Home » Ekonomi » Jumbo Bakal Tayang Di 17 Negara Visinema Puji Dukungan Kemenekraf Bantu Menembus Pasar Global

Jumbo Bakal Tayang Di 17 Negara Visinema Puji Dukungan Kemenekraf Bantu Menembus Pasar Global

Iyut Ermawati - Karawang 14 Mar 2025 241

nasionalpos.com -*Jakarta, 13 Maret 2025* – Dukungan nyata dari Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) menjadi kunci kesuksesan film animasi Jumbo menembus pasar internasional. Visinema mengapresiasi langkah konkret Kemenekraf yang membantu Jumbo dari tahap awal hingga eksekusi. Keberhasilan ini membuktikan bahwa talenta animasi Indonesia mampu bersaing di tingkat global, didukung Kemenekraf untuk terus memajukan industri kreatif tanah air.

Kesaksian itu disampaikan Visinema pada Gala Premier Jumbo digelar di Epicentrum XXI, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2025, yang dihadiri oleh Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabarekraf), Teuku Riefky Harsya, serta Deputi Bidang Kreativitas Media, Agustini Rahayu.

Menekraf Riefky memberikan apresiasi terhadap perkembangan sektor perfilman dan animasi Indonesia, salah satunya melalui dukungan penuh terhadap peluncuran film animasi Jumbo. Film ini resmi dirilis dan siap tayang di seluruh bioskop Indonesia pada momentum libur Lebaran 2025.

Dalam sambutannya, Menekraf Riefky menyatakan Jumbo merupakan contoh nyata karya animasi lokal yang mampu bersaing di pasar global.

“Hari ini kita tidak hanya menyambut peluncuran sebuah film, tetapi juga merayakan salah satu pencapaian besar industri animasi Indonesia. Jumbo adalah bukti nyata bahwa industri kreatif Indonesia semakin kuat, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Kemenekraf telah memberikan dukungan penuh terhadap produksi film animasi Jumbo sejak tahap awal, termasuk sebelum trailer resmi diluncurkan. Dukungan ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, melalui Bappenas, untuk memperkuat ekosistem animasi Indonesia. Menekraf Riefky menjelaskan dukungan tersebut mencakup kebijakan strategis yang tepat sasaran dan tepat guna.

Baca Juga :  Menteri Pariwisata: Peringatan Nuzulul Qur'an Jadi Momentum Perkuat Nilai -nilai Kebajikan*

“Kami hadir sebagai jembatan antara para pelaku ekonomi kreatif dengan mitra-mitra strategis, agar pengembangan tiap subsektor dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Selain itu, sejalan dengan _expert survey_ yang kami lakukan pada tahun 2024, subsektor Film, Animasi, dan Video (FAV) diprediksi menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat. Hal ini dibuktikan pada 2024 jumlah penonton film Indonesia mencapai rekor 82 juta penonton, melampaui capaian di 2023 sebesar 54 juta penonton. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk mendorong lebih banyak karya lokal agar bisa menembus pasar internasional,” jelasnya.

Film animasi Jumbo tidak hanya akan tayang di dalam negeri, tetapi juga akan tayang di 17 negara seperti Turki, Mongolia, Rusia dan beberapa negara Eropa. Group President Visinema dan CEO Visinema Studios, Herry B. Salim menyebut pencapaian ini sebagai langkah awal bagi industri animasi Indonesia untuk menciptakan _evergreen intellectual property_ (IP) yang diakui secara global.

“Mungkin sudah banyak yang tahu kalau kita bicara evergreen IP seperti _Toy Story_, _Frozen_, dan lain sebagainya, di mana itu semua milik IP luar negeri, dan Indonesia belum sampai mempunyai itu. Harapannya semoga Jumbo ini menjadi langkah awal untuk Indonesia mempunyai _evergreen IP_ yang nantinya bukan hanya menjadi tuan rumah di Indonesia tetapi juga bisa didengar di mancanegara,” kata Herry dalam jumpa pers seusai gala premier.

Baca Juga :  Jenis-Jenis Produk Smart Home dan Manfaatnya

Founder and Group CEO Visinema, Angga Dwimas Sasongko, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan nyata yang diberikan oleh Kemenekraf/Barekraf.

“Saya sebagai kreator sangat bersyukur dan terima kasih terhadap Kementerian Ekonomi Kreatif saat ini yang sangat responsif dan inisiatifnya sangat luar biasa. Pak Riefky, Bu Irene, beserta tim enggak hanya memberikan janji manis, tetapi kita mendapat dukungan nyata sehingga Jumbo bisa menjangkau dengan sangat luas, mulai dari _brainstorm_ hingga eksekusi. Karena kuncinya bagaimana IP ini bisa dikenal secara luas sehingga kita bisa memenangkan market kita sendiri. Dan apa yang dilakukan Kemenekraf membuat itu jadi mungkin hari ini,” ungkap Angga.

Keberhasilan Jumbo menembus pasar internasional tidak hanya menjadi pencapaian bagi satu film, tetapi juga bukti bahwa talenta animasi Indonesia mampu menciptakan karya berstandar global. Menekraf Riefky menegaskan komitmen Kemenekraf untuk terus mendukung industri animasi.

“Kami percaya bahwa industri animasi di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang. Oleh karena itu, kami mendukung penuh para animator dan pelaku industri untuk terus menciptakan karya yang kompetitif dan berdaya saing di pasar global,” tutup Menekraf Riefky.

Red**

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x