- NasionalPernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian
- NasionalDugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya
- TNI-POLRISemakin humanis satpas sim tegal hadir layani masyarakat dengan ramah dan profesionalisme,membuat rakyat merasa terlayani dan di hargai
- daerahUnbrah Jadi Tuan Rumah Rakernas APTFI 2026, Diikuti 880 Peserta dari Berbagai Perguruan Tinggi Farmasi
- Top NewsSekda Pimpin Rakor Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan

Bebaskan Terdakwa Ike Kusumawati dari Dugaan Kriminalisasi Dengan Bukti Palsu
NasionalPos.com, Jakarta- Dalam persidangan perkara dengan terdakwa Ike Kusumawati, di sinyalir terdapat dugaan penggunaan bukti palsu pada dakwaan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Adapun dugaan itu dapat di buktikan dengan adanya dua dokumen yang digunakan oleh Edy Saputra sebagai pelapor sekaligus adik ipar terdakwa Ike Kusumawati untuk menjerat kliennya, secara tidak sah, serta hal itu juga sudah dibantah di persidangan pekan lalu, namun rupanya hal itu tidak mendapat perhatian atau bahkan tidak menjadi pertimbangan hukum Majelis Hakim PN Jakarta Selatan dalam menjatuhkan Vonis kepada terdakwa Ike Kusumawati selama 10 bulan, demikian di ungkapkan Erdi Surbakti, SH, kepada wartawan, Kamis, 5 Juni 2025 di Jakarta.
“Padahal pada pemeriksaan saksi Raden Nuh di dalam persidangan, Raden Ruh yang juga merupakan suami dari terdakwa Ike Kusumawati, terungkap bahwa salah satu bukti utama yang dijadikan dasar laporan pelapor Edi Syahputra ternyata palsu, dan manipulatif sehingga tidak dapat di pertanggung jawabkan secara keabsahannya, karena itu sudah sepatutnya, gugatan terhadap klien kami Ike Kusumawati batal demi hukum, ” ungkap Erdi Surbakti.
Dalam kesempatan ini, Erdi juga mengatakan bahwa temuan fakta ini juga telah dilaporkan ke penyidik di Polda Metro Jaya melalui laporan polisi nomor STTLP/B/2555/IV/2025/SPKT/Polda Metro Jaya pada 19 April 2025, sehingga dengan adanya laporan tersebut, pihaknya melakukan Banding atas vonis Hukum yang di jatuhkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan selama 10 bulan tahanan ke terdakwa Ike Kusumawati, dan dirinya juga mendesak agar Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan permohonan Banding atas perkara tersebut, yakni dengan membebaskan Ike Kusumawati dari seluruh tuduhan, serta merehabilitasi nama baik kliennya Ike Kusumawati akibat dari perkara tersebut.
“Barang bukti palsu tersebut, sudah kami laporkan dan sudah diterima oleh Polda Metro Jaya, sehingga kami menuntut dan mendesak Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dapat mengabulkan permohonan Banding yang kami ajukan atas vonis Majelis Hakim PN Jakarta Selatan, selain itu, dengan vonis hukum tersebut, kami juga menduga adanya kriminalisasi terhadap sdri Ike Kusumawati , di karenakan jaksa mendakwa dan menuntut dengan bukti palsu,” Tukas Erdi.
Menurut Erdi, pada perkara yang menjadikan kliennya Ike Kusumawati sebagai terdakwa, adalah adanya dua bukti utama yang dipermasalahkan dalam perkara ini yakni slip setoran senilai Rp 2 miliar dari Bank Central Asia (BCA) Cabang Bidakara yang diklaim jaksa sebagai “uang titipan dua bulan”.
Namun, dalam fakta persidangan, terungkap bahwa dalam rekening koran penerima di Bank BTN tidak ditemukan adanya catatan atau keterangan apa pun yang menyebutkan uang tersebut sebagai titipan.
“Slip itu sudah kami periksa dan telah dibuktikan pada persidangan di PN Jakarta Selatan, bahwa tidak ada remark atau berita apa pun tentang ‘uang titipan’. Rekening koran klien kami juga tidak mencantumkan itu. Artinya, slip tersebut telah dimanipulasi untuk mendukung narasi pelapor,” tegas Erdi.
