Home » Headline » Makna Kepahlawanan Dalam Islam, Utamakan Keimanan & Keiklasan Dalam Perjuangan

Makna Kepahlawanan Dalam Islam, Utamakan Keimanan & Keiklasan Dalam Perjuangan

dito 10 Nov 2024 250

NasionalPos.com, Jakarta- hari ini tepat tanggal 10 November, Bangsa Indonesia senantiasa memperingatinya setiap tahun sebagai Hari Pahlawan, Hari ini bukan hanya sekadar memperingati pertempuran besar di Surabaya pada tahun 1945, tetapi juga menjadi momen refleksi untuk mengapresiasi jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban, serta untuk memperkuat semangat nasionalisme di kalangan generasi muda, demikian disampaikan KH Yusuf Aman Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Daerah Khusus Jakarta kepada nasionalpos.com, Minggu, 10 November 2024 di Jakarta.

“Hari Pahlawan bukan hanya sekedar mengenang sejarah, tetapi juga memberikan kita pelajaran penting tentang keberanian, pengorbanan, dan semangat perjuangan di berbagai bidang kehidupan dan tentunya di sepanjang masa, masa dahulu, sekarang dan masa mendatang. “ ucap KH Yusuf Aman Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Daerah Khusus Jakarta.

Sedangkan dalam konteks ajaran Islam, lanjutnya, pahlawan dapat dimaknai sebagai orang Islam yang berjuang menegakkan kebenaran (al-haq) demi memperoleh ridha Allah semata. Di sini maknanya, kebenaran adalah segala sesuatu (baik yang berupa perintah maupun larangan) yang datang dari Allah Swt melalui ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad Saw. (Wama atakum al-Rasulu fakhuzuhu wama nahakum ‘anhu fantahu), Dengan demikian, pahlawan dalam perspektif Islam harus memiliki koridor dan konteks ini (memperjuangkan kebenaran dan untuk menjunjung nilai luhur Islam sebagai agama yang benar). Dalam konteks makro, pahlawan Islam adalah orang Islam yang berjuang membela tanah air dan mempertahankan kemerdekaan bangsa dan Negara dari penindasan dan penjajahan.

Dalam perspektif Islam, yang disebut pahlawan tentunya memiliki kontribusi atau jasa besar bagi orang lain, karena semua ajaran dalam Islam memiliki implikasi positif bagi orang lain, bahkan untuk semesta alam ini (semua makhluk hidup), sebagaimana sabda Nabi: Khair al-Nas anfa’uhum li al-nas dan firman Allah: Wama arsalnaka illa rahmatan li al-‘alamin.

Baca Juga :  Driver Ojol Itu Bukan Pekerja Atau Karyawan, Tak Pantas Terima THR Dari Perusahaan Aplikator

Mengenai berjuang menegakkan kebenaran dan keadilan ini banyak disebut dalam al-Quran, di antaranya adalah: “Perangilah mereka sehingga tidak ada lagi penindasan, dan yang ada hanya keadilan dan keimanan kepada Allah (QS, 2:193) seluruhnya dan dimana saja (QS, 8:39). Dan kenapa kamu tidak berperang di jalan Allah. dan untuk mereka yang lemah, laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang berkata “Tuhan, keluarkanlah kami dari kota ini yang penduduknya zalim; dan berilah kami dari pihak-Mu orang yang dapat menjadi pelindung, dan berilah kami dari pihak-Mu penolong.” (QS, 4:75).

“ Nah konteks peringatan Hari Pahlawan ke 79 ini, maka dapat di katakan nilai-nilai kepahlawanan itu tidak terlepas dari keimanan, bahkan keimanan itu menjadi dasar seseorang untuk berjuang secara iklas melawan berbagai bentuk penzoliman, penjajahan dan kemungkaran, mereka yang berjuang di 79 tahun yang lalu, layak di sebut sebagai pahlawan, karena mereka iklas berkorban mempertaruhkan hidupnya untuk suatu perjuangan mempertahankan kemerdekaan.” Tukas KH. Yusuf Aman.

Lebih lanjut KH Yusuf Aman mengatakan Hari Pahlawan juga menjadi momen untuk refleksi diri tentang bagaimana kita sebagai generasi penerus dapat melanjutkan perjuangan bangsa. Dalam menghadapi era globalisasi, tantangan yang dihadapi Indonesia pun berbeda. Namun, semangat perjuangan pahlawan harus tetap menjadi inspirasi untuk berjuang di bidang apapun yang di geluti—baik dalam dunia pendidikan, ekonomi, kesehatan, atau teknologi, terutama untuk kalangan gen Z, agar lebih memaknai peringatan Hari Pahlawan ini, tidak sekedar seremonial, melainkan di implementasikan pada sikap berani berkorban, berani berjuang berdasarkan keimanan & keiklasan untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan berdasarkan pada kepentingan pribadi ingin di puji, maupun ingin di beri penghargaan.

