Home » Headline » Hasil Jajak Pendapat Jelang Pemilu Sela Dukungan untuk Biden Turun Jadi 39%

Hasil Jajak Pendapat Jelang Pemilu Sela Dukungan untuk Biden Turun Jadi 39%

dito 27 Okt 2022 84

NasionalPos.com, Washington– Diperoleh informasi yang dilansir dari kantor berita Reuters, menyebutkan bahwa Jajak pendapat yang digelar Reuters/Ipsos menemukan dukungan untuk Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden hampir di titik terendah selama masa jabatannya. Hasil survei Rabu 26/10/2022 waktu setempat,  dirilis dua pekan sebelum pemilihan sela yang akan membentuk sisa masa pemerintahan Biden.

Jajak pendapat yang digelar dua hari menemukan hanya 39 persen responden yang mendukung kinerja Biden. Satu poin lebih rendah dibanding pekan sebelumnya.

Baca Juga :  Putih Sari Minta Pemda Indramayu Berikan Perlindungan terhadap PMI

Ketidakpopuleran Biden mendorong prediksi Partai Republik akan menguasai House of Representative AS dan kemungkinan juga Senat dalam pemilihan 8 November mendatang. Menguasai lebih dari satu majelis legislatif akan memberi Partai Republik kekuasaan untuk menahan agenda legislatif Biden.

Sejak menjabat di tengah pandemi Covid-19 pada Januari 2021 lalu, masa pemerintahan Biden ditandai guncangan ekonomi yang disebabkan krisis kesehatan global termasuk lonjakan inflasi. Pada Mei dan Juni lalu angka dukungan pada Biden menyentuh rekor terendahnya yakni hanya 36 persen.

Baca Juga :  Kedatangan Ketua Parlemen Korsel di Jakarta, Disambut Ketua DPR RI & Presiden

Jajak pendapat digelar secara daring menggunakan bahasa Inggris di seluruh AS. Dilakukan terhadap 1.005 orang dewasa termasuk 447 simpatisan Demokrat dan 369 simpatisan Republik. Interval kredibilitas jajak pendapat ini empat persen.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

x
x