Kemudian , lanjut Erdi, bahwa bukti kedua adalah surat pernyataan bertanggal 5 April 2020 yang disebut-sebut dibuat dan ditandatangani oleh Raden Nuh, yang menyatakan bahwa dari uang Rp 2,1 miliar yang dikirim oleh pelapor Edi Syahputra, terdapat hak senilai Rp 1,1 miliar untuknya.
Akan tetapi, dalam persidangan pada 14 April 2025, di bawah sumpah, Raden Nuh menyatakan surat tersebut tidak pernah ada, bahkan di persidangan, saudara Raden Nuh membantah keras pernah membuat, menandatangani, atau mengetahui isi surat itu. Ia tidak tahu menahu. Jadi, bagaimana mungkin jaksa tetap mendakwa Ike Kusumawati dengan menggunakan surat palsu itu?
Atas dasar itu, maka pihaknya bersama tim kuasa hukum meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membebaskan Ike demi menjaga integritas peradilan dan mencegah terjadinya pelanggaran hak asasi manusia, namun ternyata permintaan pihaknya di tolak, dan bahkan siding tetap dilanjutkan dan kemudian Majelis Hakim menjatuhkan vonis hukuman kepada kliennya Sdri Ike Kusumawati selama 10 bulan lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yakni selama 3 Tahun 6 Bulan.
“ Para penegak hukum selalu diingatkan untuk bersikap objektif, profesional, apalagi dalam mengambil keputusan penting seperti menahan seseorang. Bagaimana mungkin seseorang bisa ditahan berdasarkan bukti palsu yang bahkan tidak pernah ada? Jika Majelis Hakim tetap melanjutkan persidangan ini dan menjatuhkan vonis hukum berdasarkan bukti palsu, maka bukan hanya kami yang meragukan integritas majelis hakim, tapi masyarakat pun akan meragukannya, serta tentunya dengan kondisi tersebut, majelis hakim PN Jaksel patut di periksa oleh Komisi Yudicial, dan kami tetap sangat berharap dengan adanya putusan Majelis Hakim PN Jaksel tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan permohonan Banding kami, Bebaskan Ike Kusumawati dari dugaan Kriminalisasi melalui bukti palsu” pungkas Erdi.
dito
07 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya dugaan penyebaran berita hoax cenderung fitnah bahkan terkesan pembunuhan karakter terhadap pribadi Jendral Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru, maka Presidium Pemuda Indonesia telah membentuk team untuk menelusuri nya, demikian di katakan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia kepada wartawan, Rabu, 7/10/2026 di Jakarta. “Kami sangat concern …
dito
07 Okt 2026
NasionalPos. com, Jakarta- Final dan Mengikat, Tetapi TIdak bisa bisu Praktisi Hukum Advokat Andi Darwin R. Ranreng saat di temui wartawan , Rabu, 7/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa semua pihak agar menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “Menghormati putusan tidak cukup dengan menerima amarnya …
ardi
07 Okt 2026
NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …
dito
06 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Presidium Pemuda Indonesia (PPI) saat di hubungi wartawan, Selasa, 6/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan pergantian Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merupakan langkah yang mengejutkan semua pihak yang di lakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebab di laksanakan dalam waktu singkat …
dito
05 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Keberlanjutan kepemimpinan di Korps Bhayangkara resmi bergulir usai Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026) lalu, menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang telah menjabat sejak 2021. Momen pergantian pucuk pimpinan ini disambut oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk …
Indri Kalteng
05 Okt 2026
SEMARANG, JAWA TENGAH — http://Nasionalpos.com// Persoalan kredit antara seorang nasabah berinisial NS, perempuan berusia 62 tahun, dengan BPR Arto Moro Semarang mendapat sorotan dari Ketua Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Kota Semarang, Johanes Krisnantoro (JK). NS, warga Perumahan Wanamukti, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, mengaku mengalami persoalan berkepanjangan terkait fasilitas kredit yang diperolehnya …
21 Nov 2024 2.452 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.873 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.635 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.635 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.536 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.501 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.316 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.