Home » Headline » Meskipun Kelak Tak Lagi Jadi Ibukota Negara, Jakarta Tetap Jadi Magnet Investor

Meskipun Kelak Tak Lagi Jadi Ibukota Negara, Jakarta Tetap Jadi Magnet Investor

dito 06 Jun 2022 237

NasionalPos.com, Jakarta-Terkait adanya rencana pemindahan Ibu kota Negara, yang tentunya akan mempengaruhi keberadaan Jakarta yang sudah selama puluhan tahun menjadi Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, maka Center for Strategic and International Studies (CSIS) merilis hasil survei terkait implikasi dari pemindahan ibu kota negara. Menurut Kepala Departemen Ekonomi CSIS, Fajar B Hirawan, Jakarta masih tetap akan memiliki daya tarik bagi para pebisnis jika pemindahan ibu kota negara dilakukan.

“DKI Jakarta masih bisa menjadi top five atau top three daerah atau wilayah yang sangat diminati oleh investor baik dalam negeri maupun luar negeri,” kata Fajar kepada awak media terkait ‘Rilis Survei Ahli: Pemindahan Ibu Kota Negara: Prospek Kepemimpinan Jakarta dan Implikasi Sosial, Politik, dan Ekonomi ke depan, Senin (6/6/2022).

Baca Juga :  271 Peserta Ikut Kampanye Pilah Sampah di Sunter Jaya

Menurut Fajar, terkait progress hingga triwulan pertama 2022, Fajar mengatakan, Jakarta masih masuk dalam tiga besar dalam realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN). PMA dan PMDN yang paling diminati biasanya yakni sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi, diikuti sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran, baik dalam jangka pendek maupun menengah, Jakarta dinilai masih akan menjadi salah satu wilayah yang berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, mengingat infrastruktur yang dimiliki sudah memadai dan sarana prasarana yang ada cukup lengkap.

Baca Juga :  Kenakan Pakaian Adat Betawi, Pj Gubernur Heru Hadiri Upacara Harlah Pancasila

“Terlepas apakah Jakarta tetap menjadi ibu kota ataupun tidak menjadi ibu kota negara, menurut saya, Jakarta masih memiliki daya tarik atau magnet bagi para pebisnis,” tukas Fajar.

Fajar juga mengungkapkan bahwa selama Kuartal I/2022, kontribusi Pulau Jawa terhadap PDB Indonesia paling tinggi yakni mencapai 57,78 persen. Sedangkan kontribusi ekonomi tertinggi terhadap PDB nasional berdasarkan provinsi yakni Jakarta yang di kisaran 16-18 persen.

“Dari hasil itu jelas, bahwa Jakarta masih berpotensi menjadi Magnet Bagi Investor, Meskipun Tak Lagi jadi Ibukota Negara, ini yang harus menjadi perhatian pemerintah dan juga masyarakat”pungkas Fajar (*dit)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

3 Hektare TNBBS Terbakar, Kapolres Pesisir Barat Turun Langsung: Jangan Main Api, Pembakar Hutan Bakal Diburu!!!

- Banyuwangi

07 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …

Team PPI Siap Tegakkan Hukum Dukung Kapolri dan Polri Bersama Masyarakat

dito

07 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya dugaan penyebaran berita hoax cenderung fitnah bahkan terkesan pembunuhan karakter terhadap pribadi Jendral Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru, maka Presidium Pemuda Indonesia telah membentuk team untuk menelusuri nya, demikian di katakan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia kepada wartawan, Rabu, 7/10/2026 di Jakarta.   “Kami sangat concern …

Andi Darwin R Ranreng, SH MH: Hormati Putusan MK, Hormati Pula Konsekuensinya

dito

07 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Final dan Mengikat, Tetapi TIdak bisa bisu   Praktisi Hukum Advokat Andi Darwin R. Ranreng saat di temui wartawan , Rabu, 7/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa semua pihak agar menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.   “Menghormati putusan tidak cukup dengan menerima amarnya …

x
x