/Bjw.

Dimana pengungsi tersebut terdiri dari orang tua dan Anak-anak, tidak lain pengungsi ini adalah korban dari kelompok KST yang mengintimidasi dan mengancam mereka di pemukiman mereka sendiri tepatnya di kampung Erogobak Distrik Ilaga. Dengan hanya berbekal pakaian yang menempel dibadan, pengungsi langsung melarikan diri kearah Pos Eromaga untuk mendapatkan perlindungan dari Satgas Pamtas Mobile Yonif 300/Bjw.

Setelah Pangdam XVII/Cendrawasih menerima berita yang sangat miris tersebut, Pangdam XVII/Cendrawasih langsung memerintahkan Apkam yang ada di Ilaga untuk membantu segala kebutuhan pengungsi serta menitipkan sejumlah bansos kepada masyarakat yang mengungsi di Pos Eromaga.

Dengan pengawalan Satgas Pamtas Mobile Yonif 300/Bjw dan seluruh jajaran Apkam Distrik Ilaga yang terdiri oleh Letkol Inf Jonathan Nidio Aprimanda, S.H selaku Dandim 1717/Puncak, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga selaku Dansatgas 300, Kapten Inf La Ode Amran selaku Kapos Satgas Elang IV Bin Pos Puncak, Lettu Inf Slamet selaku perwakilan Satgas BAIS Yapen dan Lettu Inf Ardimas Mahardika selaku Danpos Puncak Satgas Mandala IV Kopassus dan Community Intel.

Baca Juga :  Indonesia Dukung Transisi Ekonomi Hijau ASEAN Melalui Draf Resolusi Promosi 'Green Jobs'

Dengan menggelar pengamanan disepanjang jalur menuju Pos Eromaga guna mencegah terjadinya gangguan keamanan oleh kelompok KST, selanjutnya kegiatan ini pun berlanjut dengan seluruh jajaran Apkam yang membawa bansos berangkat menuju ke Pos Eromaga.

Kegiatan penyerahan bansos pun berjalan dengan tangis haru oleh para pengungsi. Di tengah kegiatan tersebut masyarakat juga menyampaikan bahwa mereka merasa sangat ketakukan dengan adanya ancaman-ancaman dari kelompok KST. Tidak hanya dirinya namun harta benda dan keluarga juga dapat menjadi sasaran oleh kelompok KST yang dikenal tidak ada ampun bagi siapapun bahkan dengan masyarakat yang berada dilingkungan mereka sehari-hari.

“Dengan menempuh segala resiko, kami berupaya untuk tetap membantu seluruh masyarakat yang telah mengungsi di salah satu Pos Satgas kami yaitu Pos Eromaga. Terlebih lagi Pangdam XVII/Cendrawasih telah mengatensi secara khusus terhadap masyarakat yang menjadi pengungsi agar memenuhi segala kebututan mereka baik sandang dan pangan” ungkap Letkol Inf Afri Swandi Ritonga selaku Dansatgas Pamtas Mobile Yonif 300.

Baca Juga :  PP PPM Apresiasi Kegiatan Donor Darah di Laksanakan oleh PPIR, & Berharap Jadi Ajang Diplomasi Kemanusiaan Perkuat Persaudaraan Indonesia-Rusia.

Kegiatan bansos tersebut dimulai dengan distribusi sembako, pakaian, selimut dan terpal serta di akhiri dengan pemberian makan siang bagi masyarakat.

Setelah Kegiatan makan Siang, masyarakat mengucapkan terimakasih banyak kepada TNI yang telah membantu mereka yang diwakili oleh kepala suku Erogobak Bapak Marikita,

“Saya kepala suku mengucapkan terima kasih banyak kepada bapak – bapak TNI terutama Pos Eromaga, saya kalo dinas kalian bapak bapak tapi turun dinas semua anak- anak saya, saya ucap terimakasih untuk semua warga tapi kalo dong datang lagi, saya minta tolong Pos lagi. Saya dan masyarakat mau turun ke kampung lagi, kami ada rumah, kebun dan ternak, jadi kami harus jaga toh, terimakasih”. Ujar Kepala Suku.

