Home » Headline » PDPKK St Stefanus Cilandak Bersama RD Lucius Joko Kupas Berdoa Secara Katolik

PDPKK St Stefanus Cilandak Bersama RD Lucius Joko Kupas Berdoa Secara Katolik

dito 06 Jul 2023 231

NasionalPos.com, Jakarta Pada setiap Hari Rabu, Persekutuan Doa Pembaharuan Karismatik Katolik (PDPKK) Paroki St Stephanus Cilandak Jakarta Selatan, secara rutin senantiasa menggelar acara perjumpaan dalam persekutuan doa yang bukan hanya di hadiri oleh pengurus dan anggota saja, melainkan juga dihadiri umat Paroki St Stefanus maupun juga dihadiri umat dari wilayah lain.

Untuk kali ini, acara yang digelar Gedung Leo Dehon lantai 4 di Kawasan Gereja Stefanus Cilandak, Rabu, 5 Juli 2023 kemaren, pukul 19.30 WIB ini, dibuka dengan doa oleh team doa, kemudian dilanjutkan dengan melantunkan lagu-lagu pujian yang dipimpin oleh team pujian, yang diikuti oleh umat dengan penuh semangat dan khimat itu, usai menyanyikan lagu-lagu pujian, dilanjutkan dengan penyampaian homili oleh RD Lucius Joko.

Dalam homilinya, berTemakan “Berdoa Secara Katolik”, RD Lucius Joko menjelaskan secara runut dari mulai pemahaman tentang Doa, makna Doa, Virus Doa hingga Struktur Doa, yang merupakan suatu rangkaian dari aktivitas berdoa, yang sudah semestinya di pahami dan diterapkan oleh umat Katolik yang sudah menerima sakramen baptis, yang pada realitasnya banyak umat Katolik belum sungguh- sungguh memahami dan bahkan menerapkannya.

“Tiba-tiba saja seseorang bermurah hati dan mau berbagi, menyerahkan kesempatan ke orang lain, ketika orang tersebut diminta untuk menyampaikan doa, inilah realitas yang sering terjadi di kalangan umat, dengan berbagai alasan, nggak bisa doa lah, doanya kurang indahlah dsb.”ungkap RD Lucius Joko.

Padahal, lanjut RD Lucius Joko, hal itu tidak perlu terjadi, apabila seseorang mau memahami apa itu doa, yang cara penyampaiannya tidak perlu bertele-tele, tidak perlu berpanjang-panjang kalimatnya, melainkan doa merupakan ungkapan jiwa yang mengakui kebesaran Tuhan,

Karena itu, kerendahan hati adalah fondasi doa, sebab hanya orang yang rendah hati, yang dapat mengakui bahwa apa yang baik yang ada padanya berasal dari Tuhan dan bahwa ia membutuhkan Tuhan untuk dapat memperoleh kebaikan dan melakukan kebaikan, kemudian doa juga merupakan wujud keintiman perjumpaan dengan Kristus, Doa menjadi hubungan kasih antara kita—sebagai anak-anak Allah—dengan Allah Bapa kita, dengan Putra-Nya Yesus Kristus dan dengan Roh Kudus. Maka hidup doa adalah keberadaan dalam hadirat Allah Trinitas dan persekutuan denganNya.

Baca Juga :  Bakal Naik 9,68% Pagu Indikatif Kemendikbud-Ristek 2023 Di Sorot DPR RI

“Tidak hanya itu, dalam berdoa pun ada virus yang harus dihindari karena dapat menghilangkan dari makna doa yang dilakukan oleh Umat Beriman.”tukas RD Lucius Joko.

