Penanganan Korban Perdagangan Orang Diperkuat Kementerian PPPA

- Editor

Senin, 17 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Jakarta-   Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) memperkuat kerja sama lintas sektoral terkait penanganan korban perdagangan orang. Khususnya bagi korban dari kalangan perempuan dan anak-anak.

Demikian disampaikan Menteri PPPA, Bintang Puspayoga, Senin (17/6/2024) kepada wartawan. Menurut dia, penanganan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak.

“Karena itu, terkait penanganan perempuan dan anak korban TPPO, kami akan memperkuat kerja sama lintas sektor,” ujarnya. Menurut Menteri, koordinasi berkelanjutan dari semua pihak diharapkan dapat mengurangi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak Indonesia.

Bintang lalu memberi contoh penanganan terhadap kasus yang menimpa satu keluarga asal Karawang, Jawa Barat, di Malaysia. Seorang perempuan berinisial EH bersama suami dan kedua anaknya terjebak modus penyaluran pekerja ke luar negeri secara ilegal.

Mereka tertangkap dalam razia saat akan pulang ke Indonesia melalui jalur laut pada 24 Februari 2024. Saat itu EH dan keluarga berniat berangkat dari Pelabuhan Kelang, Malaysia, menuju Tanjung Balai, Sumatra Utara.

Setelah penangkapan, mereka dibawa ke penampungan Semenyi, Malaysia, di mana pihak KBRI melakukan pendataan dan memberikan bantuan kepada korban. “Kini, korban telah berada di tempat aman dan perkembangannya terus dipantau,” ujar Bintang.

Baca Juga :   Meskipun Kelak Tak Lagi Jadi Ibukota Negara, Jakarta Tetap Jadi Magnet Investor

Menurut Menteri, Kementerian PPPA siap memberikan pendampingan secara psikologis maupun hukum kepada korban. Sebelumnya hal ini telah diinisiasi Dinas PPPA Karawang beserta Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3PMI) Jawa Barat.

Ketua Tim Perlindungan Perempuan Dinas PPPA Karawang, Ika Rostika, menyatakan pihaknya akan mendampingi korban hingga kondisinya membaik. “Kami akan meningkatkan sosialisasi terkait TPPO agar kasus seperti ini tidak terulang lagi,” ujarnya.

Loading

Berita Terkait

Operasi Patuh Semeru 2024 Digelar di Lumajang, Sasar Berbagai Pelanggaran Lalu Lintas
Di HUT ke 56 ORARI, Kembalikan Jiwa Ruh Amatir Radio & lepaskan Dari Kepentingan Politik
Satlantas Polres Lumajang Patroli Malam di Jalan Raya Wonorejo, Kedungjajang
Polisi Ranuyoso Optimalkan Pengamanan dan Pengaturan Arus Lalin di Pasar Gedang
Patroli Malam, Polsek Tempeh Beri Himbauan Kamtibmas ke Warga Yang Nongkrong
Polsek Sumbersuko Patroli SPBU, Antisipasi Kejahatan dan Berikan Himbauan Kamtibmas
Patroli Malam, Polsek Tempeh Beri Himbauan Kamtibmas ke Warga Yang Nongkrong
Polisi Ranuyoso Optimalkan Pengamanan dan Pengaturan Arus Lalin di Pasar Gedang

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 11:59 WIB

Operasi Patuh Semeru 2024 Digelar di Lumajang, Sasar Berbagai Pelanggaran Lalu Lintas

Senin, 15 Juli 2024 - 11:56 WIB

Di HUT ke 56 ORARI, Kembalikan Jiwa Ruh Amatir Radio & lepaskan Dari Kepentingan Politik

Senin, 15 Juli 2024 - 11:55 WIB

Satlantas Polres Lumajang Patroli Malam di Jalan Raya Wonorejo, Kedungjajang

Senin, 15 Juli 2024 - 11:50 WIB

Polisi Ranuyoso Optimalkan Pengamanan dan Pengaturan Arus Lalin di Pasar Gedang

Senin, 15 Juli 2024 - 11:46 WIB

Patroli Malam, Polsek Tempeh Beri Himbauan Kamtibmas ke Warga Yang Nongkrong

Senin, 15 Juli 2024 - 07:20 WIB

Patroli Malam, Polsek Tempeh Beri Himbauan Kamtibmas ke Warga Yang Nongkrong

Senin, 15 Juli 2024 - 07:15 WIB

Polisi Ranuyoso Optimalkan Pengamanan dan Pengaturan Arus Lalin di Pasar Gedang

Minggu, 14 Juli 2024 - 18:16 WIB

492 Catar Akpol Gladi Bersih Tes Akademik dan Asesmen Mental Ideologi

Berita Terbaru