Saat ini seluruh masyarakat sudah kembali ke kampung karena sebelumnya, kampung sudah di Patroli oleh Apkam dan sudah tidak ada lagi tanda-tanda KST. Saat ini situasi Ilaga khususnya Erogobak sudah aman dan Kondusif.

Tidak lain kegiatan ini bertujuan untuk membuat masyarakat kembali merasa tenang dan aman serta mengembalikan kondisi psikologis mereka, disamping itu juga diharapkan Masyarakat dapat Kembali beraktifitas seperti semula dipemukimannya. Untuk dapat membuat kondisi yang kondusif seperti sedia kala, maka ini menjadi tugas berat bagi jajajaran Apkam yang berada di Distrik Ilaga untuk selalu menjaga stabilitas keamanan di Distrik Ilaga. (*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Harapan Warga Nahdliyyin, Muktamar ke-35 NU dan Kesiapan NU Songsong Indonesia Emas 2045

dito

29 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- NU adalah organisasi yg didirikan oleh Para Ulama kharismatik diantara Muassis yg waro adalah Hadrotusy Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, setiap diadakan Muktamar pasti banyak manfaat yg dihasilkan, disamping mengevaluasi masa khidmat 5 th terakhir, membuat Program strategis 5 th kedepan, dan Rekomendasi unt semua yg terkait dengan keumatan,   Sedangkan manfaat utama Muktamar …

Ratusan Buruh FPE KSBSI Gelar Aksi Unras di Kantor Pusat PT. NNI, Tolak PHK Sepihak dan Union Busting

dito

28 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan orang Massa pekerja/buruh dari Federasi Pertambangan Dan Energi filiasi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI), menggelar aksi demo di Kantor PT. Nadesico Nickel Industry (NNI), di Gedung Noble House, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat , 28/8/2026.   Aksi demo tersebut dilatar belakangi, kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sepihak, yang dilakukan …

Blokir Nomor rekening Bank Tidak Bisa Sewenang-wenang, Ada Aturannya, Jika di langgar, Rentan Di gugat

dito

28 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Blokir rekening adalah tindakan pembatasan sementara terhadap akses rekening bank, sehingga kamu tidak bisa melakukan transaksi keluar seperti penarikan, transfer, maupun pembayaran.  Namun, saldo di dalam rekening tetap tercatat dan tidak serta-merta diambil alih oleh pihak berwenang.   Tujuan utama pemblokiran biasanya untuk mencegah aliran dana yang diduga terkait tindak pidana, sengketa perdata, …

Sengketa Tanah 52 Hektar Manggala: Bukti Hanya Fotokopi, Di duga Pemprov-Pemkot Makassar Melanggar Konstitusi dan Hukum Agraria

dito

27 Agu 2026

Nasionalpos.com, Makassar-  Masih terkait dengan Sengketa lahan seluas 52 hektar di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, A. Darwin R Rangreng SH MH Kuasa hukum pihak pemilik sah, Hj. Magdalena de Munnik, Kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026 di Makassar, ia mengatakan kini perkara tersebut kembali mencuat ke permukaan setelah pihak pemilik sah, Hj. Magdalena …

Di tengah di gelar nya Aksi 27 Agustus 2026, Botok Cs Berkesempatan Audiensi Dengan Pimpinan DPR RI Di Sidang Paripurna

dito

27 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Dari pantauan di lapangan di informasikan, massa aksi, sudah berdatangan ke depan gedung DPR RI sejak Pukul 08.30 WIB, massa yang datang nampak dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, serta dari kelompok masyarakat lainnya baik dari dalam Kota Jakarta maupun dari sekitar Bodetabek dan dari luar Bodetabek,   Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati …

Saat RUU Perampasan Aset Jadi Ancaman Ekosistem Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Mengapa RUU Perampasan Aset tak kunjung disahkan? Jawaban yang paling sering terdengar adalah karena persoalan hukumnya rumit. DPR harus berhati-hati. Ada kekhawatiran penyalahgunaan kewenangan, perlindungan hak milik, pembuktian terbalik, hingga mekanisme perampasan aset tanpa putusan pidana. Terdengar semua alasan itu masuk akal. Tetapi …

x
x