Home » Headline » Dokumen Rahasia di Kediaman Donald Trump, Ditemukan FBI Telah Bercampur Koran dan Majalah

Dokumen Rahasia di Kediaman Donald Trump, Ditemukan FBI Telah Bercampur Koran dan Majalah

dito 27 Agu 2022 192

Nasionalpos.com, Washington- Diperoleh informasi yang dilansir AP, yang menyebutkan bahwa FBI Dalam pernyataan tertulis atau affidavit FBI telah mengungkapkan  terdapat 14 dari 15 kotak yang berisi dokumen rahasia diambil kembali dari kediaman mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Florida. Sebagian rahasia tingkat tinggi itu dicampur dengan koran-koran, majalah dan surat-surat.

Dilansir AP, Sabtu 27/8/2022, dokumen pengadilan menyatakan tidak ada ruangan di kediaman Trump, Mar-a-Lago yang diizinkan digunakan untuk menyimpan materi rahasia. Hal ini menjadi alasan FBI menggelar penggeledahan di properti itu bulan ini.

Banyak keterangan di affidavit setebal 32 halaman itu yang dirahasiakan karena alasan keamanan saksi dan petugas penegak hukum dan “integritas penyelidikan yang sedang berjalan”. Dokumen itu menawarkan detail mulai dari gambaran sampai tanggal catatan pemerintahan yang disimpan di Mar-a-Lago setelah Trump turun jabatan.

Baca Juga :  SYL Mohon Doa Jelang Sidang Putusan Majelis Hakim

Dokumen itu juga mengungkapkan pemerintah khawatir keberadaan dokumen-dokumen rahasia itu di kediaman ilegal. Affidavit memperjelas bagaimana rahasia pemerintah disimpan serampangan, dan kegagalan nyata melindunginya walaupun sudah berbulan-bulan pejabat pemerintah memintanya dikembalikan. Ini akan menjadi rintangan hukum terbaru bagi Trump sebelum ia maju dalam pemilihan presiden 2024.

“Pemerintah menggelar penyelidikan kriminal mengenai penghapusan tidak tepat dan penyimpanan informasi rahasia di ruang yang tak diizinkan, serta penghapusan dan penyembunyian tidak sah catatan pemerintah,” tulis agen FBI dalam affidavit itu, Jumat, 27/8/2022 kemaren

Dokumen yang dipublikasikan ke publik sebelumnya menunjukkan agen-agen federal menyelidiki potensi pelanggaran beberapa undang-undang federal termasuk Undang-undang Spionase yakni mengumpulkan, memindahkan atau menghilangkan informasi.Pasal lainnya membahas penyembunyian, mutilasi atau penghapusan dan penghancuran, perubahan atau pemalsuan catatan pemerintah.

Trump bersikeras meski bukti menunjukkan sebaliknya, ia sepenuhnya kooperatif dengan pemerintah. Ia meminta anggota Partai Republik mendukungnya untuk menuduh penggeledahan di propertinya bermotif politis yang bertujuan merusak rencananya maju kembali ke pemilihan presiden 2024.

Baca Juga :  RPJMN Diusulkan Masuk di Pasal 3 Raperda RPJMD 2025-2029

Di media sosialnya Trump kembali mengaku ia dan perwakilannya bekerja sama dengan FBI. “(Dan) memberi mereka banyak,” katanya.

Affidavit tidak memberikan detail baru tentang 11 set catatan rahasia yang diambil kembali dalam penggeledahan 8 Agustus lalu di Mar-a-Lago. Tapi menyangkut 15 kotak yang diambil oleh Administrasi Arsip dan Catatan Nasional dari properti itu bulan Januari lalu.

Arsip Nasional AS telah mengirimkan permasalahan ini ke Departemen Kehakiman. Affidavit FBI menyatakan Arsip Nasional menemukan “banyak” materi rahasia. Kasus itu mendorong hakim mengeluarkan surat penggeledahan ke Mar-a-Lago karena banyaknya materi yang sangat rahasia yang ditemukan di 15 kotak yang ditemukan Arsip Nasional.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di Momentum Hari Udara Bersih International, Biru Voice Desak Pemerintah Menjaga Udara Bersih Yang Sudah Semakin Polutif

dito

07 Sep 2026

National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang.     Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …

Masyarakat Nahdliyyin tidak Hendaki Muktamar NU ke 35 menuju ke 2029

dito

07 Sep 2026

NasionalPos.com-Jakarta Pasca terselenggaranya Muktamar NU ke 35 di Tambak Beras Jombang Jawa Timur, tentunya memicu terjadinya pihak yang tidak setuju dengan hasil Muktamar NU ke 35, terkesan ada campur tangan penguasa hari ini, demikian di sampaikan ustadz Damuri Fikri kepada wartawan, Senin, 7/9/2026 di Jakarta.   “Ya, kesan muktamar NU ke 35 menjadi ajang mencari …

Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia terima kunjungan Panitia LA Connection charity golf tournamen

dito

05 Sep 2026

NasionalPost.com, Jakarta- Panitia LA Connection charity golf tournamen yang merupakan komunitas para alumni yang pernah kuliah di kota Los Anggeles dan kota kota lain di Amerika Serikat, berencana menggelar kegiatan LA Connection charity golf tournamen di pondok indah golf course pada 28 Oktober 2026 mendatang, demikian disampaikan oleh ketua panitia Sofyan Saleh kepada wartawan, Sabtu, …

Insentif Baru BGN Harus Diikuti Grading SPPG

dito

05 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan bahwa insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi disamaratakan sebesar Rp6 juta per hari. “Sekarang tidak, ya, tidak rata semua dapur semua kemudian dibayar Rp6 juta, itu tidak adil,” kata Sudaryono seusai rapat dengan Komisi IX DPR, Kamis, …

Sambut Hari Kejaksaan Nasional, Advokat Andi Darwin R Ranreng, SH, MH Soroti Pentingnya Reformasi Kejaksaan demi Kembalikan Kepercayaan Publik

dito

02 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menyambut peringatan Hari Kejaksaan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 September, Advokat senior sekaligus pengamat hukum Andi Darwin R Ranreng, S.H., M.H kepada wartawan, Rabu, 2 September 2026 di Jakarta, ia menyampaikan pandangan kritis namun konstruktif mengenai perjalanan dan tantangan Kejaksaan Republik Indonesia di usianya yang ke-81 tahun.   Tokoh hukum yang juga …

RUU Perampasan Aset Di Sorot Praktisi Hukum, Tekankan Kejelasan Kewenangan dan Pencegahan Penyalahgunaan

dito

01 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana kembali menjadi perhatian publik.   Kali ini, masalah tersebut di respon Praktisi hukum publik Andi Darwin R. Ranreng, yang kemudian kepada wartawan, ia mengatakan bahwa regulasi tersebut perlu dirumuskan secara komprehensif agar benar-benar menjadi instrumen efektif dalam pemberantasan kejahatan, khususnya korupsi, tanpa membuka ruang penyalahgunaan kewenangan. …

x
x