- NasionalKemitraan dengan Media Dipertanyakan, Wartawan Banyuwangi Sampaikan Kritik ke Polresta
- daerahRizky Brave Tegaskan Komitmen Jaga Kondusivitas Bandung dan Jawa Barat Bersama Aparat dan Elemen Masyarakat
- HeadlineKetika Dasco Turun Menjadi Operator Kekuasaan
- daerahPemberian Penghargaan Atlet Pelajar Kota Bandung 2026, Wali Kota Apresiasi Prestasi Generasi Muda
- HeadlineEra Digital: Mahasiswa Melemah atau Dilemahkan?

Makna Kepahlawanan Dalam Islam, Utamakan Keimanan & Keiklasan Dalam Perjuangan
NasionalPos.com, Jakarta- hari ini tepat tanggal 10 November, Bangsa Indonesia senantiasa memperingatinya setiap tahun sebagai Hari Pahlawan, Hari ini bukan hanya sekadar memperingati pertempuran besar di Surabaya pada tahun 1945, tetapi juga menjadi momen refleksi untuk mengapresiasi jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban, serta untuk memperkuat semangat nasionalisme di kalangan generasi muda, demikian disampaikan KH Yusuf Aman Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Daerah Khusus Jakarta kepada nasionalpos.com, Minggu, 10 November 2024 di Jakarta.
“Hari Pahlawan bukan hanya sekedar mengenang sejarah, tetapi juga memberikan kita pelajaran penting tentang keberanian, pengorbanan, dan semangat perjuangan di berbagai bidang kehidupan dan tentunya di sepanjang masa, masa dahulu, sekarang dan masa mendatang. “ ucap KH Yusuf Aman Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
Sedangkan dalam konteks ajaran Islam, lanjutnya, pahlawan dapat dimaknai sebagai orang Islam yang berjuang menegakkan kebenaran (al-haq) demi memperoleh ridha Allah semata. Di sini maknanya, kebenaran adalah segala sesuatu (baik yang berupa perintah maupun larangan) yang datang dari Allah Swt melalui ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad Saw. (Wama atakum al-Rasulu fakhuzuhu wama nahakum ‘anhu fantahu), Dengan demikian, pahlawan dalam perspektif Islam harus memiliki koridor dan konteks ini (memperjuangkan kebenaran dan untuk menjunjung nilai luhur Islam sebagai agama yang benar). Dalam konteks makro, pahlawan Islam adalah orang Islam yang berjuang membela tanah air dan mempertahankan kemerdekaan bangsa dan Negara dari penindasan dan penjajahan.
Dalam perspektif Islam, yang disebut pahlawan tentunya memiliki kontribusi atau jasa besar bagi orang lain, karena semua ajaran dalam Islam memiliki implikasi positif bagi orang lain, bahkan untuk semesta alam ini (semua makhluk hidup), sebagaimana sabda Nabi: Khair al-Nas anfa’uhum li al-nas dan firman Allah: Wama arsalnaka illa rahmatan li al-‘alamin.
Mengenai berjuang menegakkan kebenaran dan keadilan ini banyak disebut dalam al-Quran, di antaranya adalah: “Perangilah mereka sehingga tidak ada lagi penindasan, dan yang ada hanya keadilan dan keimanan kepada Allah (QS, 2:193) seluruhnya dan dimana saja (QS, 8:39). Dan kenapa kamu tidak berperang di jalan Allah. dan untuk mereka yang lemah, laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang berkata “Tuhan, keluarkanlah kami dari kota ini yang penduduknya zalim; dan berilah kami dari pihak-Mu orang yang dapat menjadi pelindung, dan berilah kami dari pihak-Mu penolong.” (QS, 4:75).
“ Nah konteks peringatan Hari Pahlawan ke 79 ini, maka dapat di katakan nilai-nilai kepahlawanan itu tidak terlepas dari keimanan, bahkan keimanan itu menjadi dasar seseorang untuk berjuang secara iklas melawan berbagai bentuk penzoliman, penjajahan dan kemungkaran, mereka yang berjuang di 79 tahun yang lalu, layak di sebut sebagai pahlawan, karena mereka iklas berkorban mempertaruhkan hidupnya untuk suatu perjuangan mempertahankan kemerdekaan.” Tukas KH. Yusuf Aman.
Lebih lanjut KH Yusuf Aman mengatakan Hari Pahlawan juga menjadi momen untuk refleksi diri tentang bagaimana kita sebagai generasi penerus dapat melanjutkan perjuangan bangsa. Dalam menghadapi era globalisasi, tantangan yang dihadapi Indonesia pun berbeda. Namun, semangat perjuangan pahlawan harus tetap menjadi inspirasi untuk berjuang di bidang apapun yang di geluti—baik dalam dunia pendidikan, ekonomi, kesehatan, atau teknologi, terutama untuk kalangan gen Z, agar lebih memaknai peringatan Hari Pahlawan ini, tidak sekedar seremonial, melainkan di implementasikan pada sikap berani berkorban, berani berjuang berdasarkan keimanan & keiklasan untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan berdasarkan pada kepentingan pribadi ingin di puji, maupun ingin di beri penghargaan.