Romo Lucius Joko juga menjelaskan bahwa virus doa itu  diantaranya adalah pemaksaan, pelarian dan pembenaran, nah dalam berdoa, kenapa tidak boleh ada pemaksaan, Karena  manusia yang hanya ciptaan Tuhan,jika  memaksa Tuhan itu tidak benar karena Tuhan yang berkuasa,dan apa yang Tuhan berikan sudah pasti yang terbaik bagi manusia,maka manusia tidak perlu memaksa Tuhan, kemudian virus berikutnya yang tak kalah membahayakan adalah pelarian, Doa bukanlah pelarian,” pesannya kurang lebih sama.

Kerap terungkap bahwa banyak orang tergerak untuk berdoa hanya ketika mereka mengalami masalah dan sebaliknya ketika semua berjalan biasa dan normal doa itu pun tersisihkan. Ini merupakan sikap yang menjadikan doa itu hanya sebagai “jalan” yang mengikuti selera sendiri saja, padahal sesungguhnya doa mesti menjadi suatu kebutuhan hidup umat beriman dalam keadaan apapun,

Berikut, sambungnya,  virus doa yang juga sangat membahayakan adalah pembenaran, Yesus Kristus mengajarkan kepada siapapun cara berdoa dengan rendah hati dan penuh sesal. Yesus mengkritisi (cara ber)doa orang Farisi. Bagi Yesus itu bukanlah doa sama sekali.

Itu hanyalah wacana pembenaran diri. Itu doa palsu yang merupakan bentuk kesombongan diri, keangkuhan diri menunjukkan bahwa kalau sudah sering berdoa, kemudian mengklaim dirinya jadi orang benar dan berhak untuk menghakimi orang lain, justru sikap ini lah yang bukan hanya merusak keintiman relasi manusia dengan Allah, akan tetapi juga merusak relasi manusia dengan manusia.

“Nah, tak kalah penting dalam berdoa adalah memahami pentingnya struktur doa dalam pembuatan maupun penyampaiannya, sehingga tidak asal-asalan, tidak bermakna dan tidak terkesan bertele-tele, “tukas RD Lucius Joko yang pernah berkarya selama 3 tahun di Tanah Lumpur, Asmat, Papua.

Menurut RD Lucius Joko, adapun struktur doa tersebut merupakan urutan rangkaian penyusunan doa, yakni di mulai dengan anamnese yaitu menghadirkan keberadaan Tuhan Allah, menghadirkan peristiwa injil (sesuai konteks waktu penyampaian doa), menghadirkan Tritunggal Maha Kudus, dan terakhir adalah aklamasi, dengan menyebutkan kata Amin., begitulah urutannya, sehingga dengan demikian, isi doa tersebut merupakan rangkaian kalimat yang bermakna, singkat, padat dan menunjukkan keintiman relasi manusia dengan Allah.

Baca Juga :  Peresmian Gedung K-9 Polda Metro Jaya Di Apresiasi Pj Gubernur DKI Jakarta

Selain itu, RD Lucius Joko juga mengingatkan agar umat Katolik tidak takut mati, karena sesungguhnya apabila seseorang telah dibaptis, maka dosa asal yang selama ini membelenggu manusia sudah hilang, kemudian kematian kekal pun sudah tidak ada lagi, dan berganti mendapatkan kehidupan kekal, manusia lama sudah berganti menjadi manusia yang diperbaruhi oleh sakramen baptis, jadi kalau sudah ada jaminan tersebut, untuk apa takut menghadapi kematian, jadi nggak ada alasan takut menghadapi kematian, karena di dalam kematian terdapat kehidupan kekal bagi umat beriman.

“Jadi mulai saat ini, dengan apa yang saya jelaskan tersebut, saya sangat berharap bapak ibu sekalian sudah tidak takut lagi untuk memimpin doa di berbagai kesempatan.”ucap RD Lucius Joko.

