Home » Ekonomi » Dukung Para Petani Tingkatkan Ketahanan Pangan, Pemprov DKI Jakarta Gelar Panen Padi di Rorotan

Dukung Para Petani Tingkatkan Ketahanan Pangan, Pemprov DKI Jakarta Gelar Panen Padi di Rorotan

dito 13 Jul 2022 140

Nasionalpos.com, Jakarta – Untuk diketahui, DKI Jakarta masih memiliki lahan sawah yang ditanami padi dengan total luas 414 Ha dengan total petani penggarap mencapai 454 orang. Sebaran luas sawah di tiga wilayah kota Administrasi, yaitu 45 Ha di Jakarta Barat, 28 Ha di Jakarta Timur, dan di 341 Ha di Jakarta Utara. Luas lahan baku sawah tersebut tertuang pada Keputusan Menteri/Kepala BPN No.686/SK-PG.03.03/XII/2019 pada tanggal 17 Desember 2019.

Sedangkan lahan sawah di Jakarta Utara sebagian besar adalah milik swasta seperti PT KBN, PT Nusa Kirana, Jakpro, dan Sumarecon. Adapun lahan sawah milik petani kurang lebih 12 Ha dengan total petani penggarap 243 orang dan tergabung dalam sembilan kelompok tani. Jenis padi yang ditanam biasanya varietas Ciherang, Situ Bageundit, dan Inpari 30.

Untuk musim tanam Tahun ini, setelah menunggu beberapa bulan, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengadakan kegiatan Panen Padi Bersama, di Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (13/7) pagi.

Kegiatan Panen Padi Bersama dan Pameran Produk Tani ini merupakan salah satu bentuk dukungan dan apresiasi Pemprov DKI Jakarta kepada para petani di Jakarta sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kota Jakarta. Adapun total luas panen kurang lebih 32 Ha dengan potensi produksi mencapai 208 ton. Hasil panen padi sebagian akan dijual kepada PT Food Station Tjipinang Jaya berupa gabah kering panen sejumlah 8 ton.

“Dinas KPKP mempersiapkan lahan, sekalipun diketahui Jakarta bukan wilayah swasembada pangan, namun kami terus berusaha supaya Jakarta juga bisa menyiapkan ketersediaan pangan. Selain (lahan) di Jakarta ada di beberapa tempat, kami juga selama ini bekerja sama dengan daerah lain untuk memastikan ketersediaan beras, padi atau pangan bagi kebutuhan warga Jakarta. Jadi kami pastikan kebutuhan pangan tersedia, cukup dengan harga terjangkau,” papar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria yang hadir dalam kegiatan Panen Padi mewakili Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan seperti dikutip dari Siaran Pers PPID Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga :  Dinas Parekraf Perkenalkan Destinasi Wisata Transportasi Jakarta

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas KPKP DKI Jakarta telah memberikan bantuan 5 ton benih padi dan pengendalian hama penyakit tanaman padi bersama Brigade Proteksi Tanaman. Benih padi tersebut merupakan hasil produksi UPT Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas KPKP DKI Jakarta di lahan sawah abadi, Jakarta Timur. Dukungan lain yang diberikan oleh DKPKP DKI Jakarta adalah pembinaan dan pendampingan oleh Penyuluh Pertanian serta Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT).

“Kita terus bekerja sama dengan daerah lain membantu petani termasuk di sini. Kami juga membantu petani di Rorotan. Nanti juga dibantu dengan Food Station selaku BUMD DKI agar padi yang ada ini bisa langsung diterima dan dipasarkan. Mudah-mudahan bisa membantu kesejahteraan petani di Jakarta. Kami Pemprov DKI berusaha (memenuhi) ketersediaan pangan dengan harga terjangkau. Kita bersyukur Indonesia memiliki lahan luas dan subur, sehingga kita bisa memastikan kebutuhan pangan,” ucap Wagub Ariza.

