Home » Ekonomi » MEC Hadirkan ‘The 2025 Playbook’ untuk Menjawab Tantangan Ekonomi dan Perilaku Konsumen 2024 bersama BINUS UNIVERSITY

MEC Hadirkan ‘The 2025 Playbook’ untuk Menjawab Tantangan Ekonomi dan Perilaku Konsumen 2024 bersama BINUS UNIVERSITY

Dewi Apriatin 30 Des 2024 108

NasionalPos.com, Jakarta – Tahun 2024 menjadi periode yang penuh tantangan bagi pelaku bisnis di Indonesia, dengan tekanan harga pangan, ancaman perlambatan ekonomi global, serta perubahan signifikan dalam perilaku belanja konsumen. Di tengah kondisi tersebut, optimisme tetap terjaga berkat stabilitas pertumbuhan ekonomi domestik dan konsumsi rumah tangga yang terus menjadi pilar utama Produk Domestik Bruto (PDB).

Memasuki tahun 2025, peluang dan tantangan baru siap dihadapi. Dalam rangka memberikan panduan strategis bagi pelaku bisnis, Marketing Enthusiast Community (MEC) menyelenggarakan “The 2025 Playbook: Overcome The Uncertainty Ahead” pada Sabtu, 21 Desember 2024, di BINUS @Senayan. Acara ini menghadirkan dua narasumber terkemuka, yaitu Rusdy Sumantri, Consumer & Marketing Insight Director NielsenIQ Indonesia, dan Ferry Setiawan, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (APKRINDO).

Dengan misi untuk mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi pada perkembangan masyarakat, BINUS University turut berperan aktif dalam diskusi strategis ini, menyediakan wawasan kepada mahasiswa dan masyarakat mengenai tren ekonomi serta perilaku konsumen yang terus berubah. Acara ini menjadi salah satu contoh bagaimana BINUS University tidak hanya mempersiapkan mahasiswa dengan pengetahuan akademis, tetapi juga dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia bisnis.

Baca Juga :  PT Dua Putra Perkasa Bermitra dengan 1Ci untuk Mengoptimalkan Operasional dengan Solusi ERP 1C:Drive

TREN EKONOMI DAN KONSUMEN 2025

Rusdy Sumantri, Direktur NielsenIQ Indonesia, menyoroti stabilitas ekonomi Indonesia di tengah tantangan global: “Indonesia diproyeksikan mencatat pertumbuhan PDB sebesar 5,2% pada tahun 2025 dengan tingkat inflasi yang stabil di 2,6%. Dengan pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang terus meningkat, hal ini memberikan optimisme besar bagi perekonomian nasional.”

Namun, Rusdy juga mengingatkan pentingnya memantau deflasi yang terjadi sejak pertengahan 2024:“Meski tren deflasi perlu diawasi, pertumbuhan PDB yang konsisten dan konsumsi rumah tangga yang naik memberikan fondasi ekonomi yang kuat.”

Sementara itu, Ferry Setiawan, Ketua Umum APKRINDO, membahas peluang besar bagi industri ritel dan makanan-minuman (F&B) di tahun 2025:“Dengan dominasi konsumsi rumah tangga dalam PDB, sektor F&B akan tetap menjadi motor utama ekonomi. Pelaku industri perlu fokus pada inovasi kategori baru dan strategi promosi yang relevan untuk mempertahankan daya saing.”

Ferry juga menyoroti tantangan utama yang akan dihadapi konsumen, yaitu kenaikan harga pangan dan ancaman perlambatan ekonomi global, yang mengharuskan pelaku usaha lebih kreatif dalam memberikan added-value bagi konsumen.

Baca Juga :  Anwar Usman Dilaporkan ke KPK

PERUBAHAN PERILAKU KONSUMEN: PREMIUMISASI DAN INOVASI

Sesi diskusi juga menggarisbawahi perubahan pola belanja konsumen yang kini lebih memilih kualitas dan kenyamanan. Glenn Karela, CPM (Asia), Founder MEC, menyatakan: “Konsumen Indonesia semakin bersedia membayar lebih untuk produk berkualitas tinggi yang menawarkan kenyamanan dan meningkatkan kepuasan hidup. Namun, mereka juga semakin cerdas dalam mengelola anggaran belanja dengan memanfaatkan diskon dan promosi untuk menjaga keseimbangan.”

Glenn menambahkan bahwa perilaku eksperimen konsumen membuka peluang besar bagi para marketer untuk menciptakan inovasi produk yang mampu menarik perhatian dan memberikan pengalaman baru kepada konsumen.

REKOMENDASI STRATEGIS UNTUK INDUSTRI

Acara ini menghasilkan beberapa rekomendasi penting bagi pelaku bisnis dalam menyambut 2025:
Inovasi Produk: Fokus pada produk premium yang berkualitas dan menawarkan kenyamanan.
Strategi Promosi yang Efektif: Manfaatkan teknologi untuk menciptakan pengalaman belanja yang personal dan efisien.
Mengelola Persepsi “Value for Money”: Seimbangkan antara harga dan nilai produk untuk menarik konsumen yang sensitif terhadap harga.

 

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x