Home » Nasional » daerah » Dharma Jaya Bakal Bangun Ecopark di Cakung

Dharma Jaya Bakal Bangun Ecopark di Cakung

dito 10 Jan 2024 185

NasionalPos.com, Jakarta- Perumda Dharma Jaya akan membangun ecopark di kawasan kantornya yang berlokasi di Cakung, Jakarta Timur.

Pembangunan ecopark ini menegaskan dukungan Perumda Dharma Jaya terhadap program Jakarta Global City yang dicanangkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, rencana pembangunan ecopark di Cakung sudah ada sejak tahun 2023. Dia menyampaikan, ruang terbuka hijau akan dibangun di lahan seluas 1,4 hektare dengan total estimasi daya tampung pohon sebanyak 150 pohon.

Dia menjelaskan, sebanyak 107 pohon sudah ditanam terdiri dari tiga jenis pepohonan yaitu pohon pule, trambesi dan baobab berdiameter 20 sampai 50 sentimeter dengan ketinggian pohon dua meter.

“Pengerukkan dan pemerataan lahan sudah dilakukan sejak Desember 2023, lokasinya di samping kandang hewan. Dharma Jaya bekerja sama dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta dalam proses pembangunan ecopark ini. Sekaligus memberikan masukan mulai dari tatanan penempatan pohon, perawatan dan memonitoring pertumbuhan pohon kedepannya,” ujar Raditya, Rabu 10/1/2024.

Baca Juga :  Isma Yatun dengan Budi Prijono dipilih jadi Ketua dan Wakil Ketua BPK

Raditya mengatakan, dalam mewujudkan Kota Global, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin membangun Jakarta yang tidak hanya mengutamakan pembangunan infrastruktur yang mendukung perekonomian, perdagangan, kegiatan layanan jasa dan keuangan serta bisnis regional dan global, tetapi juga mendukung pembangunan kota yang ramah lingkungan dengan memperluas ruang terbuka hijau.

“Pembangunan ecopark ini untuk mendukung program penghijauan yang gencar dilakukan Pemprov DKI menuju Kota Global. Keberadaan ecopark juga sebagai bentuk dukungan bagi Jakarta sebagai kota yang ramah anak dan memperbanyak serapan air. Kita perlu mendukung kualitas udara kota Jakarta yang sehat dengan memperbanyak ruang terbuka hijau,” jelas Raditya.

Raditya merinci, ecopark di Cakung nantinya akan menjadi ruang interaksi masyarakat yang asri karena ditanami banyak pohon dan dilengkapi taman bermain dan sarana olahraga.

Baca Juga :  Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 17 Simaung Cumateh Berlangsung Meriah, Ditutup dengan Tradisi Makan Bajamba

“Jadi kalau nanti ada tamu yang ingin santai, bisa mengunjungi ecopark, di sana ada taman hijau, taman interaksi lengkap dengan bangku-bangku santainya sehingga dapat berinteraksi dengan nyaman, ada taman bermain dan tempat olahraga,” ucapnya.

Raditya mengharapkan kehadiran ecopark dapat membawa manfaat bagi masyarakat Jakarta, tidak hanya menjaga air tanah dengan baik, memperbaiki kualitas udara, menekan polusi udara, menjaga kesehatan hewan di RPH Cakung, tetapi juga dapat memberikan ruang publik bagi masyarakat untuk wisata dan berinteraksi satu sama lain.

“Kalau rimbun dengan pohon-pohon bukan hanya kita yang menjadi sehat dan senang, tetapi ternak kita juga sehat. Juga ketika masyarakat datang ke ecopark, tidak hanya bisa menikmati fasilitas di sana, tetapi juga dapat mengenal dan membeli produk-produk Dharma Jaya,” tandasnya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Bawaslu Pesisir Selatan Hadirkan Akademisi UNP Reno Fernandes, Siswa SMAN 1 Koto XI Tarusan Antusias Ikuti Kelas Pemilu

Primadoni,SH

13 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan—Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan kembali menggelar program Kelas Pemilu sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan pendidikan politik bagi generasi muda. Kegiatan Kelas Pemilu seri ketujuh berlangsung di Aula SMAN 1 Koto XI Tarusan, pada Kamis (13/08). Siswa dan siswi SMAN 1 Koto XI Tarusan tampak …

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

Viral Isu Minim Bendera di Siguntur, Hasil Cek Lapangan: Warga Justru Semarakkan HUT RI dengan Berbagai Lomba dan Goro

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Isu minimnya pemasangan Bendera Merah Putih di Kanagarian Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, akhirnya diklarifikasi. Kodim 0311 Pessel menurunkan langsung personil kelapangan untuk memastikan hal tersebut, Dari hasil pengecekan langsung ke lapangan pada Senin (10/8/2026) menunjukkan kondisi …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

x
x