Home » Ekonomi » Kolaborasi Hijau: LindungiHutan Dukung Penghijauan PT Pacific International Lines Indonesia di Tangerang

Kolaborasi Hijau: LindungiHutan Dukung Penghijauan PT Pacific International Lines Indonesia di Tangerang

Dewi Apriatin 18 Des 2024 148

NasionalPos.com, Jakarta – Dalam rangka program tanggung jawab sosial PT Pacific International Lines (PIL) Indonesia, LindungiHutan ikut terlibat dalam program penanaman 500 bibit mangrove di Sukawali, Tangerang (23/11) lalu.

Financial Controller PT Pacific International Lines (PIL) Indonesia, Marcellinus Kristianto, mengatakan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menyeimbangkan operasional bisnis dan memberikan dampak keberlanjutan pada lingkungan.

“Kami sangat menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara kegiatan operasi bisnis dan keberlanjutan lingkungan. Kami ingin membantu untuk memulihkan ekosistem mangrove yang berperan besar dalam mencegah abrasi dan mengurangi dampak perubahan iklim. Selain itu, mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama”.

Pemilihan Desa Sukawali bukan tanpa alasan. Ketua Kelompok Tani Remaja Tabur, Ahmad Marbawi, mengungkap bahwa dalam kurun waktu 20 tahun kawasan pesisir Sukawali menyusut sekitar 100 meter. Kawasan ini menghadapi tantangan serius terkait abrasi, sehingga LindungiHutan dan PIL Indonesia ingin berkontribusi untuk pesisir Sukawali melalui penanaman mangrove.

Baca Juga :  Cara Naikkan Profit: Bisa Tembus 30% Per Tahun

Sebelumnya, masyarakat Sukawali telah memasang patok bambu untuk menghambat abrasi. Namun, untuk dampak jangka panjang cara tersebut kurang efektif dilakukan. Dari mangrove yang ditanam, diharapkan mampu memberikan solusi alami yang efektif dan berkelanjutan.

Penanaman mangrove tidak hanya berfungsi untuk melindungi kawasan pesisir dari abrasi, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan sebagai petani mangrove.

Untuk memperluas dampak keberlanjutan, LindungiHutan menggandeng Kelompok Tani Remaja Tanjung Burung dalam proses penyedia bibit berkualitas, penanaman, hingga pemantauan bibit mangrove yang telah ditanam. Kerja sama ini, sejalan dengan tujuan LindungiHutan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan alam.

Baca Juga :  Wantimpres Agung Laksono Dengarkan Keluh Kesah Komunitas Nelayan Muara Angke

“Sesuai tujuan kami, menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan dampak positif bagi masyarakat sehingga kami menggandeng kelompok masyarakat untuk memperluas dampak tersebut,” ujar Miftachur “Ben” Robani, CEO LindungiHutan.

Program penanaman 500 pohon mangrove di pesisir Sukawali diharapkan mampu menyerap emisi karbon, memperkuat kawasan pesisir dari abrasi, dan menyediakan habitat baru bagi satwa lokal. Selain itu, mangrove-mangrove tersebut mampu melindungi masyarakat Sukawali dari kerusakan lingkungan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x