GPDRR Terapkan Protokol Kesehatan Aman Covid-19

- Editor

Selasa, 24 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Badung – Forum Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat sesuai dengan standar prokes yang telah dibahas, disepakati, dan diakui bersama oleh seluruh pihak UN.

“Untuk memastikan seluruh peserta GPDRR aman dari COVID-19, prosedurnya semua orang yang mengakses ke tempat penyelenggaraan GPDRR wajib mengikuti skrining melalui tes swab antigen dan PCR. Panitia telah menyusun mekanisme untuk mempermudah registrasi hingga proses pengetesan sehingga pengecekan dapat dilakukan dengan cepat,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Wiku Adisasmito di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Selasa, (24/5/2022).

Satuan Tugas (Satgas) Gabungan terdiri dari perwakilan Pemerintah Indonesia dan PBB (UNDRR) menetapkan prosedur prokes aman Covid-19 terhadap semua pihak yang berada di lokasi GPDRR. Satgas merekomendasikan beberapa langkah untuk upaya pencegahan penularan Covid-19 selama penyelenggaraan pada 23–28 Mei 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wiku menjelaskan ketentuan skrining PCR dengan hasil negatif diberlakukan pada 25 dan 27 Mei, saat pembukaan dan penutupan GPDRR di BNDCC. Selain skrining PCR, diberlakukan juga skrining suhu yang disertai dengan pemeriksaan antigen bagi peserta dengan suhu di atas 37,5 derajat Celcius dan belum mendapatkan vaksin lengkap.

Baca Juga :   Komisi X Minta Pemerintah Redam Ego Sektoral Demi Sukseskan Kurikulum Merdeka

Panitia Nasional menyiapkan lokasi skrining tes swab antigen dan PCR di Bali International Convention Center (BICC) dan 17 hotel yang direkomendasikan. Hasil tes swab antigen memerlukan waktu 15 menit dan PCR minimal 6 jam. Prokes yang dilakukan sudah mengikuti peraturan Inmendagri Nomor 26 terbaru tentang PPKM Levelling dimana Provinsi Bali berada di Level 2.  Rekomendasi prokes pada tempat penyelenggaraan yaitu penyemprotan disinfektan pada seluruh ruang dilakukan dua hari sekali. Penyemprotan berlangsung pada pagi sebelum acara dan pada sore setelah kegiatan berakhir.

Penyemprotan juga dilakukan pada saat jeda sesi pada ruang yang digunakan. Ketika penyemprotan, pintu akan dibuka sementara waktu untuk memastikan adanya sirkulasi udara. Petugas akan melakukannya pada peralatan atau permukaan yang sering disentuh peserta, seperti handel pintu, mikrofon dan meja. Penggantian sarung mikrofon akan diganti pada setiap sesinya, Penerapan prokes lain seperti pemakaian masker 3 lapis, baik masker kain atau medis, yang menutup hidung, mulut dan dagu. Wiku juga meminta penggantian masker secara periodik dan membuang masker bekas ke tempat sampah.

Baca Juga :   Ribuan Massa Berbagai Elemen Gelar Aksi di Depan Gedung DPR Tuntut Hak Angket dan Pemakzulan Jokowi Presiden

“Jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain apabila memungkinkan, atau pemanfaatan ruang dengan memuat 75 persen dari kapasitas ruang untuk menghindari kerumunan,” tambahnya.

Wiku juga mengingatkan untuk mencuci tangan dengan sabun cuci tangan atau hand-sanitizer, khususnya setelah menyentuh peralatan atau fasilitas lain, Ia berharap selain berhasilnya penerapan protokol kesehatan di acara ini GPDRR dapat tetap mencapai tujuan utamanya yaitu menjadi wadah saling berbagi pembelajaran bencana dan risikonya antar berbagai negara di dunia, termasuk ancaman bencana nonalam, seperti COVID-19.

Perhelatan internasional GPDRR ke-7 akan dihadiri 4.000 peserta dari berbagai negara yang hadir secara langsung di Nusa Dua, Bali, dengan menerapkan prokes ketat.

Loading

Berita Terkait

Hasil Diraih Kontingen Indonesia Bakal Sesuai Target, Tekad FPTI
Tokoh Pers Prof. Salim Said Tutup Usia
Bareskrim Mabes Polri Harus Ambil Alih Penanganan Kasus Vina
Sidang 100 Tahun KWI Semakin Meneguhkan Semangat 100% Katolik 100% Indonesia
Rencana Kebijakan Pemerintah Men PTN BH kan Usakti, Berpotensi Pelanggaran HAM
Kelompok Masyarakat Sipil Serukan Isu Kesehatan Jadi Arus Utama Kebijakan
ARUN Sambangi LAPAS Kelas II Kotabaru Bangun Sinergitas
KGMBK Adukan Politisi Nasdem Ke Kejakgung RI

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 22:30 WIB

Hasil Diraih Kontingen Indonesia Bakal Sesuai Target, Tekad FPTI

Sabtu, 18 Mei 2024 - 22:22 WIB

Tokoh Pers Prof. Salim Said Tutup Usia

Sabtu, 18 Mei 2024 - 22:11 WIB

Bareskrim Mabes Polri Harus Ambil Alih Penanganan Kasus Vina

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:17 WIB

Sidang 100 Tahun KWI Semakin Meneguhkan Semangat 100% Katolik 100% Indonesia

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:17 WIB

Rencana Kebijakan Pemerintah Men PTN BH kan Usakti, Berpotensi Pelanggaran HAM

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:26 WIB

ARUN Sambangi LAPAS Kelas II Kotabaru Bangun Sinergitas

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:44 WIB

KGMBK Adukan Politisi Nasdem Ke Kejakgung RI

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:03 WIB

Jurnalis Jember Tolak Revisi RUU Penyiaran Ancam kebebasan pers

Berita Terbaru

Headline

Tokoh Pers Prof. Salim Said Tutup Usia

Sabtu, 18 Mei 2024 - 22:22 WIB