Usia penyampaian homili oleh RD Lucius Joko, kemudian, berlanjut, dengan  acara Romo mendoakan umat yang berulang tahun di bulan Juni 2023, setelah itu, sebelum acara ditutup, Jerry Ketua PDPKK Paroki St Stefanus Cilandak menyampaikan beberapa pengumuman, diantaranya mengenai Buku Karya dari RD Lucius Joko selama tiga tahun berkarya di Keuskupan Agats-Asmat, Papua. Kemudian acara ditutup dengan doa dan berkat dari RD Lucius Joko

Sementara itu, usai acara tersebut, salah seorang umat yang enggan disebut namanya, mengatakan bahwa dirinya merasakan adanya sukacita berlimpah dalam acara itu, dan juga tentunya acara ini sangat bermanfaat semakin bertambahnya pengetahuan yang dapat semakin meningkatkan tumbuh berkembangnya kualitas keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Rugi lho, kalau nggak ikut PDPKK, karena acaranya keren penuh sukacita dan senantiasa menghadirkan keakraban persaudaraan serta pengetahuan dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten, makanya, yuk ikutan PDKK Paroki St Stefanus Cilandak.”tandasnya. (Cahyo)

 

 

 

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di Momentum Hari Udara Bersih International, Biru Voice Desak Pemerintah Menjaga Udara Bersih Yang Sudah Semakin Polutif

dito

07 Sep 2026

National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang.     Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …

Masyarakat Nahdliyyin tidak Hendaki Muktamar NU ke 35 menuju ke 2029

dito

07 Sep 2026

NasionalPos.com-Jakarta Pasca terselenggaranya Muktamar NU ke 35 di Tambak Beras Jombang Jawa Timur, tentunya memicu terjadinya pihak yang tidak setuju dengan hasil Muktamar NU ke 35, terkesan ada campur tangan penguasa hari ini, demikian di sampaikan ustadz Damuri Fikri kepada wartawan, Senin, 7/9/2026 di Jakarta.   “Ya, kesan muktamar NU ke 35 menjadi ajang mencari …

Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia terima kunjungan Panitia LA Connection charity golf tournamen

dito

05 Sep 2026

NasionalPost.com, Jakarta- Panitia LA Connection charity golf tournamen yang merupakan komunitas para alumni yang pernah kuliah di kota Los Anggeles dan kota kota lain di Amerika Serikat, berencana menggelar kegiatan LA Connection charity golf tournamen di pondok indah golf course pada 28 Oktober 2026 mendatang, demikian disampaikan oleh ketua panitia Sofyan Saleh kepada wartawan, Sabtu, …

Insentif Baru BGN Harus Diikuti Grading SPPG

dito

05 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan bahwa insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi disamaratakan sebesar Rp6 juta per hari. “Sekarang tidak, ya, tidak rata semua dapur semua kemudian dibayar Rp6 juta, itu tidak adil,” kata Sudaryono seusai rapat dengan Komisi IX DPR, Kamis, …

Sambut Hari Kejaksaan Nasional, Advokat Andi Darwin R Ranreng, SH, MH Soroti Pentingnya Reformasi Kejaksaan demi Kembalikan Kepercayaan Publik

dito

02 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menyambut peringatan Hari Kejaksaan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 September, Advokat senior sekaligus pengamat hukum Andi Darwin R Ranreng, S.H., M.H kepada wartawan, Rabu, 2 September 2026 di Jakarta, ia menyampaikan pandangan kritis namun konstruktif mengenai perjalanan dan tantangan Kejaksaan Republik Indonesia di usianya yang ke-81 tahun.   Tokoh hukum yang juga …

RUU Perampasan Aset Di Sorot Praktisi Hukum, Tekankan Kejelasan Kewenangan dan Pencegahan Penyalahgunaan

dito

01 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana kembali menjadi perhatian publik.   Kali ini, masalah tersebut di respon Praktisi hukum publik Andi Darwin R. Ranreng, yang kemudian kepada wartawan, ia mengatakan bahwa regulasi tersebut perlu dirumuskan secara komprehensif agar benar-benar menjadi instrumen efektif dalam pemberantasan kejahatan, khususnya korupsi, tanpa membuka ruang penyalahgunaan kewenangan. …

x
x