Home » Headline » Makna Kepahlawanan Dalam Islam, Utamakan Keimanan & Keiklasan Dalam Perjuangan

Makna Kepahlawanan Dalam Islam, Utamakan Keimanan & Keiklasan Dalam Perjuangan

dito 10 Nov 2024 280

NasionalPos.com, Jakarta- hari ini tepat tanggal 10 November, Bangsa Indonesia senantiasa memperingatinya setiap tahun sebagai Hari Pahlawan, Hari ini bukan hanya sekadar memperingati pertempuran besar di Surabaya pada tahun 1945, tetapi juga menjadi momen refleksi untuk mengapresiasi jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban, serta untuk memperkuat semangat nasionalisme di kalangan generasi muda, demikian disampaikan KH Yusuf Aman Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Daerah Khusus Jakarta kepada nasionalpos.com, Minggu, 10 November 2024 di Jakarta.

“Hari Pahlawan bukan hanya sekedar mengenang sejarah, tetapi juga memberikan kita pelajaran penting tentang keberanian, pengorbanan, dan semangat perjuangan di berbagai bidang kehidupan dan tentunya di sepanjang masa, masa dahulu, sekarang dan masa mendatang. “ ucap KH Yusuf Aman Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Daerah Khusus Jakarta.

Sedangkan dalam konteks ajaran Islam, lanjutnya, pahlawan dapat dimaknai sebagai orang Islam yang berjuang menegakkan kebenaran (al-haq) demi memperoleh ridha Allah semata. Di sini maknanya, kebenaran adalah segala sesuatu (baik yang berupa perintah maupun larangan) yang datang dari Allah Swt melalui ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad Saw. (Wama atakum al-Rasulu fakhuzuhu wama nahakum ‘anhu fantahu), Dengan demikian, pahlawan dalam perspektif Islam harus memiliki koridor dan konteks ini (memperjuangkan kebenaran dan untuk menjunjung nilai luhur Islam sebagai agama yang benar). Dalam konteks makro, pahlawan Islam adalah orang Islam yang berjuang membela tanah air dan mempertahankan kemerdekaan bangsa dan Negara dari penindasan dan penjajahan.

Dalam perspektif Islam, yang disebut pahlawan tentunya memiliki kontribusi atau jasa besar bagi orang lain, karena semua ajaran dalam Islam memiliki implikasi positif bagi orang lain, bahkan untuk semesta alam ini (semua makhluk hidup), sebagaimana sabda Nabi: Khair al-Nas anfa’uhum li al-nas dan firman Allah: Wama arsalnaka illa rahmatan li al-‘alamin.

Baca Juga :  Kebijakan KTP Digital, Sebaiknya DiKaji ulang Agar Tidak Bebani Rakyat

Mengenai berjuang menegakkan kebenaran dan keadilan ini banyak disebut dalam al-Quran, di antaranya adalah: “Perangilah mereka sehingga tidak ada lagi penindasan, dan yang ada hanya keadilan dan keimanan kepada Allah (QS, 2:193) seluruhnya dan dimana saja (QS, 8:39). Dan kenapa kamu tidak berperang di jalan Allah. dan untuk mereka yang lemah, laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang berkata “Tuhan, keluarkanlah kami dari kota ini yang penduduknya zalim; dan berilah kami dari pihak-Mu orang yang dapat menjadi pelindung, dan berilah kami dari pihak-Mu penolong.” (QS, 4:75).

“ Nah konteks peringatan Hari Pahlawan ke 79 ini, maka dapat di katakan nilai-nilai kepahlawanan itu tidak terlepas dari keimanan, bahkan keimanan itu menjadi dasar seseorang untuk berjuang secara iklas melawan berbagai bentuk penzoliman, penjajahan dan kemungkaran, mereka yang berjuang di 79 tahun yang lalu, layak di sebut sebagai pahlawan, karena mereka iklas berkorban mempertaruhkan hidupnya untuk suatu perjuangan mempertahankan kemerdekaan.” Tukas KH. Yusuf Aman.

