Home » Headline » Mimpi Ramos Horta Terwujud, Timor Leste Menjadi Anggota ASEAN

Mimpi Ramos Horta Terwujud, Timor Leste Menjadi Anggota ASEAN

dito 13 Nov 2022 98

NasionalPos.com, Dilli- Diperoleh Informasi yang Dilansir dari laman Reuters, Sabtu (12/11/2022) kemaren, yang menyebutkan bahwa  pada pertemuan puncak di ibu kota Kamboja Phnom Penh minggu ini, ASEAN mengatakan bahwa Timor Leste akan diberikan status pengamat pada pertemuan tingkat tinggi blok tersebut sebagai “peta jalan untuk keanggotaan penuh”

Sementara itu, Sebagai seorang diplomat baru pada 1970-an, Jose Ramos-Horta, telah pertama kali mengangkat gagasan negaranya bergabung dengan negara Asia Tenggara. Pria itu kemudian memenangkan hadiah Nobel untuk perjuangannya demi kemerdekaan Timor Leste, Hampir setengah abad kemudian, visinya tampaknya akan terwujud, dengan Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mengumumkan pada Jumat (11/11/2022) bahwa pada prinsipnya telah setuju untuk mengakui Timor Timur, yang secara resmi dikenal sebagai Timor Leste, sebagai anggota ke-11 kelompok itu.

Baca Juga :  Juara All England, Fajar/Rian Lolos Olimpiade 2024

Ramos-Horta (72 tahun) yang pensiun tahun ini untuk meraih kursi kepresidenan negara itu untuk kedua kalinya, mengatakan kepada Reuters bahwa mimpi itu telah lama tertahan.

“Pertama kali saya membicarakan hal ini, saya baru berusia 24 atau 25 tahun,” katanya melalui telepon dari ibu kota Dili.

“Saya pergi ke Jakarta dan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia saat itu Adam Malik, dan saya tidak memiliki pengalaman diplomatik, tetapi saya tahu bahwa integrasi regional, keanggotaan di ASEAN, dan hubungan dekat dengan Australia dan Indonesia sangat penting bagi masa depan Timor Leste,” katanya.

Saat itu Timor Timur dikuasai Portugal, meski jelas Lisbon akan segera melepaskan koloninya. Timor Timur kemudian dianeksasi oleh Indonesia dan baru memperoleh kemerdekaan penuh pada 2002.

Baca Juga :  Gugur Dalam Tugas, Penerbang T-50i Lettu Pnb Alan Safitra Dinaikkan Pangkatnya Menjadi Kapten Pnb (Anm)

Diplomat yang pernah bercita-cita tinggi, Ramos-Horta, kini menjadi salah satu tokoh politik paling terkenal di Timor Leste. Dia menghabiskan beberapa dekade sebagai juru bicara pejuang gerilya Timor Timur yang diasingkan ketika negara itu berperang melawan Indonesia, sebuah perjuangan yang membuatnya dianugerahi hadiah Nobel pada 1996.

Dia menjabat sebagai menteri luar negeri pertama negara itu, perdana menteri dari 2006 hingga 2007, dan presiden dari 2007 hingga 2012, selama itu dia selamat dari upaya pembunuhan oleh tentara pemberontak.

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

x
x