Home » Olahraga » Bersama Lisda Hendrajoni, Senam 2 Jari HJ-RI di Pantai SJW Penuh Sesak

Bersama Lisda Hendrajoni, Senam 2 Jari HJ-RI di Pantai SJW Penuh Sesak

Primadoni,SH 03 Nov 2024 247

Sumbar, Nasionalpos.com — Pantai Sumedang Jaya Wisata, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), “Heboh” dengan kehadiran Lisda Hendrajoni, dalam kegiatan kampanye Senam 2 Jari bersama HJ-RI, pada Sabtu (2/11).

Destinasi wisata, kebanggaan Kecamatan Ranah Pesisir tersebut melimpah ruah kehadiran dari peserta dan pendukung Paslon Calon Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan nomor urut 2 tersebut.

“Jarang-jarang kegiatan senam di Pantai SJW ini, selain menjaga kebugaran di pantai yang teduh, dapat bonus ketemu dengan Bunda Lisda,” ujar Rani salah seorang masyarakat yang hadir.

Pedagang di kawasan wisata Pantai SJW tersebut juga mengaku sangat senang dengan kegiatan tersebut. Dengan ramainya kunjungan ke Pantai SJW, tentu berdampak dalam peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

Baca Juga :  Komisi VIII DPR RI Tinjau Persiapan Haji di Embarkasi Padang, Lisda Hendrajoni Tekankan Evaluasi Sistem

“Alhamdulilah, dengan adanya kegiatan ini, memberikan dampak bagi kami yang berdagang. Jika nanti Bapak Hendrajoni terpilih kembali sebagai Bupati Pesisir Selatan, kami berharap kegiatan seperti ini semakin sering dilaksanakan,“ ucap Mai salah seorang pedagang.

Anggota DPRD Pesisir Selatan Novermal Yuska, yang juga merupakan putra daerah Ranah Pesisir menyebut, ramainya peserta yang hadir, merupakan bentuk dukungan bagi Paslon Bupati Pessel HJ-RI.

“Padahal cuman 2 hari kami menginformasikan kegiatan ini, namun antusias masyarakat yang hadir sangat luar biasa. Ini merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap HJ-RI dan menginginkan perubahan,” ungkap Novermal.

Sementara itu anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem Lisda Hendrajoni yang hadir selaku juru kampanye menyebut, rangkaian kegiatan kampanye HJ-RI di Kecamatan Ranah Pesisir, sengaja dilaksanakan di Pantai SJW, sekaligus untuk promosi destinasi wisata.

Baca Juga :  Jelang Pesta Demokrasi 2024, Semua Pihak Dihimbau Ketum PP PPM Berto Wujudkan Pemilu Damai & Bermartabat

“Sengaja kita laksanakan kegiatan Kampanye di Pantai SJW ini, sekaligus untuk promosi pariwisata. Jadi kegiatan kampanye, tidak hanya soal menyampaikan visi misi kandidat, namun juga bisa bermanfaat bagi masyarakat di sekitar lokasi kampanye,” ujar Lisda.

Istri dari Calon Bupati Hendrajoni tersebut juga menegaskan, berpolitik harus dilaksanakan dengan riang gembira, tanpa fitnah dan hoax, ataupun dengan kekerasan dan premanisme.

“Berpolitik itu harus riang gembira, namanya saja pesta demokrasi, jadi tidak selalu dengan urat yang tegang. Masyarakat harus diberikan pemahaman dengan cara-cara yang lebih menyentuh, tidak dengan fitnah ataupun hoax apalagi dengan kekerasan dan cara-cara premanisme,” pungkasnya.

 

Don

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Nasabah klaim dirugikan dalam kredit BPR Arto moro,ketua KANNI semarang soroti dugaan ketidakberesan,nasabah ns berjuang mencari keadilan

Indri Kalteng

05 Okt 2026

    SEMARANG, JAWA TENGAH — http://Nasionalpos.com// Persoalan kredit antara seorang nasabah berinisial NS, perempuan berusia 62 tahun, dengan BPR Arto Moro Semarang mendapat sorotan dari Ketua Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Kota Semarang, Johanes Krisnantoro (JK). NS, warga Perumahan Wanamukti, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, mengaku mengalami persoalan berkepanjangan terkait fasilitas kredit yang diperolehnya …

TB.Massa Djafar: Ada Resiko Konflik Dibalik Jalan Soft Prabowo

Dhio Justice Law

04 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah melakukan reshuffle kabinet dengan pendekatan politik lunak (soft approach). Langkah penataan ulang konfigurasi kekuasaan itu merupakan upaya menghindari konfrontasi terbuka menghadapi dinamika politik yang melibatkan figur-figur yang diasosiasikan dengan lingkaran mantan Presiden Joko Widodo atau dikenal dengan sebutan “Geng Solo”. Pengamat politik yang juga Ketua Program Studi …

40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

Saat Akademisi Tak Berjarak dengan Kekuasaan

Dhio Justice Law

13 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – laki)   NasionalPos.com, Jakarta – Dulu, kampus adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempertanyakan kekuasaan. Di ruang dan forum akademik, kebijakan penguasa dibedah, angka diuji, narasi resmi dicurigai, dan keputusan politik diperdebatkan dan ditantang dengan argumen ilmiah Ironis, kini kampus justru semakin sering diminta berjalan searah …

x
x