Home » Headline » Konstelasi Konstestasi Politik & Dugaan Keterlibatan Asing Jelang Pemilu 2024

Konstelasi Konstestasi Politik & Dugaan Keterlibatan Asing Jelang Pemilu 2024

dito 05 Mar 2023 188

NasionalPos.com, Jakarta- Pilleg/Pilpres 2024 tinggal sebelas bulan lagi–namun hingga detik ini, belum ada kekuatan-kekuatan asing yang coba ‘mendekat’ ke PDI–Perjuangan. Seharusnya hal ini menjadi perhatian semua partai politik peserta Pemilu 2024 mendatang, tak terkecuali PDIP sebagai partai pemenang Pemilu tahun 2019 lalu, demikian disampaikan Setyoko Pemerhati Politik Independen kepada nasionalpos.com, Minggu, 5 Maret 2023 di Jakarta.

“Ya, tentunya Ketum PDI-P beserta jajarannya, dapat mencermati perkembangan politik dengan segera menentukan calon Presiden dan calon wapres yang bakal diusung pada perhelatan politik di Tahun 2024 mendatang, jangan sampai terlambat memulai startnya”ucap Setyoko.

Menurut Setyoko, Sikap politik PDIP sungguh aneh, yang masih blum menentukan pasangan capres-cawapres, serta terkesan belum intens melakukan komunikasi politik dengan partai lain, padahal sejumlah parpol semakin intens melakukan komunikasi politik menghadapi pemilihan umum serentak atau Pemilu 2024. Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Golkar, PAN dan PPP misalnya. Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengaku, KIB memang belum membicarakan nama bakal capres-cawapres karena masih fokus pada visi-misi koalisi.

Selain itu, Konstelasi politik menuju Pemilu 2024  kian hangat menjadi perbincangan, termasuk perseteruan politik  antara  Prabowo Subianto dan Anies Baswedan,  dinilai sebagai langkah untuk menjenggal kedua nama dalam bursa pencalonan presiden 2024 itu, Namun di sisi lain, perseteruan tersebut bisa menjadi pintu baru untuk membuka ruang renegosiasi antara Prabawo dan Anies Baswedan menuju Pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga :  Organisasi Advokat dan Paralegal DPD Feradi WPI Jatim Ingatkan Tidak Ada Pungutan di Lembaga Pendidikan Banyuwangi

“Situasi politik semakin menghangat, dengan adanya sinyalemen intervensi Asing, hal ini Terkait dengan pencapresan Anies Rasyid Baswedan, yang kami peroleh informasi, salah satu negara asing (AS) pada awal Oktober 2022 yang lalu sudah ‘mendekat’ ke Partai Demokrat dan 15 Februari 2023 lalu ada kunjungan Dubes AS yang baru di Indonesia ke DPP PKS., ada apa sebenarnya ini” ucap Setyoko.

Nach, lanjut Setyoko, kunjungan pihak AS ke PKS merupakan sinyal dukungan negara adidaya tersebut untuk Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sehingga konsekuensi logis dari pertemuan Dubes AS dengan DPP PKS adalah percepatan deklarasi dukungan DPP PKS terhadap pencapresan ARB,

“Saya mendapat informasi dari hasil analisa atau riset US Embassy, di Jakarta beberapa tahun lalu, yang menyebutkan bahwa di mata AS, ARB adalah seorang penganut Islam moderat. Keberadaan ARB baik itu karier akademisnya maupun karier politiknya selalalu dipantau oleh pihak AS. Kedubes AS beberapa kali pernah mengundang ARB ke acara-acara yang diselenggarakan Kedubes AS di Jakarta. “ucap Setyoko.

Baca Juga :  Jangan Bingung dan Ragu, Hanya PPM Hasil Munaslub Ancol 2024 yang Sah dan Legitimate

Setyoko juga menambahkan mungkin saja AS selama ini hanya menilai dan mengukur siapa capres di Indonesia dari kepentingan nasionalnya. AS kini hanya ingin konsep indo-pacific didukung negara-negara Asia Tenggara, terutama Indonesia dan Malaysia, AS ingin kedua negara ini tidak terlalu rapat dengan RRC, karena RRC dan Rusia disebut oleh AS sebagai musuh utamanya. Jika meminjam/memakai terminologi filsafat sosial, maka di mata AS itu RRC adalah sebagai kontradiksi pokok bagi AS, sedangkan posisi Rusia dipandang AS sebagai kontradiksi dasar.

“AS menilai ancaman keamanan nasionalnya adalah RRC, siapa capres di Indonesia yang tidak dekat dengan RRC, tentu akan lebih disukai/disenangi oleh AS. Inilah bentuk konkret operasi penggalangan intelijen AS di Indonesia, sehingga detik ini pun PDI-P belum membangun koalisi dengan parpol-parpol lain, ini menunjukkan adanya sinyalemen kehati-hatian PDI-Perjuangan dalam menentukan capres-cawapresnya, terlebih mungkin saja, mereka lebih mewaspadai Gerakan politik dari asing pada pilpres 2024 mendatang, meskipun dengan konsekuensi terlambat dalam mengambil start politik dalam pertarungan di pilpres 2024 mendatang” pungkas Setyoko.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dapur MBG beserta Aktivitasnya di Pulogebang Permai, Resah kan Warga, Warga Tuntut Tutup

dito

24 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Meski dapur MBG di komplek Pulogebang Permai RT 01/RW 12 Kelurahan Pulogebang dalam tahap persiapan operasi namun pada realitas nya di duga justru menimbulkan keresahan masyarakat dilingkungan komplek tersebut .   Adapun keresahan itu muncul antara dari soal Amdal yang dicurigai akan berdampak kepada masyarakat sekitarnya, baik masalah Bau, maupun masalah sanitasi, serta …

Poros Rawamangun Peringatkan Sudin Dishub Jakarta Timur, agar Bijaksana Dalam Lakukan Penertiban

dito

20 Jun 2026

NationalPos.com, Jakarta- Peristiwa pengemudi ojek online (ojol) yang memohon-mohon hingga menangis histeris karena motornya diangkut petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudin Dishub) Jakarta Timur terjadi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kendaraan tersebut ditindak karena kedapatan parkir di atas trotoar yang melanggar aturan dan memicu kemacetan. Setelah video yang menayangkan Kejadian tersebut viral, hingga menuai respon simpatik …

KM Fortune Melimpah Disita, Nasib 1 Nahkoda dan 36 ABK Jadi Sorotan

- Banyuwangi

20 Jun 2026

Jakarta, Nasionalpos.com – Tim Kuasa Hukum PT Fortun Berkah Samudra menyampaikan keprihatinan atas penanganan perkara yang saat ini sedang berlangsung terhadap KM. FORTUNE MELIMPAH 99 GT 258. Perkara tersebut tidak hanya berdampak terhadap perusahaan sebagai pemilik kapal, tetapi juga berdampak langsung terhadap 1 (satu) orang nahkoda dan 36 (tiga puluh enam) Anak Buah Kapal (ABK) …

Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

x
x