Home » Headline » Di Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Heru Sampaikan Pesan

Di Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Heru Sampaikan Pesan

dito 28 Okt 2022 180

NasionalPos.com, Jakarta– Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono bertugas sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat.

Dalam momen tersebut, Heru mengajak pemuda pemudi Indonesia untuk bersatu dan lebih bersemangat dalam menghadapi berbagai tantangan, baik ekonomi maupun situasi global.

“Ke depan kita menghadapi berbagai tantangan, baik ekonomi maupun situasi dunia. Semua lapisan masyarakat, pemuda pemudi Indonesia mari kita bersatu untuk membangun Republik Indonesia ini,” ucapnya, Jumat (28/10).

Baca Juga :  Soal Firli Bertemu Lukas Enembe, Wakil Ketua KPK Minta Jangan Dipersoalkan Lagi

Heru menjelaskan, perbedaan justru menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia. Para pemuda pemudi diajak untuk melanjutkan cita-cita para pahlawan.

“Mari kita lanjutkan cita-cita para pahlawan mengisi pembangunan Indonesia ke depan,” tandasnya.

Perlu diketahui, upacara peringatan Sumpah Pemuda ke-94 dihadiri Pangdam Jaya, Mayjen Untung Budihartono; Kepala Badan Intelijen Negara DKI Jakarta Mayjen TNI Purwito Hadi Wardono; Wakil Kepala Polda Metro Jaya, Hendro Pandowo, Kepala Staf Garnisun Tetap I/Jakarta Novi Helmy Prasetya, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Setiawan Budi Cahyono; Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Supeno, para kepala OPD di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan pimpinan BUMD DKI Jakarta.

Baca Juga :  Para Lurah Di kumpulkan Oleh Pemprov DKI Jakarta, Ingatkan Warga Tak Berjudi Online

Pada upacara tersebut, Heru juga membacakan naskah sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

x
x