- NasionalSorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her
- NasionalKomando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia
- daerahFKPPI Kota Bandung Gelar Halal Bihalal dan Pererat Silaturahmi
- daerahPlaza Haji Al Qosbah Hadirkan Sensasi Manasik Haji, Umrah, dan Naik Unta
- Top NewsWakil Bupati berharap kegiatan undian ini dapat semakin memotivasi masyarakat untuk meningkatkan budaya menabung

Diduga Adanya Kolaborasi Pemerintah Dengan Perusahaan Aplikator, Ciptakan Romusha Di Bisnis Translog Berbasis Digital”
NasionalPos.com, Jakarta- Pasca aksi besar driver ojek online pada tanggal 29 Agustus 2024 lalu, Kemenkominfo mengundang perwakilan perusahaan aplikator, perwakilan driver ojek online, dan dari aparat kepolisian, pertemuan di gelar pada tanggal 11 September 2024 lalu, bertempat di Ruang Rapat M. Natsir Lt 6 Gd. Kemenkominfo RI, Gambir Jakpus.
Menyikapi hasil pertemuan tersebut, kepada NasionalPos.com, Andi Kristiyanto Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, ia mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut muncul kejanggalan, yang semestinya Kemenkominfo sebagai wakil pemerintah dan sekaligus sebagai regulator, justru terkesan di pertemuan tersebut menjadi mediator.
“Pertemuan di Kemenkominfo itu deadlock, tidak membuahkan hasil kesepakatan apapun, karena dari pihak Gojek maupun dari Grab bukan dari pengambil Keputusan apapun, sehingga aspirasi perwakilan rekan-rekan driver Ojol hanya di tampung saja, tanpa suatu tawaran kesepakatan, bahkan terkesan perusahaan aplikator tetap teguh pada kebijakannya” Ungkap Andi Kristiyanto kepada nasionalpos.com, Sabtu, 21/9/2024 di kawasan Blok M Jakarta Selatan.
Dari pertemuan tersebut, lanjut Andi, juga nampak sikap Kemenkominfo yang di sampaikan oleh Gunawan Hutagalung Dirjen Pos, terkesan lepas tangan alias lepas tanggungjawab, melalui pernyataannya, bahwa bisnis to bisnis yang artinya persoalan ini hanya masalah bisnis antara driver ojol dengan aplikator, dan bukan antara driver ojol dengan pemerintah, padahal Wakil Menteri Kominfo Angga Raka Prabowo, saat menemui massa aksi driver Ojol pada aksi 29 Agustus 2024 mengatakan bahwa negara harus hadir menyelesaikan masalah antara driver ojol dengan pihak aplikator. dari fakta tersebut, justru pernyataan Gunawan bertentangan dengan pernyataan Wamen Angga Raka Prabowo,
Pernyataan pihak Kemenkominfo sangat di sayangkan, tidak sepatutnya kemenkominfo melontarkan pernyataan seperti itu, dan sudah sepatutnya kemenkominfo dalam hal ini adalah negara harus hadir membela kepentingan driver Ojol yang jumlahnya jutaan orang, serta memberikan jalan keluar melalui diskresi kebijakan, atau mengusulkan kepada Presiden agar segera membuat Perppu yang mengatur berbagai ketentuan dalam bisnis Transportasi & Logistis berbasis Digital.
“ Ya, persoalan driver ojol dengan perusahaan aplikator adalah bisnis, tapi sebagai Pemerintah, Kemenkominfo seharusnya lebih mengayomi maupun membela kepentingan driver Ojol dengan membuat keputusan win-win solusion yakni melindungi kesejahteraan driver ojol melalui suatu kebijakan diskresi, tapi itu tidak dilakukannya, sehingga kami menduga adanya main mata antara Kemenkominfo dengan perusahaan aplikator, yang berimplikasi pertemuan itu tidak menghasilkan keputusan apapun”tukas Andi Kristiyanto yang juga alumni FISIP Universitas Dr Moestopo Beragama.