Lebih lanjut KH Yusuf Aman mengatakan Hari Pahlawan juga menjadi momen untuk refleksi diri tentang bagaimana kita sebagai generasi penerus dapat melanjutkan perjuangan bangsa. Dalam menghadapi era globalisasi, tantangan yang dihadapi Indonesia pun berbeda. Namun, semangat perjuangan pahlawan harus tetap menjadi inspirasi untuk berjuang di bidang apapun yang di geluti—baik dalam dunia pendidikan, ekonomi, kesehatan, atau teknologi, terutama untuk kalangan gen Z, agar lebih memaknai peringatan Hari Pahlawan ini, tidak sekedar seremonial, melainkan di implementasikan pada sikap berani berkorban, berani berjuang berdasarkan keimanan & keiklasan untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan berdasarkan pada kepentingan pribadi ingin di puji, maupun ingin di beri penghargaan.

Baca Juga :  Pembangunan NCICD dan Pengembangan Kawasan Wisata Sejarah Di Tekankan oleh PJ Gubernur DKI Jakarta

Selain itu, menurut KH Yusuf Aman, dalam memperingati momentum Hari Pahlawan ini, tidak hanya mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang gugur dalam sebuah pertempuran fisik maupun non fisik dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, serta pahlawan dalam mengisi kemerdekaan yang telah berusia 79 tahun, melainkan peringatan Hari Pahlawan ini juga sepatutnya sebagai momentum mengenang dan menghormati diantara Pahlawan yang harus di junjung tinggi, dan di hormati adalah, ayah bunda sebagai pahlawan dalam melahirkan, membesarkan dan membentuk akhlaq, dan juga guru para pendidik sebagai pembina aklaq, serta tokoh agama yang Istiqomah ,mereka juga adalah para pahlawan yang tidak boleh di lupakan, peran dan konstribusi mereka juga sangat besar dalam perkembangan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara di masa lalu, masa kin serta masa mendatang.

“Harapan Kami, di peringatan Hari Pahlawan ke 79 ini, terutama untuk generasi z atau generasi milineal, Jadilah pahlawan dengan cara kalian dengan bakat dan minat yang kalian miliki. Kalian bisa menjadi pahlawan di bidang pendidikan, lingkungan, teknologi, atau bidang apa pun yang kalian cintai, tapi ingat mesti di dasarkan pada keimanan sesuai ajaran Rasulullah Muhammad SAW, serta keiklasan tanpa pamrih, oleh karena itu Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu & Tegakkan Amar maruf Nahi Munkar.” Pungkas KH Yusuf Aman.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Team PPI Siap Tegakkan Hukum Dukung Kapolri dan Polri Bersama Masyarakat

dito

07 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya dugaan penyebaran berita hoax cenderung fitnah bahkan terkesan pembunuhan karakter terhadap pribadi Jendral Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru, maka Presidium Pemuda Indonesia telah membentuk team untuk menelusuri nya, demikian di katakan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia kepada wartawan, Rabu, 7/10/2026 di Jakarta.   “Kami sangat concern …

Umi Calon Kades Nomor Urut Satu Ingin Menjadikan Desa Padaasih Lebih Maju dan Kuat

ardi

07 Okt 2026

NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

dito

06 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Presidium Pemuda Indonesia (PPI) saat di hubungi wartawan, Selasa, 6/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan pergantian Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merupakan langkah yang mengejutkan semua pihak yang di lakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebab di laksanakan dalam waktu singkat …

Poros Rawamangun siap Mengawal Tugas Amanah Kapolri Baru, Polri Bersama Rakyat

dito

05 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Keberlanjutan kepemimpinan di Korps Bhayangkara resmi bergulir usai Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026) lalu, menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang telah menjabat sejak 2021. Momen pergantian pucuk pimpinan ini disambut oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk …

x
x