- daerahFKPPI Kota Bandung Gelar Halal Bihalal dan Pererat Silaturahmi
- daerahPlaza Haji Al Qosbah Hadirkan Sensasi Manasik Haji, Umrah, dan Naik Unta
- Top NewsWakil Bupati berharap kegiatan undian ini dapat semakin memotivasi masyarakat untuk meningkatkan budaya menabung
- Top NewsDPRD Musi Rawas Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025
- Top NewsKetua DPRD Musi Rawas Hadiri Musrenbang Dalam Rangka Penyusunan RKPD Tahun 2027

Di Usia ke 77, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat & Lebih Mewaspadai hadapi Kepentingan Global Demi Jaga Kedaulatan
Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 di Tahun 2022 ini, meskipun sudah berlalu, namun masih terasa suasananya dan bahkan masih menjadi perbincangan refleksi di masyarakat, diantaranya masalah Tema Peringatan HUT Kemerdekaan RI, yaitu Pulih lebih cepat. Pulih lebih kuat menggambarkan tekad optimistik bangsa Indonesia dalam menghadapi dan mengatasi tantangan, hambatan, gangguan dan ancaman pada kelangsungan hidupnya. Pandemi Covid-19 wabah penyakit yang melanda negara-negara di dunia berdampak negatif pada kondisi perekonomian global dan berimbas pula pada ekonomi Indonesia. Oleh sebab itu upaya memantapkan pemulihan ekonomi Indonesia merupakan prioritas, di tengah ancaman kelangkaan energi dan pangan serta dampak keniscayaan perubahan iklim, demikian disampaikan Nurrachman Oerip, Pemerhati Masalah Budaya, Sosial dan Politik Kebangsaan, saat dihubungi wartawan, Minggu, 21 Agustus 2022 di Jakarta.
“Selain itu, dinamika fluktuatif dalam perjalanan sejarah Indonesia kaya dengan pembelajaran sejarah sehingga perlu menjadi bahan refleksi kebangsaan tidak hanya pada saat hari ulang tahun proklamasi kemerdekaan bangsa Inonesia, tanggal 17 Agustus 1945, tetapi juga memahami makna eksistensi NKRI sejak tanggal 18 Agustus 1945 saat Panitia Persiapan Kemerdekan Indonesia (PPKI) menetapkan UUD 1945 sebagai Konstitusi Negara Bangsa Indonesia”ungkap Nurrachman Oerip
Menurutnya, hasil pergerakan perjuangan kemedekaan Indonesia. Oleh sebab itu, berdasarkan Keputusan Presiden RI (Keppres. RI) Nomor 18 Tanggal 10 September 2008 maka tanggal 18 Agustus ditetapkan sebagai Hari Konstitusi. Dengan demikian, kedua peristiwa tersebut merupakan satu kesatuan, bersifat manunggal sehingga tidak bisa dipisahkan oleh siapapun dan kapanpun. Itulah tonggak sejarah Indonesia menjadi negara bangsa merdeka dan berdaulat. Kedua peristiwa penting itu hendaknya tidak dipisahkan dan dibedakan. Peringatan Hari Konstitusi perlu utamakan makna inspiratif dan aspiratif UUD 1945 guna memperkokoh dan meneguhkan kesadaran maupun komitmen penyelenggara negara dan pemerintahan mengaktualisasikan semangat substantif UUD 1945 cq Pancasila secara utuh dan menyeluruh; utamanya untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam konteks dimaksud, terletak relevansi makna tema HUT Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia Ke-77.
Sementara itu, saat ditanya mengenai langkah solusi bagi bangsa Indonesia menghadapi tantangan, hambatan, beliau pun menyampaikan bahwa dari sudut pandang internal, kemajemukan demografis Indonesia luar biasa terdiri dari beraneka ragam latar belakang berbeda suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Disatu pihak, hal itu merupakan keunikan yakni kekayaan sosiokultural bangsa. Namun, dilain pihak mengandung kerawanan tersendiri jika semangat untuk hidup bersama sebagai satu bangsa memudar. Oleh sebab itu maka kohesi sosial sebagai atribut persatuan-kebangsaan Indonesia merupakan kondisi prasyarat (conditio sine qua non) yang wajib dilestarikan dengan memantapkan dan meningkatkan aktualisasi semangat substantif Bhinneka Tungal Ika dan Pancasila.
