Home » Nasional » daerah » Dharma Jaya Bakal Bangun Ecopark di Cakung

Dharma Jaya Bakal Bangun Ecopark di Cakung

dito 10 Jan 2024 167

NasionalPos.com, Jakarta- Perumda Dharma Jaya akan membangun ecopark di kawasan kantornya yang berlokasi di Cakung, Jakarta Timur.

Pembangunan ecopark ini menegaskan dukungan Perumda Dharma Jaya terhadap program Jakarta Global City yang dicanangkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, rencana pembangunan ecopark di Cakung sudah ada sejak tahun 2023. Dia menyampaikan, ruang terbuka hijau akan dibangun di lahan seluas 1,4 hektare dengan total estimasi daya tampung pohon sebanyak 150 pohon.

Dia menjelaskan, sebanyak 107 pohon sudah ditanam terdiri dari tiga jenis pepohonan yaitu pohon pule, trambesi dan baobab berdiameter 20 sampai 50 sentimeter dengan ketinggian pohon dua meter.

“Pengerukkan dan pemerataan lahan sudah dilakukan sejak Desember 2023, lokasinya di samping kandang hewan. Dharma Jaya bekerja sama dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta dalam proses pembangunan ecopark ini. Sekaligus memberikan masukan mulai dari tatanan penempatan pohon, perawatan dan memonitoring pertumbuhan pohon kedepannya,” ujar Raditya, Rabu 10/1/2024.

Baca Juga :  Sekretariat MPR/DPR/DPD Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 94

Raditya mengatakan, dalam mewujudkan Kota Global, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin membangun Jakarta yang tidak hanya mengutamakan pembangunan infrastruktur yang mendukung perekonomian, perdagangan, kegiatan layanan jasa dan keuangan serta bisnis regional dan global, tetapi juga mendukung pembangunan kota yang ramah lingkungan dengan memperluas ruang terbuka hijau.

“Pembangunan ecopark ini untuk mendukung program penghijauan yang gencar dilakukan Pemprov DKI menuju Kota Global. Keberadaan ecopark juga sebagai bentuk dukungan bagi Jakarta sebagai kota yang ramah anak dan memperbanyak serapan air. Kita perlu mendukung kualitas udara kota Jakarta yang sehat dengan memperbanyak ruang terbuka hijau,” jelas Raditya.

Raditya merinci, ecopark di Cakung nantinya akan menjadi ruang interaksi masyarakat yang asri karena ditanami banyak pohon dan dilengkapi taman bermain dan sarana olahraga.

Baca Juga :  Pembangunan Karakter dan Pentingnya Santri Modern di Hari Santri Nasional 2024

“Jadi kalau nanti ada tamu yang ingin santai, bisa mengunjungi ecopark, di sana ada taman hijau, taman interaksi lengkap dengan bangku-bangku santainya sehingga dapat berinteraksi dengan nyaman, ada taman bermain dan tempat olahraga,” ucapnya.

Raditya mengharapkan kehadiran ecopark dapat membawa manfaat bagi masyarakat Jakarta, tidak hanya menjaga air tanah dengan baik, memperbaiki kualitas udara, menekan polusi udara, menjaga kesehatan hewan di RPH Cakung, tetapi juga dapat memberikan ruang publik bagi masyarakat untuk wisata dan berinteraksi satu sama lain.

“Kalau rimbun dengan pohon-pohon bukan hanya kita yang menjadi sehat dan senang, tetapi ternak kita juga sehat. Juga ketika masyarakat datang ke ecopark, tidak hanya bisa menikmati fasilitas di sana, tetapi juga dapat mengenal dan membeli produk-produk Dharma Jaya,” tandasnya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
DP3A Kota Bandung Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Bandung Wetan

Suryana Korwil Jabar

17 Jun 2026

KOTA BANDUNG, NASIONALPOS.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria sebagai bagian dari usulan Musrenbang Kecamatan Bandung Wetan Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kota …

Majelis MH ABD Hadir di Talkshow & Kajian Muharram, Bangkitkan Semangat Hijrah Menjadi Pribadi Penuh Manfaat

Suryana Korwil Jabar

16 Jun 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Menyambut datangnya bulan Muharram sebagai awal Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Majelis MH ABD menggelar kegiatan Talkshow dan Kajian Muharram bertema “Muharram: Momentum Hijrah Menjadi Insan Rahmatan Lil ‘Alamin Melalui Ilmu, Ukhuwah, dan Muamalah”. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kota Bandung, Selasa (16/6/2026), berjalan khidmat dan meriah dengan dihadiri ratusan peserta, …

PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

x
x