Home » Headline » Korban TPPO Capai Ribuan, Kurniasih : Rekrutmen PMI Prosedural Lebih Digalakkan

Korban TPPO Capai Ribuan, Kurniasih : Rekrutmen PMI Prosedural Lebih Digalakkan

dito 04 Okt 2023 111

NasionalPos.com,Jakarta- Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pusat dan daerah telah menyelamatkan 2.710 korban dan mengamankan 1.014 tersangka sejak Juni-September 2023.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati mengapresiasi langkah penindakan hukum atas kasus TPPO yang mengancam masyarakat.

Terlebih dibentuknya Satgas TPPO lintas instansi dari pusat hingga daerah menyiratkan jika TPPO adalah masalah serius dan harus ditanggulangi semua pihak.

“Saya mendorong saat KTT ASEAN yang lalu agar dibuat MoU di negara-negara Asia Tenggara seiring meningkatnya daerah tujuan TPPO di wilayah Asia Tenggara. Tegaskan penegakan hukum di Indonesia juga mesti dibarengi dengan penindakan hukum yang tegas pula di daerah kawasan mengingat ada jejaring internasional,” sebut Kurniasih kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Rabu (4/10/2023).

Baca Juga :  Publik Desak Presiden Copot Menteri Dari Partai Nasdem, Bukan Terkait Pencapresan Anies, Tapi Terkait Kinerjanya Tidak Sesuai Harapan

Anggota Fraksi PKS DPR RI ini menyebut perlindungan WNI adalah harga mati. Negara wajib hadir dalam melindungi keselamatan warga negara agar tidak terjerumus iming-iming modus TPPO. Terlebih menurut temuan Satgas TPPO mayoritas korban terjerat dengan rayuan penempatan kerja Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Anak Buah Kapal (ABK).

“Kami di Komisi IX meminta agar proses perekrutan PMI prosedural lebih dikencangkan dengan sosialisasi yang lebih massif,” ungkap Anggota DPR RI Dapil Luar Negeri, Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan ini.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Heru Berharap Bentara Budaya Art Gallery Menjadi Wadah Berkarya Pegiat Seni di Jakarta

Selain peluang bekerja di luar negeri dengan jalur prosedural perlu alternatif lapangan pekerjaan yang lebih luas melihat dua terbesar faktor TPPO adalah tawaran pekerjaan di luar negeri.

“Angkatan kerja kita saat ini didominasi pekerja informal, seharusnya untuk jaminan kesejahteraan jangka panjang sektor formal lebih mendominasi. Buka lapangan pekerjaan lebih luas sebagai salah satu alternatif pencegahan TPPO dari hulu,” tandasnya .

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

DPD Partai Hanura Jabar Gelar Musda 2026 di Bandung

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan No. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat Partai Hanura, Ketua DPD …

Partai Hanura Gelar Musda 2026 di Bandung, Fokus pada Regenerasi Kepemimpinan

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Yang berlangsung di sebuah hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan, no. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat …

x
x