Home » Ekonomi » Atonik 6.0 L Menjadi Kebutuhan Primer Tingkatkan Produktivitas, Petani Berharap Produsen Menjaga Stabilitas Stok

Atonik 6.0 L Menjadi Kebutuhan Primer Tingkatkan Produktivitas, Petani Berharap Produsen Menjaga Stabilitas Stok

dito 01 Agu 2023 262

NasionalPos.com, Kabupaten Langkat- Sejak Tahun 2005, Atonik 6.0 L telah digunakan petani yang bertempat tinggal di kawasan Dusun 6 Desa Sambirejo Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Dalam pembuktian penggunaan Atonik 6.0 L pada tanaman padi telah berhasil meningkatkan produktifitas padi,

Sehingga hal ini mendorong antusias petani untuk menggunakan Atonik 6.0 L demi meningkatkan produktifitas tanaman mereka. Situasi itu sudah berlangsung selama 18 tahun ini, para petani tidak berhenti untuk menggunakan Atonik 6.0 L, bahkan jumlah petani yang menggunakan Atonik 6.0 L semakin bertambah banyak. Sampai sekarang, sikap antusias petani tersebut tidak luntur, justru semakin meningkat, demikian disampaikan Gombloh (60) seorang petani kepada NasionalPos.com, Selasa, 1 Agustus 2023 di  Pasar 5 Desa Sambirejo Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

“Ya, memang awalnya petani di sini tidak yakin bahwa Atonik 6.0 L bisa tingkatkan produktivitas tanaman padi, tapi begitu sudah diuji coba dan hasilnya ternyata sangat bagus, petani disini justru ketagihan untuk terus menggunakan Atonik 6.0 L sebagai suplemen vitamin yang menyehatkan tanaman padi.” ungkap Gombloh.

Menurut Gombloh, saat dirinya mengenal dan menggunakan Atonik 6.0 L itu pertama kali dia peroleh dari pemilik kios pertanian di desanya, yang menginformasikan, sekaligus menawarkan Atonik 6.0 L agar di coba terlebih dahulu bagi tanaman padinya, itu terjadi pada tahun 2005 silam.

Kemudian sesuai saran dari pemilik kios pertanian tersebut, ia mencoba menggunakan Atonik 6.0 L. Pertama-tama dia gunakan untuk merendam benih padi varietas Inpari 32 yang merupakan jenis Inbrida Padi Sawah Irigasi, sebelum dilakukan persemaian. Setelah itu, benih padi yang ditanam di atas lahan seluas 2 hektar, mulai menggunakan Atonik 6.0 L secara bertahap dan secara beraturan, disesuaikan dengan usia dari benih padi yang ditanam.

Baca Juga :  161 Petugas Dikukuhkan Jadi Pendamping Haji 2023

“Penggunaan Atonik 6.0 L tidak bisa sembarangan supaya hasilnya lebih optimal dan lebih bagus. Saya menggunakan Atonik 6.0 L secara bertahap, dan beraturan, mas.” tutur Gombloh.

Ada 4 tahap, lanjut Gombloh, yaitu Tahap ke 1 penyemprotan Atonik 6.0 L ke tanaman padi yang telah berusia antara 10-15 hari untuk mempercepat pertumbuhan, menambah jumlah anakan benih padi dan sebagai imunitas agar lebih tahan terhadap penyakit; selanjutnya Tahap ke 2 penyemprotan ke tanaman padi yang telah berusia antara 25-30 hari untuk anakan padi agar lebih produktif dan seragam, daun lebih hijau dan lebih tahan terhadap penyakit; kemudian Tahap ke 3 penyemprotan Atonik 6.0 L ke tanaman padi yang telah berusia antara 40-45 hari menjadikan perangsang keluar malai padi lebih seragam, daun lebih hijau dan lebih tahan penyakit;

nah, kemudian Tahap terakhir penyemprotan Atonik 6.0 L ke tanaman padi yang telah berusia antara 60-65 hari untuk membantu pengisian bulir sampai pangkal, membantu meningkatkan bobot bulir padi dan mencegah agar tidak rebah. Adapun setiap tahapan penyemprotan tersebut memerlukan setengah liter Atonik 6.0 L.