Selain kegiatan Panen Padi bersama 350 petani dan Pameran Produk Tani, Wagub Ariza juga menggelar dialog dengan para petani, serta secara simbolis melepas penjualan gabah perdana hasil panen padi petani Rorotan kepada PT Food Stasion Tjipinang Jaya. Turut mendampingi, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim; Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati; dan Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo.

Baca Juga :  FPPJ Dorong Gubernur DKI Benahi BUMD untuk Gerakkan Ekonomi

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, kegiatan Panen Padi Bersama kali ini diikuti sembilan kelompok tani yang berjumlah sekitar 350 petani di Rorotan, Jakarta Utara.

“Alhamdulilah, tujuh kelompok di antaranya sudah menerima KUR dari BRI masing-masing sebesar Rp 10 juta dengan proses perizinan mudah dengan cukup memiliki Nomor Induk Berusaha. Hadir juga Bank Indonesia perwakilan DKI yang selalu support untuk teknologi,” ungkapnya.

Kemudian, Ia menjelaskan, pihak pemangku kepentingan lainnya yang berkolaborasi dan berperan pada produksi padi di Jakarta, antara lain swasta pemilik lahan, Kementerian Pertanian, Balai Pengkaijan dan Penerapan Teknologi Pertanian, Balai Pusat Statistik Jakarta, dan Bank BRI. Baznas Bazis DKI Jakarta memberikan dukungan berupa paket sembako untuk 243 orang petani. PT Syngenta memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk pengendalian hama penyakit tanaman.

“Dinas KPKP DKI juga menggandeng Baznas Bazis DKI untuk membantu tidak hanya petani tapi anak anak untuk pendidikan. Hari ini akan dilepas sekitar 8 ton padi dengan harga Rp 38,5 juta. Mudah-mudahan ke depan Food Station berkenan untuk bekerja sama dengan kelompok tani di Jakarta. Memang benar yang dijelaskan tadi; luas lahan pertanian di Jakarta Utara, Timur dan Barat sekitar 414 hektar; dan terluas berada di Jakarta Utara,” pungkas Suharini.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Reshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi

Dhio Justice Law

07 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …

PRAKTISI HUKUM ANDI DARWIN RANRENG, EKSEKUSI LAHAN 6.900 M² TERANCAM MERAMPAS HAK MILIK PIHAK KETIGA SELUAS 4,5 HEKTAR

dito

06 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Perkembangan sengketa tanah di kawasan Tallo, Makassar, yang kini digunakan sebagai Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, nampak menemukan titik terang benderang untuk membuktikan kebenaran dan keabsahan kliennya sebagai pemilik lahan tersebut, yang tidak di pindah tangan kan ke pihak manapun,demikian di sampaikan Andi Darwin R. Ranreng, Pimpinan DRR Associates Legal Consultants yang bertindak …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

PMKRI CABANG JAKARTA PUSAT DIPERCAYA MENJADI TUAN RUMAH KONGRES XXXV DAN MPA XXXIV PMKRI TAHUN 2028

dito

29 Jul 2026

Nasionalpos.com, Ruteng-   Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat Sanctus Robertus Bellarminus resmi dipercaya menjadi tuan rumah Kongres XXXV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIV PMKRI Tahun 2028. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PMKRI yang dipimpin oleh Mandataris Terpilih Cristian A. D. Rettob, setelah forum memberikan kesempatan kepada …

Yayasan Trisakti Tolak Keras Rencana Ubah Status Universitas Trisakti Jadi PTN-BH

dito

27 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Adanya isu yang beredar tentang rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi RI untuk mengubah Status UNIVERSITAS TRISAKTI dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri, Badan Hukum (PTN-BH),       Menanggapi permasalahan tersebut, pada acara konferensi pers, Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Kantor Yayasan Trisakti di kawasan Rawasari Jakarta Timur. …

Tabur Bunga Peringatan 30 Tahun Malapetaka 27 Juli 96, Menjadi Momentum Refleksi Demokrasi Kekinian

dito

27 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat.   Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.   Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …

x
x