“Kesadaran kolektif dan komitmen pada kepentingan bangsa adalah sarana mengatasi penetrasi nilai-nilai negatif transnasional dari pihak luar manapun pada bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya, hal inilah yang harus diperkuat”tukas Nurrachman Oerip Dubes RI untuk Kerajaan Kamboja (tahun 2004 – 2007)
Dalam konteks eksternal, Lanjut Nurrachman Oerip, bangsa Indonesia harus mampu berhubungan dan bekerja sama secara setara maupun sanggup bersaing dengan kapasitas kinerja prima dengan berbagai bangsa dan negara. Hal itu merupakan kondisi prasyarat supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, tetap terjamin seperti tercantum pada Alinea 3 Pembukaan UUD 1945. Hubungan internasional hakekatnya adalah “rebutan rezeki” ditandai monopoli, dominasi dan hegemoni sehingga Indonesia yang memiliki berbagai sumber daya hidup bagi manusia dan bangsa-bangsa di dunia wajib waspada, Negara adikuasa dan negara-negara adidaya yang memiliki kepentingan politik global berusaha menjadikan Indonesia sebagai target agar masuk dalam ruang lingkup pengaruh politik mereka dengan segala siasat dan muslihat masing-masing.
“Karena itu patut dicatat, bahwa Indonesia pernah mengalami peristiwa atau bahkan masa-masa kelam, yang itu terjadi tidak terlepas dari adanya peran intervensi kekuatan luar yang berakibat pula terciptanya bom waktu berupa residu masalah yang hingga saat ini belum selesai secara tuntas. Oleh sebab itu, perlu memahami makna pesan Bung Karno, yaitu JAS MERAH yang tetap valid karena Indonesia berada dalam pusaran pertarungan kepentingan politik global, hal inilah diperlukan sikap kewaspadaan dalam menjaga kedaulatan NKRI “tegas Nurrachaman Oerip.
Di akhir perbincangan dengan awak media, Nurrachaman Oerip juga menyampaikan harapannya, khususnya bagi generasi Milineal, agar Temu-kenali dan pahami kepentingan bangsa dan negara sendiri maupun kepentingan subjektif bangsa dan negara lain terhadap Indonesia, utamanya negara adikuasa dan negara-negara adidaya yang memiliki kepentingan politik global. Hubungan internasional juga bersifat dualistis dan opsional, yaitu antara kerja sama dan persaingan, persahabatan dan permusuhan serta perang dan damai yang datang silih berganti. Pendapat bahwa tidak ada kawan atau lawan abadi kecuali kepentingan sendiri bangsa adalah kata kunci untuk menjamin kelangsungan hidup Indonesia. Manusia, bangsa dan negara adalah ibarat mahluk organisme sosial yang lahir, hidup, tumbuh berkembang dan mati.
“Sirnanya kerajaan Sriwidjaja dan Madjapahit di masa lampau maupun tumbangnya negara Soviet Uni dan hilangnya Yugoslavia dari peta bumi pada masa sejarah modern perlu menjadi pembelajaran bersama pada refleksi kebangsaan pasca 77 tahun eksistensi Indonesia. Kita wajib berdoa dan berkarya terus agar bangsa dan NKRI hidup sejahtera sepanjang masa, sampai dunia kiamat. Aamiin Yaa Rabbal Alamin.”pungkas Nurrachman Oerip yang juga Pendiri Pusat Budaya Indonesia (PUSBUDI) di KBRI Phnom Penh, Kerajaan Kamboja, tahun 2007.
Suryana Korwil Jabar
13 Apr 2026
Kota Bandung, NasionalPos.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung yang di gelar pada Minggu (12/4/2026) berlangsung mulus tanpa gejolak. Forum konsolidasi internal partai ini tak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga memunculkan arah baru PKB Kota Bandung menghadapi kontestasi politik 2029. Ketua DPC PKB Kota Bandung, Erwin, menegaskan seluruh rangkaian Muscab …
Dewi Apriatin
11 Apr 2026
*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka* Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …
Dewi Apriatin
10 Apr 2026
Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …
- Banyuwangi
07 Apr 2026
BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …
- Banyuwangi
07 Apr 2026
BANYUWANGI, NASIONAPOS.COM – Aktivitas penebangan pohon di tepi sungai Jalan Abu Hasan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, memicu sorotan tajam. Kegiatan tersebut Diduga kuat melanggar aturan sempadan sungai dan terindikasi berlangsung tanpa izin resmi, Selasa (07/04/2026). Awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati sejumlah pekerja tengah melakukan Penebangan dan Pemotongan batang pohon menggunakan mesin …
- Banyuwangi
07 Apr 2026
BANYUWANGI, NASIONAL POS.COM – Kebijakan Surat Edaran (SE) Pemkab Banyuwangi Nomor: 00.8.3/442/429.107/2029 yang mengatur jam operasional dan kepatuhan regulasi pelaku usaha kini memantik gelombang kritik keras. Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS) Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR) mendesak DPRD Banyuwangi tidak setengah hati dalam mengevaluasi kebijakan yang dinilai menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ketua Umum LDKS …
21 Nov 2024 1.691 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.398 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.282 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.218 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
28 Jul 2025 1.213 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
09 Jul 2025 1.174 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.083 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.