Home » Ekonomi » NYDIG Sebut Bitcoin Kini Jadi Kepentingan Politik, Apa Dampaknya Jika Tak Memilikinya?

NYDIG Sebut Bitcoin Kini Jadi Kepentingan Politik, Apa Dampaknya Jika Tak Memilikinya?

Dewi Apriatin 13 Nov 2024 108

NasionalPos.com, Jakarta – Investasi Bitcoin bukan lagi sekadar pilihan investasi biasa; kini aset digital ini menjadi kepentingan politik yang signifikan. Kemenangan Donald Trump dalam pemilu AS 2024 membawa pengaruh besar bagi industri kripto, terutama harga Bitcoin, yang kian stabil dan kuat di bawah kepemimpinan pro-kripto.

Menurut New York Digital Investment Group (NYDIG), Bitcoin menjadi komponen penting yang mempengaruhi berbagai keputusan politik, dan tidak memilikinya dapat berisiko bagi para investor di masa depan.

Bitcoin dalam Sorotan Politik AS

Greg Cipolaro dari NYDIG menyatakan bahwa dengan dukungan kuat dari Partai Republik yang pro-kripto, Bitcoin kini dipandang sebagai “keharusan” dalam dunia politik dan investasi. Kebijakan pro-Bitcoin di Amerika Serikat membuat banyak anggota parlemen dari Partai Republik mendorong undang-undang yang mendukung industri kripto.

Baca Juga :  Bitcoin Menuju Tahun 2025: Peluang Besar atau Risiko Tinggi?

Kebijakan ini, jika diteruskan, dapat memperkuat posisi Bitcoin sebagai aset yang lebih stabil dan diakui, memikat lebih banyak investor untuk beralih ke Bitcoin sebagai bagian dari portofolio mereka.

Dampak Bagi Investor yang Belum Berinvestasi di Bitcoin

Cipolaro memperingatkan bahwa mereka yang mengabaikan Bitcoin bisa kehilangan kesempatan besar di masa depan.

Dengan harga kurs Bitcoin yang terus naik setelah kemenangan Trump, investasi bitcoin semakin dianggap penting. Hal ini berpotensi mempengaruhi keputusan finansial jangka panjang bagi mereka yang belum memiliki Bitcoin, terutama dengan adanya dukungan regulasi yang lebih ramah di bawah pemerintahan baru.

Salah satu dampak terbesar dari kemenangan Trump adalah potensi perubahan regulasi terhadap kripto. Dengan rencana untuk mengganti Ketua SEC, Gary Gensler, regulasi kripto mungkin akan menjadi lebih mendukung, membuka jalan bagi adopsi Bitcoin yang lebih luas dalam sistem keuangan tradisional.

Baca Juga :  HBAR vs XRP: Dua Koin Payment Populer, Mana yang Lebih Efisien?

Tertarik trading jual beli Bitcoin untuk jangka panjang? Daftar Bittime sekarang dan rasakan berbagai kemudahan serta penawaran menarik dari investasi aset kripto.

About Bittime

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Komunikasi & Informatika (Kominfo). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO).

Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk memanfaatkan teknologi blockchain demi menghadirkan akses menuju kemerdekaan finansial yang adil bagi semua orang, terlepas dari lokasi atau posisi keuangan mereka.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x