Home » Ekonomi » Menjelang Tahun Baru 2025, Bitcoin Belum Stabil dan Mengalami Penurunan

Menjelang Tahun Baru 2025, Bitcoin Belum Stabil dan Mengalami Penurunan

Dewi Apriatin 03 Jan 2025 149

NasionalPos.com, Jakarta – Harga Bitcoin dan aset kripto teratas lainnya menunjukkan pergerakan yang seragam pada Selasa (31/12). Mayoritas aset kripto terkemuka kembali berada di zona merah, menunjukkan tren penurunan yang terus berlanjut. Berdasarkan data dari Coinmarketcap, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC), masih mengalami tekanan jual yang signifikan. Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin turun sebesar 1,17 persen, menambah kekhawatiran di kalangan investor.

Tidak hanya dalam jangka pendek, Bitcoin juga mencatatkan penurunan yang lebih besar dalam sepekan terakhir, yaitu sebesar 2,41%. Penurunan ini mencerminkan sentimen pasar yang masih negatif terhadap aset kripto utama menjelang akhir tahun 2024. Banyak analis mengaitkan penurunan ini dengan berbagai faktor, termasuk ketidakpastian regulasi dan fluktuasi pasar global yang mempengaruhi keseluruhan ekosistem kripto. Kondisi ini membuat investor berhati-hati dan memilih untuk menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum melakukan langkah signifikan di pasar kripto.

Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 92.475 per koin, yang setara dengan Rp 1,49 miliar, dengan asumsi kurs Rp 16.185 per dolar AS.

Ethereum (ETH) menunjukkan penguatan yang terbatas. Dalam 24 jam terakhir, ETH naik tipis sebesar 0,21 persen. Namun, jika dilihat dalam sepekan terakhir, ETH masih mengalami penurunan sebesar 1,89 persen. Saat ini, harga ETH berada di level Rp 54,4 juta per koin, mencerminkan fluktuasi yang cukup signifikan dalam pasar kripto. Kripto berikutnya, Binance Coin (BNB), berhasil mencatatkan penguatan.

Baca Juga :  WSBP Terima Penghargaan Best Corporate Secretary Awards 2024

Dalam 24 jam terakhir, BNB mengalami kenaikan sebesar 1,04% dan dalam sepekan terakhir naik sebesar 1,33%. Kenaikan ini membuat BNB diperdagangkan pada harga Rp 11,3 juta per koin. Selanjutnya, Cardano (ADA) kembali menunjukkan penguatan dan berada di zona hijau. ADA mengalami kenaikan tipis sebesar 0,21% dalam sehari terakhir. Namun, jika dilihat dalam sepekan terakhir, ADA masih mencatatkan penurunan sebesar 7,41%. Saat ini, harga ADA berada di level Rp 13.890 per koin, menunjukkan volatilitas yang masih tinggi di pasar kripto.

Solana (SOL) kembali menunjukkan penguatan di pasar kripto. Dalam sehari terakhir, SOL mengalami kenaikan sebesar 0,54%, sementara dalam sepekan terakhir, kenaikannya tercatat sebesar 0,03%. Saat ini, harga SOL berada di level Rp 3,09 juta per koin, mencerminkan daya tariknya yang masih kuat di antara para investor. Di sisi lain, XRP masih berada di zona merah. Dalam 24 jam terakhir, XRP terkoreksi sebesar 1,64% dan mengalami penurunan yang lebih tajam sebesar 9,00% dalam sepekan terakhir. Akibatnya, XRP kini diperdagangkan seharga Rp 33.387 per koin, menunjukkan tantangan yang dihadapinya di pasar kripto.

Koin meme Dogecoin (DOGE) juga masih melemah. Dalam satu hari terakhir, DOGE mengalami penurunan sebesar 0,30% dan dalam sepekan terakhir turun sebesar 3,34%. Penurunan ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp 5.074 per token, menunjukkan volatilitas yang masih tinggi di pasar kripto. Stablecoin Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) juga mengalami koreksi pada hari ini, masing-masing turun sebesar 0,01%. Meskipun demikian, harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00, yang menunjukkan stabilitas mereka di tengah fluktuasi pasar yang sedang berlangsung.

Baca Juga :  Soal Penanganan Pengangguran Di Jakarta, Perlu Adanya Regulasi Quota 80% Naker Lokal Terserap Di Perusahaan Swasta & Asing

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 3,24 triliun atau setara dengan Rp 52.512 triliun. Angka ini menunjukkan pelemahan sekitar 0,41 persen dalam sehari terakhir, mencerminkan sentimen pasar yang sedang menurun dan ketidakpastian yang masih melanda sektor aset digital ini.

Pergerakan harga Bitcoin dan Aset kripto lainnya, saham amerika serikat, dan emas digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia.

Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x