Home » Headline » FPTI proyeksikan enam atlet panjat tebing lolos ke Olimpiade Paris

FPTI proyeksikan enam atlet panjat tebing lolos ke Olimpiade Paris

dito 01 Apr 2024 194

NasionalPos.com, Jakarta- Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) memproyeksikan sebanyak enam atlet panjat tebing Indonesia akan lolos untuk ikut berkompetisi dalam ajang Olimpiade Paris 2024.

“Proyeksi kami untuk atlet panjat tebing yang lolos ke Olimpiade karena berpeluang besar dalam proses kualifikasi yang masih berlangsung,” kata Sekjen Pengurus Pusat FPTI Florenciano Hendricus Mutter kepada wartawan di Jakarta, Senin, 1/4/2024

Saat ini, dua atlet telah mengantongi tiket Olimpiade Paris 2024 yaitu panjat tebing putra Rahmad Adi Mulyono dan atlet panjat tebing putri Desak Made Rita Kusuma Dewi.

Florenciano mengatakan, masih ada dua kejuaraan untuk kualifikasi di China dan Amerika Serikat yang akan diikuti para atlet sehingga jumlah yang lolos berpeluang bertambah sekitar empat orang.

Baca Juga :  Kwarda Pramuka DKI Bantu KPA Cegah Penyebaran HIV/AIDS di Jakarta

“Untuk nomor speed kemungkinan besar ada dua atlet lagi yang lolos dan untuk nomor combine juga ada dua atlet,” katanya.

Florenciano mengatakan, belum dapat dipastikan siapa saja atlet yang lolos karena akan diketahui melalui hasil pertandingan dalam kejuaraan kualifikasi yang diikuti.

Atlet panjat tebing pada nomor speed, kata dia, memiliki peringat yang cukup bagus sehingga selain berpeluang lolos juga bisa diharapkan menyabet medali dalam Olimpiade Paris.

Sementara nomor combine, kata dia, berpeluang lolos ke Olimpiade namun tidak diberikan target medali, mengingat secara peringkat masih di bawah atlet-atlet dari negara lain.

Baca Juga :  Sejumlah Bacagub untuk Pilkada Aceh hingga NTT Diumumkan DPP Partai Gerindra

Florenciano mengatakan, dua atlet yang sudah mengantongi tiket Olimpiade Paris bersama atlet lainnya yang akan menjalani kualifikasi saat ini terus menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Bekasi, Jawa Barat.

“Pelatnas ini bahkan sudah dimulai sejak 2020 sampai hari ini sehingga persiapan bisa lebih matang,” ujarnya.

Selain dua atlet panjat tebing, sejumlah atlet dari cabang olahraga lain sudah dipastikan lolos untuk berkompetisi dalam Olimpiade Paris yakni atlet panahan putra Arif Dwi Pangestu, panahan putri Diananda Choirunisa, atlet senam artistik Rifda Irfanaluthfi, atlet menembak putra Fathur Gustafian, dan peselancar putra Indonesia Rio Waida.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x