Home » Headline » Mimpi Ramos Horta Terwujud, Timor Leste Menjadi Anggota ASEAN

Mimpi Ramos Horta Terwujud, Timor Leste Menjadi Anggota ASEAN

dito 13 Nov 2022 89

NasionalPos.com, Dilli- Diperoleh Informasi yang Dilansir dari laman Reuters, Sabtu (12/11/2022) kemaren, yang menyebutkan bahwa  pada pertemuan puncak di ibu kota Kamboja Phnom Penh minggu ini, ASEAN mengatakan bahwa Timor Leste akan diberikan status pengamat pada pertemuan tingkat tinggi blok tersebut sebagai “peta jalan untuk keanggotaan penuh”

Sementara itu, Sebagai seorang diplomat baru pada 1970-an, Jose Ramos-Horta, telah pertama kali mengangkat gagasan negaranya bergabung dengan negara Asia Tenggara. Pria itu kemudian memenangkan hadiah Nobel untuk perjuangannya demi kemerdekaan Timor Leste, Hampir setengah abad kemudian, visinya tampaknya akan terwujud, dengan Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mengumumkan pada Jumat (11/11/2022) bahwa pada prinsipnya telah setuju untuk mengakui Timor Timur, yang secara resmi dikenal sebagai Timor Leste, sebagai anggota ke-11 kelompok itu.

Baca Juga :  Siaga Bencana Hidrometeorologi Basah di Jawa Timur, Kepala BNPB : Waspada Puncak Musim Hujan Di Bulan Februari

Ramos-Horta (72 tahun) yang pensiun tahun ini untuk meraih kursi kepresidenan negara itu untuk kedua kalinya, mengatakan kepada Reuters bahwa mimpi itu telah lama tertahan.

“Pertama kali saya membicarakan hal ini, saya baru berusia 24 atau 25 tahun,” katanya melalui telepon dari ibu kota Dili.

“Saya pergi ke Jakarta dan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia saat itu Adam Malik, dan saya tidak memiliki pengalaman diplomatik, tetapi saya tahu bahwa integrasi regional, keanggotaan di ASEAN, dan hubungan dekat dengan Australia dan Indonesia sangat penting bagi masa depan Timor Leste,” katanya.

Saat itu Timor Timur dikuasai Portugal, meski jelas Lisbon akan segera melepaskan koloninya. Timor Timur kemudian dianeksasi oleh Indonesia dan baru memperoleh kemerdekaan penuh pada 2002.

Baca Juga :  Said Iqbal Tidak Tahu Menahu Soal Dewan Kesejahteraan Buruh

Diplomat yang pernah bercita-cita tinggi, Ramos-Horta, kini menjadi salah satu tokoh politik paling terkenal di Timor Leste. Dia menghabiskan beberapa dekade sebagai juru bicara pejuang gerilya Timor Timur yang diasingkan ketika negara itu berperang melawan Indonesia, sebuah perjuangan yang membuatnya dianugerahi hadiah Nobel pada 1996.

Dia menjabat sebagai menteri luar negeri pertama negara itu, perdana menteri dari 2006 hingga 2007, dan presiden dari 2007 hingga 2012, selama itu dia selamat dari upaya pembunuhan oleh tentara pemberontak.

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Industri Tekstil Indonesia dan India Siap Kerjasama Menghadapi Kenaikan Biaya Energi Dunia dan Disrupsi Rantai Pasok Tekstil Garmen

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Di tengah kekhawatiran akan kenaikan harga energi dunia dan dinamika konflik geopolitik yang memengaruhi rantai pasok tekstil garmen dunia, Indonesia dan India bekerjasama untuk mewujudkan pertumbuhan utama industri tekstil dan garmen dunia. Gejolak perang Iran dengan US dan Israel telah mengakibatkan melambungnya harga bahan bakar dunia, termasuk meningkatkan harga bahan baku …

Muscab PKB Kota Bandung 2026 Lancar, Target 10 Kursi DPRD 2029

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung yang di gelar pada Minggu (12/4/2026) berlangsung mulus tanpa gejolak. Forum konsolidasi internal partai ini tak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga memunculkan arah baru PKB Kota Bandung menghadapi kontestasi politik 2029. Ketua DPC PKB Kota Bandung, Erwin, menegaskan seluruh rangkaian Muscab …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

x
x