- daerahResmi Dibuka ; Warga Kini Bisa Lapor Langsung ke Kapolda Lampung Lewat Hotline Ini
- TNI-POLRISemakin humaris pelayanan SIM di Sumedang utamakan kenyamanan masyarakat.
- HeadlineMomentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman
- daerahPerkuat Kualitas Penegakan Hukum, Polres Pesisir Barat Jalani Supervisi Semester II Ditreskrimum Polda Lampung
- HeadlineRaport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

Atonik 6.0 L Menjadi Kebutuhan Primer Tingkatkan Produktivitas, Petani Berharap Produsen Menjaga Stabilitas Stok
NasionalPos.com, Kabupaten Langkat- Sejak Tahun 2005, Atonik 6.0 L telah digunakan petani yang bertempat tinggal di kawasan Dusun 6 Desa Sambirejo Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Dalam pembuktian penggunaan Atonik 6.0 L pada tanaman padi telah berhasil meningkatkan produktifitas padi,
Sehingga hal ini mendorong antusias petani untuk menggunakan Atonik 6.0 L demi meningkatkan produktifitas tanaman mereka. Situasi itu sudah berlangsung selama 18 tahun ini, para petani tidak berhenti untuk menggunakan Atonik 6.0 L, bahkan jumlah petani yang menggunakan Atonik 6.0 L semakin bertambah banyak. Sampai sekarang, sikap antusias petani tersebut tidak luntur, justru semakin meningkat, demikian disampaikan Gombloh (60) seorang petani kepada NasionalPos.com, Selasa, 1 Agustus 2023 di Pasar 5 Desa Sambirejo Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.
“Ya, memang awalnya petani di sini tidak yakin bahwa Atonik 6.0 L bisa tingkatkan produktivitas tanaman padi, tapi begitu sudah diuji coba dan hasilnya ternyata sangat bagus, petani disini justru ketagihan untuk terus menggunakan Atonik 6.0 L sebagai suplemen vitamin yang menyehatkan tanaman padi.” ungkap Gombloh.
Menurut Gombloh, saat dirinya mengenal dan menggunakan Atonik 6.0 L itu pertama kali dia peroleh dari pemilik kios pertanian di desanya, yang menginformasikan, sekaligus menawarkan Atonik 6.0 L agar di coba terlebih dahulu bagi tanaman padinya, itu terjadi pada tahun 2005 silam.
Kemudian sesuai saran dari pemilik kios pertanian tersebut, ia mencoba menggunakan Atonik 6.0 L. Pertama-tama dia gunakan untuk merendam benih padi varietas Inpari 32 yang merupakan jenis Inbrida Padi Sawah Irigasi, sebelum dilakukan persemaian. Setelah itu, benih padi yang ditanam di atas lahan seluas 2 hektar, mulai menggunakan Atonik 6.0 L secara bertahap dan secara beraturan, disesuaikan dengan usia dari benih padi yang ditanam.
“Penggunaan Atonik 6.0 L tidak bisa sembarangan supaya hasilnya lebih optimal dan lebih bagus. Saya menggunakan Atonik 6.0 L secara bertahap, dan beraturan, mas.” tutur Gombloh.
Ada 4 tahap, lanjut Gombloh, yaitu Tahap ke 1 penyemprotan Atonik 6.0 L ke tanaman padi yang telah berusia antara 10-15 hari untuk mempercepat pertumbuhan, menambah jumlah anakan benih padi dan sebagai imunitas agar lebih tahan terhadap penyakit; selanjutnya Tahap ke 2 penyemprotan ke tanaman padi yang telah berusia antara 25-30 hari untuk anakan padi agar lebih produktif dan seragam, daun lebih hijau dan lebih tahan terhadap penyakit; kemudian Tahap ke 3 penyemprotan Atonik 6.0 L ke tanaman padi yang telah berusia antara 40-45 hari menjadikan perangsang keluar malai padi lebih seragam, daun lebih hijau dan lebih tahan penyakit;
nah, kemudian Tahap terakhir penyemprotan Atonik 6.0 L ke tanaman padi yang telah berusia antara 60-65 hari untuk membantu pengisian bulir sampai pangkal, membantu meningkatkan bobot bulir padi dan mencegah agar tidak rebah. Adapun setiap tahapan penyemprotan tersebut memerlukan setengah liter Atonik 6.0 L.
“Ya, setelah proses itu dilaksanakan alhamdulillah, kalau iklim tidak bagus saja bisa meningkatkan produktivitas panen padi hingga mencapai sekitar 13-18% yakni sejumlah 6,5 Ton/hektar, sedangkan kalau iklim bagus bisa meningkatkan produktivitas padi hingga mencapai lebih dari 18%, ya berkisar 7,5 Ton/hektar. Itu yang kami rasakan dan kami nikmati sampai sekarang, sedangkan biaya produksi untuk mencapai hasil tersebut cukup murah, hanya butuh tambahan 2 liter Atonik 6.0 L untuk satu hektar lahan pertanian,” tukas Gombloh yang juga anggota kelompok tani di Desanya.
Gombloh juga menjelaskan soal keberadaan ketersediaan Atonik 6.0 L. Dirinya bersama petani di desanya pernah merasakan keberadaan Atonik 6.0 L tersebut menghilang dari pasaran, hingga petani merasakan kebingungan mencari sampai dua bulan. Petani sulit mendapatkannya karena stok barang Atonik 6.0 L kosong, bahkan tidak ada sama sekali di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara, itu tejadi di tahun 2014. Setelah kejadian itu sampai saat ini, keberadaan stok Atonik 6.0 L stabil sehingga petani tidak mengalami kesulitan mendapatkan Atonik 6.0 L.
“Kami berharap perusahaan produsen Atonik 6.0 L tetap menjaga stabilitas stok karena Atonik 6.0 L sudah menjadi kebutuhan primer para petani untuk meningkatkan produktivitas dan tentunya berdampak juga meningkatkan kesejahteraan petani.” pungkas Gombloh.
dito
21 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri. Terkait dengan situasi …
dito
21 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta. Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum. …
dito
19 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim. Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …
dito
19 Okt 2026
NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …
dito
17 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional. Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …
Dhio Justice Law
15 Okt 2026
NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …
21 Nov 2024 2.517 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.920 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
28 Jul 2025 1.668 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
17 Mei 2022 1.665 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.569 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.519 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.335 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.