Selain itu, menurut KH Yusuf Aman, dalam memperingati momentum Hari Pahlawan ini, tidak hanya mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang gugur dalam sebuah pertempuran fisik maupun non fisik dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, serta pahlawan dalam mengisi kemerdekaan yang telah berusia 79 tahun, melainkan peringatan Hari Pahlawan ini juga sepatutnya sebagai momentum mengenang dan menghormati diantara Pahlawan yang harus di junjung tinggi, dan di hormati adalah, ayah bunda sebagai pahlawan dalam melahirkan, membesarkan dan membentuk akhlaq, dan juga guru para pendidik sebagai pembina aklaq, serta tokoh agama yang Istiqomah ,mereka juga adalah para pahlawan yang tidak boleh di lupakan, peran dan konstribusi mereka juga sangat besar dalam perkembangan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara di masa lalu, masa kin serta masa mendatang.
“Harapan Kami, di peringatan Hari Pahlawan ke 79 ini, terutama untuk generasi z atau generasi milineal, Jadilah pahlawan dengan cara kalian dengan bakat dan minat yang kalian miliki. Kalian bisa menjadi pahlawan di bidang pendidikan, lingkungan, teknologi, atau bidang apa pun yang kalian cintai, tapi ingat mesti di dasarkan pada keimanan sesuai ajaran Rasulullah Muhammad SAW, serta keiklasan tanpa pamrih, oleh karena itu Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu & Tegakkan Amar maruf Nahi Munkar.” Pungkas KH Yusuf Aman.
Dhio Justice Law
26 Mei 2026
Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia NasionalPos.com, Jakarta – Penunjukan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI mungkin dimaksudkan sebagai langkah percepatan. Tetapi dalam perspektif demokrasi, ia menyimpan pertanyaan yang jauh lebih serius: mengapa lembaga pengawas kini justru ikut menjadi pelaksana? Di atas kertas, fungsi DPR sangat jelas: legislasi, …
Dhio Justice Law
25 Mei 2026
Oleh: Ridwan Umar (Diirwktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com – Mengapa mahasiswa hari ini tidak lagi seganas generasi sebelumnya? Meski demonstrasi masih ada. Kritik masih terdengar. Namun gaungnya tak lagi cukup kuat mengguncang kekuasaan. Lalu muncul kesimpulan sederhana: mahasiswa telah melemah. Padahal persoalannya mungkin lebih dalam. Bisa jadi mahasiswa bukan kehilangan daya, melainkan menghadapi …
dito
25 Mei 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Pada setiap tanggal 25 Mei, seluruh pengurus beserta anggota keluarga besar Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) memperingati hari lahirnya FSAB, sebuah organisasi yang memiliki missi menyebarkan “Benih” perdamaian ke masing-masing kelompok yang terkait konflik masa lalu, serta menyuarakan mencegah terjadinya konflik di masa kini dan di masa mendatang. Terkait dengan momentum peringatan Hari …
Dhio Justice Law
24 Mei 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Sejatinya, parlemen adalah wakil rakyat. Tetapi realitas politik hari ini, parlemen sudah tidak mewakili rakyat, bahkan lebih dekat dengan kekuasaan? Fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran tampak berjalan. Namun daya kritis parlemen semakin melemah. Ketika hampir semua kekuatan politik berada dalam lingkar kekuasaan, …
dito
21 Mei 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Sekitar Ribuan Driver ojol dari wadah taktis bernama Forum Komunikasi Ojol Tertindas (FORKOT) yang merupakan gabungan berbagai Organisasi, Komunitas dan Paguyuban ojol Indonesia melakukan aksi unjuk rasa di depan patung kuda di Jalan Thamrin Jakarta pusat, Kamis, 21/5/2026. ” Kami dari FORKOT dengan ini menyatakan dengan tegas dan mengapresiasi sikap Pemerintah terhadap …
dito
21 Mei 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) bekerja sama dengan Perpustakaan Jakarta akan menggelar “Diskusi Kebudayaan” bertajuk “Merawat Ingatan di Tengah Budaya Instan dan Krisis Makna di Era Digital” pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 15.00–17.00 WIB di Ruang Belajar Lantai 6 Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat. Diskusi ini dihadirkan …
21 Nov 2024 1.884 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.516 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.365 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.307 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.279 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.249 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.149 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.