Home » Headline » Hadiri Perayaan Natal 2025 Bersama Pemprov DKI Jakarta, Kardinal Ign Suharyo Sampaikan Pesan Persatuan & Perdamaian

Hadiri Perayaan Natal 2025 Bersama Pemprov DKI Jakarta, Kardinal Ign Suharyo Sampaikan Pesan Persatuan & Perdamaian

dito 09 Jan 2026 122

NasionalPos.com, Jakarta-

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wagub DKI Rano Karno menghadiri acara Aktualisasi Nilai-Nilai Natal Tahun 2025 Pemprov DKI di Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (9/1/2026)

Pram dan Rano tiba sekitar pukul 20.00 WIB. Mereka kompak menggunakan batik cokelat. Begitu tiba, mereka mendapat sambutan hangat dari hadirin.

Pram mengaku terkejut dengan acara ini. Menurutnya, ini salah satu acara perayaan keagamaan paling meriah yang pernah ia hadiri.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala karunianya malam ini kita semua dapat hadir berkumpul dalam suasana bahagia pada acara aktualisasi Nilai-Nilai Natal Pemprov DKI tahun 2025,” kata Pram.

“Sebagai pribadi, terus terang saya belum pernah melihat acara Natal yang semeriah ini, hadir Bapak Menag saya dilaporkan kurang lebih 14 ribu,” tambah dia disambut tepuk tangan peserta.

Baca Juga :  Semua Pihak Harus Hormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024

Menag Nasaruddin Umar hadir dalam acara ini. Termasuk Kardinal Ign Suharyo.

Politisi PDIP ini juga menyampaikan selamat Natal dan tahun baru kepada seluruh jajaran Pemprov DKI dan seluruh umat Kristiani di Jakarta. Ia menekankan persatuan dan toleransi harus terus dijunjung.

“Natal tahun ini benar-benar berlangsung dengan sejuk, damai, nyaman dan menggembirakan,” tandas Pram.

Pada kesempatan itu, Kardinal Ignatius Suharyo memberikan pesan natalnya, Ia menggunakan perumpamaan mengenai seseorang dari kota yang bertanya kepada gembala yang memiliki seekor kambing dan domba.

Si kambing berwarna hitam, dan domba berwarna putih. Suharyo, dalam perumpamaan itu memainkan kata-katanya.

“Yang hitam, saya beri rumput satu hari satu keranjang. Yang putih saya beri rumput 2 kali setengah keranjang,” kata Suharyo.

Baca Juga :  Komisi VII Desak Pertamina Audit Menyeluruh Fasilitas Migas

Begitupun perbedaan yang sebenarnya sama. Seperti kambing hanya digembalakan seminggu sekali, sementara domba digembalakan 7 hari sekali.

Dalam perumpamaan, orang kota itu marah. Ia melihat gembala yang punya kambing dan domba itu membeda-bedakan.

“Kawan, kenapa anda selalu membedakan kambing hitam putih? Sebenernya ini milik siapa?” tanya orang kota. Tanya lagi gembala, “yang mana?” “Yang hitam.” “Yang hitam itu milik saya. Yang putih kepunyaan saya,” kata Suharyo mengakhiri perumpamaannya.

“Inilah pesan kita semua. Allah itu mempersatukan, tetapi manusia memisah-misahkan. Maka dari itu ketika pemerintah menjabat untuk terus persatuan, persaudaraan, persamaan, kita membiarkan diri kita dikuasai Allah, karena itu kita akan terus berusaha untuk mempersatukan dan kebersamaan,” pungkas Kardinal Ign Suharyo.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dr. Itje Chodidjah: Pembelajaran Harus Disesuaikan dengan Karakter Generasi Saat Ini

Primadoni,SH

18 Jul 2026

Pessel, Nasionalpos.com – Praktisi Pendidikan, Konsultan Pelatihan Guru, dan Edukator Independen Dr. Itje Chodidjah, M.A. mengimbau para guru di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi agar mampu menjawab kebutuhan peserta didik yang hidup di era yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Imbauan tersebut disampaikan Dr. Itje saat menjadi …

Konfercab PWI Pessel Digelar 25 Juli, Tiga Calon Perebutkan Kursi Ketua

Primadoni,SH

17 Jul 2026

Pessel, Nasionalpos.com– Tiga calon akan bersaing memperebutkan kursi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, dalam Konferensi Kabupaten (Konfercab) yang dijadwalkan berlangsung di Aula Pertemuan SMKN 1 Painan, Sabtu, 25 Juli 2026. Konfercab merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten untuk memilih ketua periode kepengurusan berikutnya sekaligus menentukan arah kebijakan organisasi …

Ketua DPRD Musi Rawas Hadiri Musrenbang Dalam Rangka Penyusunan RKPD Tahun 2027

Andi Ledi Lubuk Linggau

17 Jul 2026

Asionalpos.com-Musi Rawas — Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, bertempat di Auditorium Pemkab Musi Rawas, Selasa (31/3/2026).   Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Musi Rawas, H. Suprayitno, dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas, Asisten Deputi Sistem Distribusi Pangan Kemenko …

DPRD Musi Rawas Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

Andi Ledi Lubuk Linggau

17 Jul 2026

Nasionalpos.com/MusiRawas, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Musi Rawas Tahun Anggaran 2025, Selasa (31/3/2026). Rapat yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Musi Rawas tersebut dihadiri sebanyak 21 dari total 40 anggota DPRD. Jalannya rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD …

PAL Jaya: Penjaga Lingkungan Jakarta yang Selama Ini Kurang Dikenal”

dito

17 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- “Peradaban sebuah kota tidak hanya diukur dari gedung pencakar langit atau jalan bebas hambatnya, tetapi dari bagaimana kota itu mengelola air limbahnya.”   Kalimat tersebut menjadi pengingat bahwa sanitasi adalah fondasi peradaban modern. Sayangnya, sanitasi justru merupakan sektor yang paling jarang mendapat perhatian publik.   Selama ini masyarakat lebih mengenal Perumda PAL Jaya …

Dana CSR Diduga Mengalir Puluhan Juta Tiap Tahun, Jalan Plantaran Tetap Hancur; AWI Dpc Banyuwangi Soroti Transparansi Pengelolaan Dana

- Banyuwangi

16 Jul 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Kerusakan Jalan Plantaran, Dusun Plantaran, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, kembali memicu sorotan tajam. Di tengah kondisi jalan yang bertahun-tahun dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan, justru beredar dokumen yang menunjukkan adanya dana kontribusi atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta setiap tahun. …

x
x