Home » Top News » Korban Proyek Pengadaan Tower BTS Mengadu ke Wantimpres, Tuntut Jhonny G Plate Diberhentikan Sebagai Menkominfo

Korban Proyek Pengadaan Tower BTS Mengadu ke Wantimpres, Tuntut Jhonny G Plate Diberhentikan Sebagai Menkominfo

dito 19 Des 2022 118

NasionalPos.com, Jakarta– Amanah yang diberikan pemerintah kepada Menkominfo Jhonny G Plate untuk menyelenggarakan Proyek Pengadaan Tower BTS sebagai upaya memenuhi kebutuhan rakyat terhadap teknologi internet, ternyata tidak memenuhi harapan, bahkan amburadul terindikasi merugikan negara dan juga mengorbankan rakyat melalui adanya dugaan Tindakan korupsi, kolusi, gratifikasi serta adanya dugaan konspirasi jahat yang menguntungkan kepentingan pribadi maupun golongan, demikian disampaikan H. Galuh Sunarya Koordinator Komunitas Korban Proyek Pengadaan Tower BTS saat dihubungi awak media, Senin , 19/12/2022 di Jakarta.

“Ya, sudah semestinya Menkominfo Jhonny G Plate bertanggungjawab terhadap pelaksanaan proyek pengadaan tower Base Transceiver Station (BTS) oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), di duga menimbulkan kerugian negara Trilyunan rupiah, beliau jangan lari tanggungjawab donk” ungkap H Galuh Sunarya.

Menurut Galuh, untuk mempercepat Digitalisasi Nasional, Kementerian Kominfo membutuhkan anggaran sebesar Rp22,57 triliun pembangunan akses jaringan seluler 4G di 9.113 desa dan kelurahan daerah 3T akan diselesaikan sampai dengan tahun 2022 oleh BAKTI sebagai Lembaga yang dibuat Kemenkominfo, Lembaga itu dibuat seakan-akan sebagai tameng Kemenkominfo, ketika proyek tersebut bermasalah, dan dugaan tersebut mendekati kenyataan, ketika pelaksanaan Proyek pengadaan Tower BTS tersebut yang tidak sesuai standartisasi kesehatan dan keselamatan yang ditetapkan oleh WHO (Badan Kesehatan Dunia), maupun adanya tindakan yang mengabaikan dampak lingkungan bagi masyarakat, sehingga menyebabkan adanya gangguan radiasi yang dialami oleh warga, akibatnya ada warga yang mengalami gangguan pernafasan, gangguan pendengaran dll.

Baca Juga :  Pengoperasian Kembali UP PKB Jagakarsa Di Resmikan Oleh Sekda Provinsi DKI Jakarta

“Dalam perkembangan penanganan kasus dugaan peristiwa pidana atau pelanggaran hukum pada proyek pengadaan tower Base Transceiver Station (BTS) di Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), mestinya pihak Jampidsus lebih dahulu segera memeriksa Jhonny G Plate Menkominfo, tapi sampai sekarang mengapa belum diperiksa? Ini kan, aneh, kami menduga dia itu sudah bikin sengsara rakyat, kenapa sampai sekarang belum tersentuh hukum?”tukas H. Galuh Sunarya.

Baca Juga :  PERAK Desak Komjak Panggil Jampidsus, Soal Penanganan Dugaan Keterlibatan Politisi Nasdem di Kasus Suap Proyek Bakamla 2016

Oleh karena itu, lanjut H Galuh, mencermati kondisi tersebut, pihaknya berinisiatif mengadukan permasalahan ini ke Wantimpres, yang memiliki kewenangan memberikan masukan maupun saran kepada Presiden Joko Widodo, agar Presiden Joko Widodo memberikan ijin  kepada Jampidsus, agar memeriksa yang bersangkutan, dan bahkan kalau perlu yang bersangkutan di berhentikan sebagai Menkominfo.

“Ya, kami sebagai korban, tidak hanya meminta ganti rugi atas pelaksanaan proyek tersebut, yang membuat rakyat sengsara, tapi lebih dari itu, kami mendesak Wantimpres, memberikan saran kepada Bapak Presiden, agar segera memberhentikan Jhonny G Plate sebagai Menkominfo, yang harus bertanggungjawab terhadap kegagalan proyek pengadaan tower Base Transceiver Station (BTS), jangan hanya pertanggungjawaban kegagalan tersebut ke BAKTI doank,”pungkas H Galuh.

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sempat Kejar-kejaran di Kebun Sawit, Tim Tabur Kejari Pessel Akhirnya Berhasil Amankan DPO Terpidana Kasus Kehutan

Primadoni,SH

28 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Operasi penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana kasus tindak pidana kehutanan di Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (28/8/2026), berlangsung menegangkan. Tim Tabur Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan harus melakukan pengejaran hingga ke area kebun sawit setelah terpidana Marsedes Pgl. Sedes melakukan perlawanan saat hendak dieksekusi. Seperti diketahui, …

Pisah Sambut Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi Serahkan Kepemimpinan kepada Evide

Zulwandi

26 Agu 2026

Padang, Nasionalpos.com — SMAN 12 Padang menggelar acara pisah sambut kepala sekolah, Senin (24/8/2026), sebagai momentum serah terima kepemimpinan dari Pelaksana Tugas (PLT) Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi, M.Pd., kepada kepala sekolah definitif, Evidel, S.Pd. Acara tersebut dihadiri Kasi SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Alit Anugrah Maria, M.Pd., yang mewakili Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) …

Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Dua Bulan untuk 13.044 SPPG: Mana Roadmap BGN?

dito

23 Agu 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang mantan anggota BPK RI dan mantan kader Partai Gerindra    Pemerintah menyampaikan bahwa penyelesaian sekitar 13 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih berada dalam tahap persiapan membutuhkan waktu hingga dua bulan. Berdasarkan data BGN, jumlah tepatnya mencapai 13.044 SPPG Proses Persiapan. Selain itu, terdapat 27.469 …

MAPPI & Dosen Usakti Desak KPK Tangkap Ainun Naim atas Dugaan Keterlibatan Kasus Google Cloud

dito

19 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sebanyak ratusan orang dari Masyarakat Aliansi Peduli Pendidikan (MAPPI) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 19/8/2026   Mengusung tuntutan agar Mendesak KPK agar segera memanggil Ainun Na’im Sekjen Kemendikbudristek 2019-2021, terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek di bawah kepemimpinan Nadim Makarim     ” Ya, …

x
x