Baca Juga :  Bebaskan Terdakwa Ike Kusumawati dari Dugaan Kriminalisasi Dengan Bukti Palsu

“Ya, setelah proses itu dilaksanakan alhamdulillah, kalau iklim tidak bagus saja bisa meningkatkan produktivitas panen padi hingga mencapai sekitar 13-18% yakni sejumlah 6,5 Ton/hektar, sedangkan kalau iklim bagus bisa meningkatkan produktivitas padi hingga mencapai lebih dari 18%, ya berkisar 7,5 Ton/hektar. Itu yang kami rasakan dan kami nikmati sampai sekarang, sedangkan biaya produksi untuk mencapai hasil tersebut cukup murah, hanya butuh tambahan 2 liter Atonik 6.0 L untuk satu hektar lahan pertanian,” tukas Gombloh yang juga anggota kelompok tani di Desanya.

Gombloh juga menjelaskan soal keberadaan ketersediaan Atonik 6.0 L. Dirinya bersama petani di desanya pernah merasakan keberadaan Atonik 6.0 L tersebut menghilang dari pasaran, hingga petani merasakan kebingungan mencari sampai dua bulan. Petani sulit mendapatkannya karena stok barang Atonik 6.0 L kosong, bahkan tidak ada sama sekali di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara, itu tejadi di tahun 2014. Setelah kejadian itu sampai saat ini, keberadaan stok Atonik 6.0 L stabil sehingga petani tidak mengalami kesulitan mendapatkan Atonik 6.0 L.

“Kami berharap perusahaan produsen Atonik 6.0 L tetap menjaga stabilitas stok karena Atonik 6.0 L sudah menjadi kebutuhan primer para petani untuk meningkatkan produktivitas dan tentunya berdampak juga meningkatkan kesejahteraan petani.” pungkas Gombloh.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PRAKTISI HUKUM ANDI DARWIN RANRENG, EKSEKUSI LAHAN 6.900 M² TERANCAM MERAMPAS HAK MILIK PIHAK KETIGA SELUAS 4,5 HEKTAR

dito

06 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Perkembangan sengketa tanah di kawasan Tallo, Makassar, yang kini digunakan sebagai Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, nampak menemukan titik terang benderang untuk membuktikan kebenaran dan keabsahan kliennya sebagai pemilik lahan tersebut, yang tidak di pindah tangan kan ke pihak manapun,demikian di sampaikan Andi Darwin R. Ranreng, Pimpinan DRR Associates Legal Consultants yang bertindak …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

PMKRI CABANG JAKARTA PUSAT DIPERCAYA MENJADI TUAN RUMAH KONGRES XXXV DAN MPA XXXIV PMKRI TAHUN 2028

dito

29 Jul 2026

Nasionalpos.com, Ruteng-   Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat Sanctus Robertus Bellarminus resmi dipercaya menjadi tuan rumah Kongres XXXV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIV PMKRI Tahun 2028. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PMKRI yang dipimpin oleh Mandataris Terpilih Cristian A. D. Rettob, setelah forum memberikan kesempatan kepada …

Yayasan Trisakti Tolak Keras Rencana Ubah Status Universitas Trisakti Jadi PTN-BH

dito

27 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Adanya isu yang beredar tentang rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi RI untuk mengubah Status UNIVERSITAS TRISAKTI dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri, Badan Hukum (PTN-BH),       Menanggapi permasalahan tersebut, pada acara konferensi pers, Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Kantor Yayasan Trisakti di kawasan Rawasari Jakarta Timur. …

Tabur Bunga Peringatan 30 Tahun Malapetaka 27 Juli 96, Menjadi Momentum Refleksi Demokrasi Kekinian

dito

27 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat.   Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.   Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …

PMKRI SOROTI DUGAAN PEMBIARAN POLRES MANGGARAI, PENANGANAN KASUS PENGEROYOKAN KETUA PMKRI JAKARTA PUSAT DINILAI TIDAK PROFESIONAL

dito

26 Jul 2026

Nasional pos.com, Ruteng- Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus, menuai sorotan tajam.   Pasalnya hingga beberapa hari setelah laporan polisi dibuat, belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian kepada korban.   Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme Polres Manggarai dalam menangani perkara kekerasan yang terjadi …

x
x