Baca Juga :  Dinas LH-Polda Metro Jaya Gelar Razia Uji Emisi

Selain itu, menurut KH Yusuf Aman, dalam memperingati momentum Hari Pahlawan ini, tidak hanya mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang gugur dalam sebuah pertempuran fisik maupun non fisik dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, serta pahlawan dalam mengisi kemerdekaan yang telah berusia 79 tahun, melainkan peringatan Hari Pahlawan ini juga sepatutnya sebagai momentum mengenang dan menghormati diantara Pahlawan yang harus di junjung tinggi, dan di hormati adalah, ayah bunda sebagai pahlawan dalam melahirkan, membesarkan dan membentuk akhlaq, dan juga guru para pendidik sebagai pembina aklaq, serta tokoh agama yang Istiqomah ,mereka juga adalah para pahlawan yang tidak boleh di lupakan, peran dan konstribusi mereka juga sangat besar dalam perkembangan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara di masa lalu, masa kin serta masa mendatang.

“Harapan Kami, di peringatan Hari Pahlawan ke 79 ini, terutama untuk generasi z atau generasi milineal, Jadilah pahlawan dengan cara kalian dengan bakat dan minat yang kalian miliki. Kalian bisa menjadi pahlawan di bidang pendidikan, lingkungan, teknologi, atau bidang apa pun yang kalian cintai, tapi ingat mesti di dasarkan pada keimanan sesuai ajaran Rasulullah Muhammad SAW, serta keiklasan tanpa pamrih, oleh karena itu Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu & Tegakkan Amar maruf Nahi Munkar.” Pungkas KH Yusuf Aman.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
HUT ke 58 ORARI Momentum Untuk mengembalikan ORARI sesuai dengan Marwahnya

dito

09 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada Peringatan HUT ke 58 ORARI, saat yang tepat untuk melakukan refleksi oleh seluruh Komponen ORARI, baik pengurus maupun anggota, demikian di sampaikan oleh Ketua Umum ORARI Pusat hasil Munaslub ORARI 2022, Suryo Susilo YBØJTR kepada wartawan, Kamis, 9 Juli 2026 di Jakarta “Saat ini ORARI masih dalam kondisi yang memprihatinkan,” menurut Suryo. …

Akademisi: Implementasi Pasal 33 UUD 1945, Prabowo Sedang Diuji Melawan Oligarki dan Kapitalisme Global

Dhio Justice Law

09 Jul 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Ekonom senior Fuad Bawazier menilai implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hingga kini belum berjalan secara maksimal. Menurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang menghadapi ujian besar untuk membuktikan bahwa pembangunan ekonomi nasional benar-benar berpijak pada amanat konstitusi. Sebagai keynote speaker dalam Seminar “Konflik Geopolitik dan Ancaman Krisis …

TNI AL Gelar Rekonsiliasi Internal untuk Perkuat Tata Kelola Keuangan

ardi

06 Jul 2026

Jakarta,NasionalPos– TNI Angkatan Laut melalui Dinas Keuangan Angkatan Laut (Diskual) menggelar Rekonsiliasi Internal Unit Organisasi (UO) TNI AL Semester I Tahun Anggaran 2026 di Gedung Serbaguna (GSG) Denma Mabesal, Jakarta, Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Keuangan Angkatan Laut (Kadiskual) Laksamana Pertama TNI Azil Sadagori Achmad. Rekonsiliasi ini bertujuan menyelaraskan data keuangan serta …

Piala Presiden 2026 Digelar di Bandung dan Surabaya, Delapan Klub Siap Bersaing

Dame.T

06 Jul 2026

Jakarta,NasionalPos – Turnamen pramusim Piala Presiden 2026 kembali digelar pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 dengan Bandung dan Surabaya ditetapkan sebagai tuan rumah. Memasuki penyelenggaraan edisi kedelapan, turnamen ini akan diikuti delapan klub yang terbagi ke dalam dua grup dan memainkan total 16 pertandingan. Kepastian tersebut disampaikan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers …

Urban Farming Wahana Efektif Manfaatkan Hasil Pemilahan Sampah”

dito

06 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Urban farming atau urban agriculture adalah kegiatan budidaya tanaman atau memelihara hewan ternak di dalam dan di sekitar wilayah kota besar (metropolitan) untuk memperoleh bahan pangan atau kebutuhan lain.   Di Daerah Khusus ibukota Jakarta, keberadaan Urban farming, nampaknya sudah semakin berkembang dan di budidayakan, di antara urban farming yang tumbuh berkembang di …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

x
x