Menurut Andi, selain persoalan tersebut, yang perlu di cermati adalah masalah hubungan kerja kemitraan yang sebenarnya dapat di maknai sebagai hubungan kerjasama yang saling menguntungkan, akan tetapi realitas yang dialami driver ojol, dapat di katakan terjadi manipulasi hubungan kerja, yang pada prakteknya justru driver ojol di perlakukan sebagai buruh, yang harus mematuhi segala kebijakan yang dikeluarkan sepihak oleh perusahaan aplikator,
Termasuk penetapan potongan 20% dari tarif yang sudah di tentukan, dan yang lebih menciptakan kesengsaran di kalangan driver ojol, perusahaan aplikator memberlakukan kebijakan aturan main untuk mendapatkan order yang sangat tidak manusiawi, dan diskriminatif, hal itu terlihat adanya penerapan pengaturan mendapatkan order, yakni hanya akun yang ikut program penerapan tarif Rp 5000/0,1 KM s/d 5 KM, yang sering diberi order, sedangkan yang tidak mengikuti program tersebut, tidak sering di beri order oleh aplikator, belum lagi masalah bonus, pihak apilkator menetapkan pemberian bonus bagi driver ojol yang dapat mencapai sehari sebanyak 40 Trip dengan jarak variative, itu pun bonus yang diberikan tidak sebanding dengan pengeluaran operasional driver ojol.
Dari keadaan itu, sambung Andi, jelas pihak aplikator menerapkan kerja ala “Romusha” yang memeras tenaga driver ojol dengan penghasilan yang di dapat, yang tidak dapat mencukupi kebutuhan hidup, betul, aplikator telah mengurangi pengangguran, Tapi lapangan kerja yang di berikan justru merupakan lapangan pemerasan, dengan memanfaatkan ketiadaan hukum dalam bisnis ini, dan parahnya negara (Pemerintah & DPR) sampai sekarang tidak membuat perangkat Undang-Undang yang mengatur tentang Praktek Bisnis Transportasi dan Logistik berbasis digital.
“Dengan mencermati situasi tersebut, maka kami menduga Adanya Kolaborasi Pemerintah Dengan perusahaan aplikator justru menciptakan Romusha di Bisnis Transportasi & Logistik (Translog) berbasis digital, dan ini harus segera di akhiri, harus di lawan oleh sebuah kesadaran kolektif dengan analogi kalau kapal itu rusak, ya buat apa di pertahankan, lebih baik ditinggalkan, kemudian bikin kapal baru, yang dapat melepaskan diri dari Romusha (pemerasan tenaga maupun psikis), karena itu sebagai langkah solusi, kami akan terlibat dan mendukung konsep Koperasi berbasis digital dengan berprinsip gotong royong dan tidak ada lagi Romusha, yang di gagas oleh anak-anak muda negeri ini yang sangat peduli terhadap nasib driver Ojol pekerja Romusha“pungkas Andi Kristiyanto.
Suryana Korwil Jabar
13 Apr 2026
Kota Bandung, NasionalPos.com – Di tengah kekhawatiran akan kenaikan harga energi dunia dan dinamika konflik geopolitik yang memengaruhi rantai pasok tekstil garmen dunia, Indonesia dan India bekerjasama untuk mewujudkan pertumbuhan utama industri tekstil dan garmen dunia. Gejolak perang Iran dengan US dan Israel telah mengakibatkan melambungnya harga bahan bakar dunia, termasuk meningkatkan harga bahan baku …
dito
12 Apr 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Perwakilan dari 27 calon jamaah umroh yang gagal berangkat ke tanah suci , dengan di Damping Kuasa Hukum dari LBH Madani Berkeadilan kembali mendatangi kediaman Rodianah selaku Pemilik PT. Arrasyid Amanah Travel yang beralamat di Jl. H. Taimin No. 14 Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara, untuk menuntut hak-haknya yang sampai …
Dewi Apriatin
11 Apr 2026
*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka* Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …
Dewi Apriatin
10 Apr 2026
Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …
Hery
21 Mar 2026
Bekasi,NasionalPos — Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Izzatul Islam, kawasan Grand Wisata, berlangsung khidmat dan aman berkat dukungan pengamanan dari komunitas lintas agama yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Kerukunan Umat Beragama Grand Wisata (FPKUB GWS). Sejak pagi hari, ratusan jamaah telah memadati area masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Ied. Di …
dito
17 Mar 2026
Nasional pos.com, Jakarta- Ketua Umum Forum Kekeluargaan Relawan Pemuda Nusantara (FK REPNUS), Faisal Nasution, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah secara mendasar. Hal ini merespons ajakan Gubernur DKI Jakarta yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam gerakan memilah sampah dari sumbernya. Faisal Nasution menegaskan bahwa persoalan sampah …
21 Nov 2024 1.697 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.400 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.286 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.220 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
28 Jul 2025 1.215 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
09 Jul 2025 1.176 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.085 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.